Apa sy yg tdk paham dengan system cluster ini atau memang para operator
terlalu rakus dengan memakai system cluster ini, otomatis wilayah distribusi
para dealernya lbh sempit dan terfokus serta cenderung membunuh dealer2nya
krn tidak mungkin 1 dealer dpt menghidupi dirinya sendiri hanya dalam 1
wilayah saja apalagi enduser terbagi-bagi dengan operator2 lain dan juga sy
rasa terkesan memaksa para dealernya untuk membuka unit2 di tempat wilayah2
lain, serta dapat memicu perang sodara antar dealer,,,,
mohon penjelasannya para suhu lebih detailnya.!?????
Kalo memang benar demikian berarti para dealer lebih pusing dari kita.dan
juga para operator memakai istilah 'banyak anak banyak rejeki'

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Joko
Arendra Wibowo
Sent: Tuesday, May 04, 2010 10:43 AM
To: [email protected]
Subject: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer

 

  

tadi pagi saya ditelepon oleh teman saya, pak Ibnu yg tinggal di Kediri

beliau mengeluh, krn saat ini mulai disepakati antar dealer di kota kediri
untuk menerapkan sistim cluster, lucunya bukan per wilayah kota, tapi per
wilayah dealer, artinya misalnya dealer panamedia yg berwilayah di Pare,
mtroniknya tidak akan bisa mengisi kartu yang dari dealer Nusapro di wilayah
kota kediri, padahal pare dan kediri ibarat tengah kota dan pinggir kota
saja. dengan kata lain HLR yg berlaku adalah HLR dealer. dan dealer spt kita
ketahui menguasai wilayah tersendiri, bisa dibayangkan kalau orang pare
bepergian ke Jakarta, maka untuk mengisi pulsa dia akan minta tolong
diisikan orang di wilayah pare.. krn diisi mtronik jakarta tidak
bisa.(mungkin kalo dealernya sama baru bisa diisi)

 

hemm, kalo boleh ditarik kesimpulan, sebenarnya operator2 merah, kuning,
biru pemiliknya sama, meskipun berupa saham, maka untuk kebijakan cluster
dimulai dari XL, yg dianggap paling kecil, shg kalau ada masalah maka
pemilik tidak merasa "rugi" banyak, tapi setelah dirasa kebijakan cluster XL
mulai menunjukkan gejala sukses (menurut para dealer), maka mereka mulai
mencoba dengan Indosat ataupun Telkomsel.

 

saya ingat betul, kebijakan cluster ala XL pertama dilakukan di wilayah
Bali, krn XL kepedean di wilayah tsb, mengingat banyak penggemarnya,
akhirnya kebijakan itu menasional.

maka tidak tertutup kemungkinan Indosat juga akan menasional kebijakannya,
tidak akan berhenti di kota Kediri saja.

 

lantas apakah kita biarkan saja kebijakan ini? jangan rapat melulu.. spt
kebiasaan orang indonesia hehehe.. keburu telat, 

teman saya juga dari Kediri, sdr Irvan juga mulai mengeluh krn harus
memasarkan Mtronik berlipat kali targetnya, ini menunjukkan kebijakan XL
mulai dilirik operator lain dengan meniru penuh atau sebagian saja.

 

mungkin penjelasan saya kurang jelas, silahkan yg ingin mengetahui kebijakan
lebih lanjut tentang indosat di Kediri

bisa menghubungi beliau :

Bpk. Ibnu : 081259100088

Bpk. Irvan: 081259708888

 




DUTA PULSA
Alamat : Jl. Diponegoro No.91-D. Sidoarjo
Telp : 0318922363 (Hunting) | Fax : 0318960549
Email : [email protected]

Kirim email ke