Siip nampaknya bos Edy mau develop Acounting untu server.. teruskan bos.. pasti
banyak manfaatnya.. utamanya bagi yang males mikir dan nggak paham acounting..
ini bisa benar2 bermanfaat..
Kalau untuk deposit itu masuknya dalam 2 tabel
1. Tabel Modal
2. Tabel Hutang
Maksudnya.. kalau ada yang nambah deposit ke server berarti kita dapat tambahan
modal... dan ini juga merupakan Hutang bagi server.. Deposit itu akan diambil
oleh reseller secara Kredit.. (sedikit demi sedikit). dan jika modal itu di
belanjakan ini juga harus ada catatannya sehingga jelas nilai modal yang diluar
server dan yang ada di server.
kalau laporannya..
1. Sisa Modal
Sisa modal hitungannya : modal pribadi + Modal yang ditanam reseller -
Transaksi = Sisa Modal
2. Laba Kotor
laba ini diambil dari penjualan harian yaitu Harga Jual - HPP (Harga Pokok
pembelian) = Laba kotor
Untuk Harga Bersih biar orangnya sendiri yang ngitung.
Biasanya pengeluaran tiap server macem - macem, tapi kalau bos edy
menyiapkan juga Tabel pengeluaran ini juga Mantap.... pemilik server bisa tau
kemana uangnya Mengalir..dan juga berapa modal yang ada di pulsa dan juga yang
ada di Aset lain. Misal Perdana, Accessories dll
3. Hutang Piutang
Hutang berarti kita melihat dari Tabel isi Deposit dari Reseller dikurangi
Transaksi Reseller dan ketemunya adalah Total Deposit Reseller yang ada
sekarang. selama uang Reseller itu ada berarti logikanya server masih hutang ke
Reseller.
Piutang ini seandanya kita sebagai pemilik server ada yang ngisi pulsa, tapi
belum bayar ini harus masuk dalam daftar Piutang.. tetapi jika nanti sudah
dibayar.. langsung masuk ke tabel transaksi
Selama belum dibayar.. ya tetap dalam tabel piutang.. jadi kalau ada yang ngisi
ada dua 2 pilihan Cass & Utang, kalau bayar=0 atau kurang dari harga yang
ditentukan.. berarti kurangnya itu masuk dalam daftar Piutang..
kalau bisa di buatkan juga daftar pelanggan.. sehingga kalau ada yang ngutang
catatannya jelas...kapan ngutangnya dan kapan bayarnya.juga siapa saja yang
masih punya tanggungan.
Istilahnya bos Edy ini buat program Inventory Toko yang jual Pulsa, dan
Databasenya memakai Database yang ada di Server..
Wah lama - lama bisa jadi BPR (Bank Perkreditan Rakyat).. itungannya kan sama
aja kayak orang nabung.. masukkan uang.. di debet.. dan diambil lagi.. jangan
lupa bos kalau pinjam ada bunganya.. he he he..
Salam.
iPul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Cimahi,Thursday,
February 21, 2008,8:40 AM
Dears, Seger,
Sipss..
Terima kasih mas Seger..
Atas pencerahannya sangat membantu sekali.
Software pulsa saat ini sudah canggih2, jadi saya yakin udah ngga ada
masalah.
Yang menjadi pokok permasalahan saat ini yaa system akuntabilynya.
Bagaimana menghitung Laba Rugi secara Real Time.
Kendalanya Bisnis ini sangat lah unik..
Pangkal masalahnya bisnis ini adalah
1. Aset nya adalah uang
2. Stok/Inventorynya adalah uang
3. Cash Flownya yaa Uang juga..
Pada dasarnya adalah Produk ini tidak mampu telusur dan kasat mata, sesuai
kaidah SCM
(Supply Chains Manajemen)
Mas Seger saya mau tanya neh..
Kalo Deposit Pelanggan itu masuk Post mana yaa, Hutang ato Aset ?
Salam,
Eddy.
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!