Nimburung nih,
1. Semua barang baik itu sistem stok (MKIOS) maupun deposit (SEV, Dompul, H2H,
Dep ke server lain), masuk sebagai Persediaan (Asset). Semuanya di Rupiahkan.
2. Seluruh deposit diterima akan menjadi Hutang
3. Penjualan Pulsa :
3a. HPP Penjualan akan mengurangi persediaan
3b. Besar Penjualan akan mengurangi Hutang Deposit
4. Dompet Pulsa, diskon dianggap sebagai hasil Penjualan
Salam,
JESRI HT PURBA
http://pulsa.gratianet.com
----- Original Message -----
From: Gito Pamungkas
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 21, 2008 11:08 AM
Subject: Balasan: Re[2]: [pulsa] Re: Software Pembukuan..
Siip nampaknya bos Edy mau develop Acounting untu server.. teruskan bos..
pasti banyak manfaatnya.. utamanya bagi yang males mikir dan nggak paham
acounting.. ini bisa benar2 bermanfaat..
Kalau untuk deposit itu masuknya dalam 2 tabel
1. Tabel Modal
2. Tabel Hutang
Maksudnya.. kalau ada yang nambah deposit ke server berarti kita dapat
tambahan modal... dan ini juga merupakan Hutang bagi server.. Deposit itu akan
diambil oleh reseller secara Kredit.. (sedikit demi sedikit). dan jika modal
itu di belanjakan ini juga harus ada catatannya sehingga jelas nilai modal yang
diluar server dan yang ada di server.
kalau laporannya..
1. Sisa Modal
Sisa modal hitungannya : modal pribadi + Modal yang ditanam reseller -
Transaksi = Sisa Modal
2. Laba Kotor
laba ini diambil dari penjualan harian yaitu Harga Jual - HPP (Harga
Pokok pembelian) = Laba kotor
Untuk Harga Bersih biar orangnya sendiri yang ngitung.
Biasanya pengeluaran tiap server macem - macem, tapi kalau bos edy
menyiapkan juga Tabel pengeluaran ini juga Mantap.... pemilik server bisa tau
kemana uangnya Mengalir..dan juga berapa modal yang ada di pulsa dan juga yang
ada di Aset lain. Misal Perdana, Accessories dll
3. Hutang Piutang
Hutang berarti kita melihat dari Tabel isi Deposit dari Reseller dikurangi
Transaksi Reseller dan ketemunya adalah Total Deposit Reseller yang ada
sekarang. selama uang Reseller itu ada berarti logikanya server masih hutang ke
Reseller.
Piutang ini seandanya kita sebagai pemilik server ada yang ngisi pulsa, tapi
belum bayar ini harus masuk dalam daftar Piutang.. tetapi jika nanti sudah
dibayar.. langsung masuk ke tabel transaksi
Selama belum dibayar.. ya tetap dalam tabel piutang.. jadi kalau ada yang
ngisi ada dua 2 pilihan Cass & Utang, kalau bayar=0 atau kurang dari harga yang
ditentukan.. berarti kurangnya itu masuk dalam daftar Piutang..
kalau bisa di buatkan juga daftar pelanggan.. sehingga kalau ada yang
ngutang catatannya jelas...kapan ngutangnya dan kapan bayarnya.juga siapa saja
yang masih punya tanggungan.
Istilahnya bos Edy ini buat program Inventory Toko yang jual Pulsa, dan
Databasenya memakai Database yang ada di Server..
Wah lama - lama bisa jadi BPR (Bank Perkreditan Rakyat).. itungannya kan sama
aja kayak orang nabung.. masukkan uang.. di debet.. dan diambil lagi.. jangan
lupa bos kalau pinjam ada bunganya.. he he he..
Salam.