Da Heri dan Rang rantau-net sadonyo,

Baiklah, ambo cubo jawab surek da Eri ko. Tantang aktivitas ambo di
pengembangan pertanian organik, yaitu melalui Biotani PAN Indonesia (PAN di siko
bukan PAN Amein Rais, tapi labih dahulu dari PAN Amien, sajak 1982. PAN =
Pesticide Action Network, ado di 55 negara. Untuak wilayah Pasifik namono PAN AP,
kantuanyo di Penang, Malaysia). TErus-terang, kami di Biotani iko indak
mamproduksi, tapi labih sebagai pengenal konsep organic farming dengan malakukan
serangkaian ujicoba-ujicoba alternative pest management. Baru nan mangembangkan
ke petani yaitu LSM-LSM pertanian/lingkungan nan ado di daerah. Di Sumbar ado
namonyo Biotani Indonesia wilayah Sumbar-Riau. Nah, di bebarapa daerah
Sumbar, kami punya pilot project untuak media ujicoba, pelatihan (gratis),
promosi. Biotani Sumbar iko alah acok ikut pameran di Sumbar. Di Sumbar dan Riau,
petani dampingan Biotani, salain mengambangkan padi-padi lokal, juo aneka
sayur-sayuran benih lokal, buah-buahan, rempah-rempah, dan tanaman keras lainnya.
Dari demplot-demplot ikolah pak Joni kenal dan kabatulan inyo juo
mangambangkan pestisida biologi (agen hayati). Jadi kito joint. Wilayah kerja Biotani
PAN Indonesia adolah SUmbar, Riau, Aceh, Jawa Barat, Kaltim, Sulsel, Sulut,
Irian Jaya dan Timor-Timur.
Kabatulan pulo, Biotani PAN Indonesia iko adolah anggota IFOAM (Badan nan
mansahkan organik atau indaknyo pertanian kito).

Dan tentang ekspor, ambo raso baik dari segi kualitas, kuantitas dan
kontinyunitasnyo alun mamadai. Untuak kualitas harus masuak dalam standar
internasional (IFOAM, pusatnyo di Swesia). Untuak kuantitas, petani awak umumnyo patani
balahan ketek (gurem), hinggo kontinyuitasnyo alun bisa di pastikan. Tambah
pulo, sabananyo kalau alah ado standar organik versi Indonesia nan cocok jo
kondisi petani di Indonesia (mengacu IFOAM) indak masalah doh. Tapi,
pemerintah kito kan kurang tanggap walau draft-nyo alah dibuek. Indak sarupo jo
Malayisa nan alah punyo standar surang, karano pemerintahnyo tanggap jo rakyat
taninyo. 

Da Eri bisa sajo mandapek bahan caro batani organik itu dari ambo. Nan jaleh
pertanian organik (SA=sustainable agriculture) atau petanian ramah
lingkungan, sabananyo sangat mauntungkan. Tambah pulo trend konsumsi urang-urang
golongan menengah ke atas adolah berasal dari produk pertanian organik. Karano
haragonyo memang agak maha dari produk pertanian konvensional (kimia-an
organik). Pertanian organik indak pakai pupuk kimia pusri, racun pabrik, dan benihnyo
saeloknyo banih lokal. Hingga nan dimakan konsumen memang batua sehat, indak
maracun urang. Walaupun produk nan dihasilkan sacaro konvensional alah
dicuci barulang-ulang, tapi residunyo tatap ado. Nah, residu ikolah nan marusak
kesehtan kito. Mudah diserang panyakik. Racun iko basifat karsinogen nan bisa
manyababkan kanker rahim, peradangan utak. Jadi ambo raso banyak utak urang
nan sakik (kerusahan2, KKN, pemimpin nan egois) adolah karano infeksi racun
kimia iko mungkin. Tambah pulo agamo alah manyuruh, makanlah makanan nan sehat
dan halal. Tapi awak maracun diri surang. Ambo walau ekonomi pas-pasan memang
indak namuah makan sayua atau buah nan dihaasilkan sacaro konvensional.
Labiah lamak juo nan asli.

.  TUJUAN PRINSIP PRODUKSI DAN RANGKAIAN KEGIATAN ORGANIK

Produksi dan rangkaian kegiatan organik didasarkan sejumlah prinsip dan ide.
Semuanya penting dan tidak  perlu didaftar semua.  Daftar di bawah merupakan
hal-hal yang penting diperhatikan :

1.      Menghasilkan  makanan berkualitas tinggi dalam jumlah secukupnya.
2.      Interaksi secara konstruktif dan bertujuan  memberdayakan kehidupan 
melalui siklus dan sistim alami.
3.      Mempertimbangkan  secara luas dampak sosial dan ekologi dalam sistim
pertanian, termasuk mikroorganisme,  tanah,  flora tanah, tumbuhan dan hewan.
4.      Mengembangkan sistim akuatik yang  valuable dan berkelanjutan
5.      Memelihara dan meningkatkan  kesuburan tanah jangka panjang
6.      Memelihara keanekaragaman genetik dalam sistim produksi dan lingkungan
sekitarnya, termasuk melindungi  habitat  tanaman dan hidupan liar
7.      Mempromosikan kesehatan dan penggunaan yang tepat dari sumber daya air
dan semua kehidupan  di dalamnya.
8.      Sedapat mungkin menggunakan sumber daya alam yang terbarui  dalam sistim
produksi lokal terorganisir
9.      Menciptakan keseimbangan  antara produksi tanaman dengan ternak hewan
10.     Meciptakan suatu kondisi kehidupan peternakan yang  mempertimbangkan 
aspek dasar dari perilaku yang telah dibawanya.
11.     Mengurangi semua bentuk polusi
12.     Rangkaian kegiatan  menghasilkan produk organik  menggunakan sumber daya
 yang terbarui
13.     Menghasilkan  produk organik yang  terurai secara biologis
14.     Menghasilkan tekstil  yang tahan lama dan  berkualitas baik
15.     Menghargai setiap orang  yang terlibat dalam produksi dan rangkaian
kegiatan organik,  kualitas kehidupannya  dengan mempertemukan kebutuhan dasar
mereka dan memberikan imbalan yang layak dan kenyamanan bekerja, termasuk 
keamanan lingkungan kerja
16.     Tujuan kemajuan  keseluruhan produksi, dari rangkaian kegiatan produksi
dan rantai distribusi haruslah layak secara  sosial dan ekologi.

Investasi agrobisnis? Bukan di Alam Raya dkk., sajo tempatnyo. Alam Raya =
konvensional (padat modal, padat racun, dan padat input luar). Kenapa
investasi bukan di pertanian organik. Pangsa pasar? Untuk pangsa dunia = 100 juta
dollar AS.

Sakitu dulu dari ambo. Oh iko ado tulisan ambo jo kawan tantang golbalisasi
makanan dan dampaknyo bagi kesehatan. Arahnyo tantu pertanian organik
jawabannyo.

Globalisasi Makanan Olahan

 
Kecendrungan produksi dan distribusi pangan sejak Perang Dunia II telah
menjadikan kesulitan bagi negara-negara maju untuk memakan beragam jenis pangan
yang ditanam secara lokal dalam musimnya (4 musim). Alternatifnya adalah
pemakaian teknologi dalam bentuk makanan olahan yang berasal dari pangan seluruh
dunia.

Hampir dari dua pertiga total pangan dunia berupa produk olahan. Dan medio
1990-an diperkirakan 80% yang dikonsumsi di negara-negara maju diolah oleh
industri makanan. Sebagai contoh, di Amrik sana, konsumsi produk segar mengalami
penurunan dan sebaliknya makanan olahan meningkat secara drastis (hampir 7
kali lipat). 

Peningkatan makanan olahan ini telah menimbulkan ketidakseragaman, dimana
komponen pangan yang sama, seperti kedele, tepung kedele, susu kering, tepung
gandum, gula, penyedap dan carageenan digabung berulang-ulang dengan proses
teknologi yang mutakhir. Sekarang lemari-lemari pasar swalayan diseluruh dunia
penuh diisi dengan kelimpahan pangan, tetapi dibalik kemasan dan rasa,
sesungguhnya telah terjadi penurunan kandungan nutrisi yang essensial.

Selain penggabungan beberapa jenis pangan dalam bentuk makanan olahan, juga
berupa pengolahan dengan memecah-mecah komponen pangan. Seperti, sekarang ini
lebih dari separo unggas  dipotong oleh pabrik. Susu telah dipisah-pisah
menjadi produk mentega, keju, yogurt,skim dan berbagai produk.

Perkembangan pangan  olahan bersamaan globalisasi industri pangan, berarti 
bahwa kebanyakan pangan yang dimakan di dunia maju telah mengurangi
lingkungan fisik lokal dimana ia tumbuh. Sebagai contoh, wortel yang diperoleh dipasar
lokal masih mempunyai akar dan daun yang melekat dengan tanah kebun lebih
tinggi nilainya dibanding wortel yang telah dicuci, dikupas, dicelup dan
dibekukan dalam lemari pendingin raksasa. Bila orang memakan makanan yang dikirim
dari jarak yang jauh dan butuh waktu lama, maka substansi yang dikandungnya
bisa berbeda dengan substansi lokal dan udara.Hal ini bisa mempengaruhi sistim
kekebalan tubuh.
 
Disamping itu, aspek lain dari industri pangan global, bergantung pada
pertanian kimia dan pengawet kimia , juga akan mempengaruhi sistim kekebalan tubuh
kita.

Pestisida, fungisida, dan insektisida akan ada dimana-mana dalam industri
monokultur kontemporer; kebanyakan akan tinggal di makanan setelah panen
diolah. Penambahan bahan kimia pengawet pada beragam tingkat untuk menjamin makanan
tersebut tidak akan busuk selama waktu yang dibutuhkan untuk proses
pendistribusiannya.Di alam lingkungan perkotaan, substansi racun beraras tinggi
seperti logam berat (timbal/timah), pelarut (premium), asap rokok dan asap pabrik
dapat mencemar makanan. Gabungan dari racun kimia pertanian dan kimia
pengawet dengan polusi lingkungan perkotaan akan menyebabkan alergi dan penyakit
autoimum melalui peranan sebagai �adjuvants.�

Cemaran pestisida, pengawet dan racun semuanya mempunyai potensi untuk
beaksi sebagai adjuvants, dan baru sedikit yang telah teruji kekebalannya pada
sistim tubuh. Meskipun aktivitas mutasi atau perubahan gen dari agen kimia dapat
diskrin dengan tes seperti tes �Ames,� namun belum ada tes pembanding yang
telah dikembangkan untuk menapis aktivitas adjuvant dari bahan kimia dengan
jumlah seluruh manusia di dunia yang dikategorikan terpapar zat tersebut. 

Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan-ilmuwan di negara-negara
maju telah menunjukkan bahwa produksi pangan olahan ini telah menimbulkan
pengaruh yang negatif pada sistim kekebalan tubuh terhadap penyakit.  Sehingga
penelitian ilmiah terhadap automium-nutrisi dan industi pangan global digabung
dengan tekanan konsumen te;lah memberikan dampak pada produksi dan pemasaran
pangan.

Disamping itu, pengujian ilmiah yang luas untuk aktivitas adjuvant
pestisida, pengawet, dan pencemarharuslah merupakan langkah awal dari proses ini.

Potensi adjuvant dari pestisida, pengawet dan racun (polusi) udara perkotaan
sudah cukup alasan bagi kita untuk mengkonsumsi makanan organik, mulai
penanaman secara lokal dan penyimpanan yang terhindar dari proses pembekuaan serta
pengawetan. Ingatlah, bahwa kesehatan lebih berharga dari pada uang.#

(Gayatri & Fendi, saduran dari Ecologist Vol.27, No.3/1997).


-- 
GMX - Die Kommunikationsplattform im Internet.
http://www.gmx.net


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
===============================================

Kirim email ke