Tampaknya "industri" mafia sudah merambah ke wilayah perpulsaan.

Seperti di film-film, dimana kalau satu mafia sudah menguasai suatu wilayah, 
maka mafia lain tidak bisa masuk kedalamnya. Hanya bisa masuk dengan cara 
perang antar mafia/gank.

Bahkan dalam mafia pun masih ada kerja sama yang saling menguntungkan.

Unsur ketakutan lahan basah dinikmati oleh dealer lain ternyata dirasakan oleh 
dealer yang menguasai lahan basah tersebut.

Jika disuatu cluster hanya ada 1 dealer besar dan yang lain kecil, maka 
berbahagialah dealer besar tersebut. Namun jika ada 2 dealer besar, maka 
masing-masing saya yakin tidak akan bisa bertahan dengan kesepakatan yang sudah 
dibuat karena hanya menguntungkan sesaat. Pada akhirnya, unsur mencari untung 
sebesar-besarnya akan mengalahkan perjanjian yang sudah dibuat.

--- Pada Sel, 4/5/10, Ashadi Arief <[email protected]> menulis:

Dari: Ashadi Arief <[email protected]>
Judul: RE: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 4 Mei, 2010, 2:58 PM







 



  


    
      
      
      







Setahu
saya cluster itu perBTS. CMIIW 

   





From:
pu...@yahoogroups. com [mailto:pulsa@ yahoogroups. com] On Behalf Of Sangu
Haji

Sent: Tuesday, May 04, 2010 12:38 PM

To: pu...@yahoogroups. com

Subject: RE: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer 





   

   








 
  
  samakah sistem "cluster" dengan sistem
  "regionalisasi"? apakah sistem cluster itu, model mini dari
  regionalisasi? ?

  

  ayo..., para suhu dan master2, kasih penjelasan dunk...

  

  SH Tronik - Semarang

  

  --- Pada Sel, 4/5/10, Ashadi Arief <market...@duta- pulsa.co. id>
  menulis: 
  

  Dari: Ashadi Arief <market...@duta- pulsa.co. id>

  Judul: RE: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer

  Kepada: pu...@yahoogroups. com

  Tanggal: Selasa, 4 Mei, 2010, 5:31 AM 
  
     
  
  
  Apa sy yg tdk paham dengan system cluster ini atau
  memang para operator terlalu rakus dengan memakai system cluster ini,
  otomatis wilayah distribusi para dealernya lbh sempit dan terfokus serta
  cenderung membunuh dealer2nya krn tidak mungkin 1 dealer dpt menghidupi
  dirinya sendiri hanya dalam 1 wilayah saja apalagi enduser terbagi-bagi
  dengan operator2 lain dan juga sy rasa terkesan memaksa para dealernya untuk
  membuka unit2 di tempat wilayah2 lain, serta dapat memicu perang sodara antar
  dealer,,,,

  mohon penjelasannya para suhu lebih detailnya…!?????

  Kalo memang benar demikian berarti para dealer lebih pusing dari kita…dan
  juga para operator memakai istilah ‘banyak anak banyak rejeki’ 
    
  
  
  From:
  pu...@yahoogroups. com [mailto:pulsa@ yahoogroups. com] On Behalf Of Joko
  Arendra Wibowo

  Sent: Tuesday, May 04, 2010 10:43 AM

  To: pu...@yahoogroups. com

  Subject: [pulsa] Indosat Kediri mulai cluster dealer 
  
  
    
   
   
  
  
  
  
  tadi pagi saya ditelepon oleh teman saya, pak Ibnu yg tinggal di Kediri 
  beliau mengeluh, krn saat ini mulai disepakati antar dealer di kota kediri
  untuk menerapkan sistim cluster, lucunya bukan per wilayah kota, tapi per
  wilayah dealer, artinya misalnya dealer panamedia yg berwilayah di Pare,
  mtroniknya tidak akan bisa mengisi kartu yang dari dealer Nusapro di
  wilayah kota kediri, padahal pare dan kediri ibarat tengah kota dan pinggir
  kota saja. dengan kata lain HLR yg berlaku adalah HLR dealer. dan
  dealer spt kita ketahui menguasai wilayah tersendiri, bisa dibayangkan
  kalau orang pare bepergian ke Jakarta, maka untuk mengisi pulsa dia akan
  minta tolong diisikan orang di wilayah pare.. krn diisi mtronik jakarta tidak
  bisa.(mungkin kalo dealernya sama baru bisa diisi) 
    
  hemm, kalo boleh ditarik kesimpulan, sebenarnya operator2 merah, kuning,
  biru pemiliknya sama, meskipun berupa saham, maka untuk kebijakan cluster
  dimulai dari XL, yg dianggap paling kecil, shg kalau ada masalah maka
  pemilik tidak merasa "rugi" banyak, tapi setelah dirasa kebijakan
  cluster XL mulai menunjukkan gejala sukses (menurut para dealer),
  maka mereka mulai mencoba dengan Indosat ataupun Telkomsel. 
    
  saya ingat betul, kebijakan cluster ala XL pertama dilakukan di wilayah
  Bali, krn XL kepedean di wilayah tsb, mengingat banyak penggemarnya, akhirnya
  kebijakan itu menasional. 
  maka tidak tertutup kemungkinan Indosat juga akan menasional kebijakannya,
  tidak akan berhenti di kota Kediri saja. 
    
  lantas apakah kita biarkan saja kebijakan ini? jangan rapat melulu.. spt
  kebiasaan orang indonesia hehehe.. keburu telat,  
  teman saya juga dari Kediri, sdr Irvan juga mulai mengeluh krn harus
  memasarkan Mtronik berlipat kali targetnya, ini menunjukkan kebijakan XL
  mulai dilirik operator lain dengan meniru penuh atau sebagian saja. 
    
  mungkin penjelasan saya kurang jelas, silahkan yg ingin mengetahui
  kebijakan lebih lanjut tentang indosat di Kediri 
  bisa menghubungi beliau : 
  Bpk. Ibnu : 081259100088 
  Bpk. Irvan: 081259708888 
  
    
  
  
  
  
  
  
  
 


   





 










    
     

    
    


 



  





Kirim email ke