Makanya saya agak menduga bahwa MAFIA Utama justru di KAUM itulah !
Yang sulit adalah menelusuri BUKTI; karena ditengah jalan akan diMUNIRkan !


--- On Sun, 28/8/11, Sunny <[email protected]> wrote:

From: Sunny <[email protected]>
Subject: Re: [proletar] Re: Indonesia Merdeka 66 Tahun, Ramai-ramai 
Privatisasi, Untung atau Buntung?
To: [email protected]
Received: Sunday, 28 August, 2011, 12:01 AM







 



  


    
      
      
      Masalah tergantung pada management (pengurusan), kalau managementnya baik 
maka jalannya perusahaan juga baik dengan mendatangkan laba.  Di negeri seperti 
Swedia ada beberapa perusahaan milik negara yang tidak pernah rugi sepanjang 
sejarahnya, misalnya perusahaan energi listrik, mereka ini malah berkembang dan 
menjadi pemilik beberapa perusahaan listrik di Jerman, Polandia, Belanda. Dulu 
ada perusahaan bidang obat-obatan (farmasi) namanya Astra juga berhasil, tetapi 
sudah dijual dengan dipegang sebagian sahamnya, penjualan ini untuk bisa masuk 
ke pasaran negeri yang mempunyai peraturan yang membolehkan perusahaan yang 
bukan monopoli negara.



Pada umumnya yang duduk dalam direksi BUMN adalah militer pensiunan, contoh 
terbaru ialah  jenderal yang nama George  Toisuta, setelah pensiun dari kepala 
staf TNI langsung duduk di  sebagai anggota direksi BUMN. Di Indonesia, selama 
kekuasaan Belanda dulu, roda ekonomi (Hindia Belanda) dipegang oleh lima 
perusahaan, yaitu antara lain Geo Wehry, Borsumij, Jacobson v/d Berg. Pada 
tahun 1950 perusahaan-perusahaan tsb dinasionalisasikan oleh kaum buruh yang 
bekerja pada perusahaan tsb menjadi perusahaan milik negara. Tak berapa lama 
setelah dinasionalisasikan, semua perusahaan dikuasai oleh TNI. Alasannya 
menjaga revolusi. Apa yang terjadi setelah dipegang oleh militer, jalan 
perusahaan tidak benar seperti orang sesak napas. Akibatnya ekonomo Indonesia 
merosot dan menjadi salah satu alasan untuk pemerintahan Soekarno dijatuhkan.  
Waktu sebelum diambil alih oleh militer, nilai Rp 1,-- kurang lebih sama dengan 
 US$ 1,—, nilai rupiah kemudian merosot sampai
 ribuan terhadap dollar.        



From: Abbas 

Sent: Friday, August 26, 2011 9:54 PM

To: [email protected] 

Subject: [proletar] Re: Indonesia Merdeka 66 Tahun, Ramai-ramai Privatisasi, 
Untung atau Buntung?



Mana pernah BUMN dapat laba ?

Bahkan yang SUDAH pasti dapat labanya langsung DIKEBIRI usahanya jadi NON 
PROFIT ORGANIZATION ! Tahukah anda ?

Itu terjadi padaPT Badak perusahaan GAS !!!!!!

Jadi jangan harap Kas NEFARA ngantongin DUIT !! Tapi para Direkturnya plus para 
pemegang NEGARA lah yang akan UNTUNG !



Tak kan ada yang berani NGUTIK ~ Karena Jendral2 pengawal NKRI selalu siap 
menjaga aliran dana tetap MASUK !!!!



--- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "wawan" <selarasmilis@...> wrote:

>

> 

> menurut saya sebenarnya fleksibel/dialektis saja, privatisasi memang benar 
> ada keuntungannya yaitu akan lebih transparant, meningkatkan budaya kerja 
> profesional, dlsb, tapi sebaiknya saham privat tidak boleh lebih dari 30%, 
> atau setidaknya negara masih harus memegang saham setidaknya 60%-70%...

> 

> 

> --- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, "Sunny" <ambon@> wrote:

> >

> > Refl: Kalau perusahaan milik negara (BUMN) diprivatisasikan, hendaklah 
> > diingat bahwa dengan adanya privatisasi maka laba perusahaan yang 
> > diprivatisasikan menjadi milik perorangan atau kelompok yang mengambil alih 
> > perusahaan tsb. Jadi kalau ada dalam undang-undang dasar disebutkan bahwa 
> > kekayaan alam dan hasil keuntungan BUMN diperuntukan untuk kepentingan 
> > rakyat, undang-undang tsb tidak mempunyai kekuatan hukum atau jelasnya 
> > tidak berlaku, karena laba perusahaan yang diprivatisasikan sudah tidak 
> > masukan ke kas negara; yang masuk hanya pajak perusahaan. Jadi untung 
> > menjadi buntung. 

> > 

> > http://www.sinarharapan.co.id/content/read/indonesia-merdeka-66-tahun-ramai-ramai-privatisasi-untung-atau-buntung/

> > 26.08.2011 11:34

>



[Non-text portions of this message have been removed]





    
     

    
    


 



  





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke