Setahu saya cluster itu perBTS. CMIIW

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Sangu 
Haji
Sent: Tuesday, May 04, 2010 12:38 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer

 

  


samakah sistem "cluster" dengan sistem "regionalisasi"? apakah sistem cluster 
itu, model mini dari regionalisasi??

ayo..., para suhu dan master2, kasih penjelasan dunk...

SH Tronik - Semarang

--- Pada Sel, 4/5/10, Ashadi Arief <[email protected]> menulis:


Dari: Ashadi Arief <[email protected]>
Judul: RE: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 4 Mei, 2010, 5:31 AM

  

Apa sy yg tdk paham dengan system cluster ini atau memang para operator terlalu 
rakus dengan memakai system cluster ini, otomatis wilayah distribusi para 
dealernya lbh sempit dan terfokus serta cenderung membunuh dealer2nya krn tidak 
mungkin 1 dealer dpt menghidupi dirinya sendiri hanya dalam 1 wilayah saja 
apalagi enduser terbagi-bagi dengan operator2 lain dan juga sy rasa terkesan 
memaksa para dealernya untuk membuka unit2 di tempat wilayah2 lain, serta dapat 
memicu perang sodara antar dealer,,,,
mohon penjelasannya para suhu lebih detailnya…!?????
Kalo memang benar demikian berarti para dealer lebih pusing dari kita…dan juga 
para operator memakai istilah ‘banyak anak banyak rejeki’

 

From: pu...@yahoogroups. com [mailto:pulsa@ yahoogroups. com] On Behalf Of Joko 
Arendra Wibowo
Sent: Tuesday, May 04, 2010 10:43 AM
To: pu...@yahoogroups. com
Subject: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer

 

  

tadi pagi saya ditelepon oleh teman saya, pak Ibnu yg tinggal di Kediri

beliau mengeluh, krn saat ini mulai disepakati antar dealer di kota kediri 
untuk menerapkan sistim cluster, lucunya bukan per wilayah kota, tapi per 
wilayah dealer, artinya misalnya dealer panamedia yg berwilayah di Pare, 
mtroniknya tidak akan bisa mengisi kartu yang dari dealer Nusapro di wilayah 
kota kediri, padahal pare dan kediri ibarat tengah kota dan pinggir kota saja. 
dengan kata lain HLR yg berlaku adalah HLR dealer. dan dealer spt kita ketahui 
menguasai wilayah tersendiri, bisa dibayangkan kalau orang pare bepergian ke 
Jakarta, maka untuk mengisi pulsa dia akan minta tolong diisikan orang di 
wilayah pare.. krn diisi mtronik jakarta tidak bisa.(mungkin kalo dealernya 
sama baru bisa diisi)

 

hemm, kalo boleh ditarik kesimpulan, sebenarnya operator2 merah, kuning, biru 
pemiliknya sama, meskipun berupa saham, maka untuk kebijakan cluster dimulai 
dari XL, yg dianggap paling kecil, shg kalau ada masalah maka pemilik tidak 
merasa "rugi" banyak, tapi setelah dirasa kebijakan cluster XL mulai 
menunjukkan gejala sukses (menurut para dealer), maka mereka mulai mencoba 
dengan Indosat ataupun Telkomsel.

 

saya ingat betul, kebijakan cluster ala XL pertama dilakukan di wilayah Bali, 
krn XL kepedean di wilayah tsb, mengingat banyak penggemarnya, akhirnya 
kebijakan itu menasional.

maka tidak tertutup kemungkinan Indosat juga akan menasional kebijakannya, 
tidak akan berhenti di kota Kediri saja.

 

lantas apakah kita biarkan saja kebijakan ini? jangan rapat melulu.. spt 
kebiasaan orang indonesia hehehe.. keburu telat, 

teman saya juga dari Kediri, sdr Irvan juga mulai mengeluh krn harus memasarkan 
Mtronik berlipat kali targetnya, ini menunjukkan kebijakan XL mulai dilirik 
operator lain dengan meniru penuh atau sebagian saja.

 

mungkin penjelasan saya kurang jelas, silahkan yg ingin mengetahui kebijakan 
lebih lanjut tentang indosat di Kediri

bisa menghubungi beliau :

Bpk. Ibnu : 081259100088

Bpk. Irvan: 081259708888

 

 




DUTA PULSA
Alamat : Jl. Diponegoro No.91-D. Sidoarjo
Telp : 0318922363 (Hunting) | Fax : 0318960549
Email : [email protected]

Kirim email ke