Saya ikut merasakan. Memang masih memerlukan waktu yg panjang bagi pengusaha
pelayanan bis umum/umumnya di negara kita untuk melayani penumpang dengan baik.
Keslamatan, keamanan, kenyamanan penumpang, masih merupakan angan angan.

Wassalam,

Risda Djambek

Nusrizar wrote:

> Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com  edisi 31/12/01
>
>                              Lagi, Kecewa Pelayanan Bus ANS
>
>                              MEMBACA surat pembaca (PR, 24/12) tentang
>                              keluhan pelayanan Bus ANS tujuan
>                              Padang-Bandung, saya menyampaikan keluhan
>                              terhadap perusahaan oto bus yang sama.
>
>                              Tanggal 22 Desember 2001 kami melakukan
>                              perjalanan Bukit Tinggi-Bandung dengan Bus
>                              ANS (Aman Nyaman dan
>                              Selamat) No. Pol. BA-5308-LU. Kurang satu
>                              setengah jam,
>                              perjalanan bus yang kami tumpangi terpaksa
>                              berhenti di terminal Padang Panjang untuk
>                              waktu
>                              yang lama, karena kerusakan gardan.
>
>                              Bus pengganti dari perusahaan yang sama
>                              dengan No. Pol BA-5300-LH, kemudian juga
>                              mengalami kerusakan sistem lampu dan
>                              persneling, sehingga berhenti lebih dari 3
>                              jam di depan
>                              Rumah Makan Umega Gunung Medan-Padang. Di
>                              kawasan wilayah Provinsi Jambi bus juga
>                              berhenti beberapa kali karena kembali
>                              mengalami kerusakan pada sistem lighting dan
>                              persneling
>                              dan kami pun harus menunggu lebih kurang satu
>                              jam untuk tiap kerusakan.
>
>                              Di dekat rel kereta api di Martapura Sumatera
>                              Selatan, bus ANS yang kami tumpangi kembali
>                              mengalami kerusakan persneling sehingga
>                              lagi-lagi kami harus menunggu lebih dari 3
>                              jam.
>
>                              Memasuki daerah Bakauheni-Lampung kami merasa
>                              bersyukur karena Tuhan masih
>                              menyelamatkan kami dengan terhindarnya bus
>                              dari tabrakan dengan truk pengangkut barang
>                              dari
>                              Pulau Jawa.
>
>                              Memasuki jalan Tol Serang Provinsi Banten
>                              kami kembali merasa kecewa karena di jalan
>                              tol
>                              yang kosong pada waktu pukul 02.00, bus ANS
>                              tersebut hanya mampu melaju dengan
>                              kecepatan maks. 30 km/jam.
>
>                              Tiba di pool Pulo Gadung, kami kembali merasa
>                              kecewa karena rencana mengganti bus gagal
>                              karena tidak ada staf yang bertugas, sehingga
>                              kami harus menunggu proses administrasi
>                              pergantian bus dari pukul 04.00 hingga
>                              07.30. Jika penumpang tidak diberi kesabaran,
>                              mungkin akan melakukan perusakan terhadap
>                              kantor bus ANS.
>
>                              Akhirnya semua penumpang dipindahkan ke pool
>                              bus ANS di Jln. Pramuka Rawamangun.
>                              Namun di sana kembali kami merasa kecewa
>                              karena ketidaksiapan manajemen ANS dan juga
>                              awak bus untuk melakukan penggantian bus. Di
>                              tempat ini pun kami berdebat dengan awak bus
>                              dan jika kami tidak sabar kami siap untuk
>                              melakukan perusakan bus ANS.
>
>                              Setelah menunggu satu jam barulah perjalanan
>                              dilanjutkan kembali dengan menggunakan bus
>                              yang baru. Namun sayangnya di tengah
>                              perjalanan, bus terpaksa berhenti kembali
>                              karena
>                              kehabisan bahan bakar hingga kami terpaksa
>                              menugngu kembali tidak kurang dari satu jam.
>
>                              Dari kejadian di atas kami melihat bahwa,
>                              pihak bus ANS baik manajemen maupun awak bus
>                              tidak memiliki kontrol bus yang maksimal
>                              terhadap kondisi kendaraan, padahal rute yang
>                              ditempuh cukup jauh yaitu Bukit
>                              Tinggi-Bandung.
>
>                              Pihak manajemen ANS memiliki kinerja kerja
>                              yang buruk karena tidak ada petugas yang
>                              standby untuk menangani hal yang bersifat
>                              darurat. Pihak awak bus tidak terbiasa
>                              menghadapi
>                              hal yang bersifat darurat karena harus
>                              menunggu proses administrasi pergantian bus
>                              yang berakibat menelantarkan para penumpang.
>
>                              Akhirnya kami semua penumpang berkesimpulan
>                              bahwa Oto Bus ANS tidak memiliki visi dan
>                              misi yang sesuai dengan singkatan yaitu Aman
>                              Nyaman dan Selamat, hingga terpaksa kami
>                              harus menggantinya dengan kepanjangan Aduh
>                              Nasibku Sial naik ANS. Kepada calon
>                              penumpang bus saran kami berhati-hatilah
>                              dalam menentukan kendaraan untuk melakukan
>                              perjalanan Anda apalagi untuk jarak yang
>                              cukup jauh.
>
>                                                               Indra Sarnis
>                                                           Permata Biru-Bandung
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
>
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
> ===============================================
> Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> ATAU Kirimkan email
> Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
> -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
> ===============================================


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke