Assalamu'alaikum wr.wb.,

Betapa bangganya saya
Terlahir sebagai orang Minang
Bahkan lahir di kota sejuk di negeri yang elok itu
Negeri yang indah permai sungguhan itu
Negeri yang dari dulu bahkan sampai sekarang kini
nangko
Masih seelok itu jua
Masih sebertuah itu jua

Negeri tempat terjadinya perang Paderi itu lho
Perang yang diprakarsai ulama-ulama yang ingin
menegakkan syariat Islam 
Semurni-murninya di Ranah Minang
Agar tak ada lagi kehidupan parewa
Agar tak ada lagi hampok dan tuak
Agar tak ada lagi sabuang ayam
Agar tak ada lagi kemusyrikan

Namun rupanya Allah Rabbul �alamiin berkehendak lain
Ulama-ulama yang teguh hati itu dikalahkan orang-orang
kafir penjajah
Maka jadilah Ranah Minang termasuk bagian tanah
jajahan
Tak sempat habis kehidupan parewa
Tak sempat habis hampok dan tuak
Tak sempat habis sabuang ayam
Tak sempat habis kemusyrikan

Bangga saya terhadap Minang masih begitu juga
Minang yang sarat dengan nilai-nilai lebih
Yang pernah melahirkan orang-orang cerdik pandai
Dari dulu bahkan sampai sekarang
Meski yang parewa tetap juga parewa seperti dulu
Meski yang bahampok masih juga bahampok seperti dulu
Entahlah kalau yang manyabuang ayam
Entahlah kalau yang musyrik

Saya tidak ingin menghitung-hitung
Orang-orang santiang yang pernah lahir di Minangkabau
sejak dulu sampai kini
Biarlah orang lain saja yang menghitung
Saya tidak ingin ikut-ikut berbangga-bangga karena
orang-orang Minang yang santiang-santiang itu
Saya tidak mau merasa bertuah karena orang santiang
yang manapun karena memang saya tidak ada urusan
dengan mereka
Karena saya adalah saya, mereka adalah mereka
Dan kalau saya bangga jadi orang Minang bukanlah
karena orang-orang santiang banyak di Minang
Saya hanya bangga jadi salah satu putera Minang, hanya
itu

Saya bangga jadi orang Minang meskipun lebih separuh
umur saya saya rentang di rantau di luar Minangkabau
Saya bangga, bukan sombong, waktu sejawat saya sejak
dulu sampai sekarang mengenal saya � oh bapak yang
orang Padang itu�
Saya bangga, bukan sombong, waktu tetangga saya sejak
dulu sampai sekarang mengenal saya �oh bapak yang
orang Padang itu�
Saya bangga, bukan sombong, waktu jemaah mesjid dekat
rumah saya sejak dulu sampai sekarang mengatakan �
beliau inikan orang Padang�
Tidak sedikitpun saya dirugikan karena ke Padangan
Minang saya dan tidak ingin saya merugikan orang lain
karena ke Minangan Padang saya

--------------

Saya bersyukur terlahir sebagai seorang Muslim
Saya bersyukur berada di lingkungan orang yang beriman
kepada Allah azza wa jalla 
Dan beriman kepada datangnya hari pembalasan
Saya merasakan inilah yang seindah-indahnya nikmat
Allah
Dan saya bersyukur saya beriman dengan agama YANG
LURUS ini
Agama yang telah, sedang dan akan membawa manusia yang
mana saja asal dia mau, dari kegelapan ke pada
terangnya Nur Illahi
Yang menjanjikan balasan kebajikan bagi setiap
kebajikan yang disemai, nanti di sana
Yang mengancam balasan kesengsaraan bagi setiap
kejahatan yang disemai, nanti di sana
Saya benar-benar yakin akan pembalasan itu 
Sehingga saya tidak berani berolok-olok
Biarlah orang lain saja yang berolok-olok

Islam telah dengan nyata mencontohkan bahwa ianya
adalah rahmatan lil �alamin
Sarat dengan bimbingan dan petunjuk
Selama setiap individu mau menjadikan ajarannya
sebagai pedoman
Tidak ada sedikitpun alasan untuk mengatakan bahwa
Islam membawa kepada kehancuran
Jelas tidak
Atau membawa kepada keterbelakangan
Jelas tidak
Atau membawa kepada kerugian
Jelas tidak
Namun masih banyak saja makhluk-makhluk  ciptaan Allah
bahkan yang mengaku Muslim  yang tidak yakin dengan
Islam
Tidak yakin dengan kebenaran yang disampaikan Islam
Bahkan berusaha mengecilkan arti dan nilai Islam

Alangkah kasihannya mereka itu
Yang tidak faham
Yang tidak tahu
Yang tidak mengerti
Tapi terlanjur membuat persepsi yang sangat keliru
Atau bahkan bergagah-gagah menyudutkan
Padahal Islam tidak akan pernah tersudutkan
Atau bahkan berkaok-kaok menghinakan
Padahal Islam tidak akan pernah terhinakan
Atau bahkan berberani-berani menghancurkan
Padahal Islam tidak akan pernah terhancurkan

Betapa bersyukurnya saya terlahir sebagai seorang
Islam
Nikmat yang bukan alang kepalang besar yang diberikan
Allah Subhanahu wata�ala
Dan saya tetap berdoa dalam shalat saya 
Kiranya saya tetap terpelihara dalam petunjukNya
Menempuh jalan yang lurus
Jalan yang  di tempuh mereka-mereka yang diberiNya
nikmat
Bukan jalan mereka-mereka yang mendapat murkaNya 
karena ketekeburan, kesombongan, keongehan mereka
Serta bukan jalan mereka-mereka yang sesat
Karena saya yakin betul dengan janji Allah
�Seandainya kalian bersyukur, niscaya Kami tambahkan
nikmat atas kalian
(Namun) seandainya kalian ingkari, (awas kalian)
sesungguhnya azab Ku sangat pedih�


Wallahu a'lam

Wassalamu'alaikum wr.wb.,


Lembang Alam

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send your FREE holiday greetings online!
http://greetings.yahoo.com

RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke