Dear Mahendra Mesa

Bikin saja BI alias Buffalo Incorporated.
bahaso awaknyo: "Kabau Mahaban"
bahasa indonesia: "Kumpul Kebo"
Amrik: "Chickaboga Tango" or "Chicago Bulls"
Acehnese French: "Ekon Lemon"

Jadi semua kepentingan bisnis urang awak disatukan dan dicarikan
solusinya dalam satu wadah yang incorporated.

Contoh, cobalah main-main ke Wisma Nusantara, Thamrin, JKT,
perhatikan hak hek hok (KMS) ala Japang di situ.

Banyak etos kerja dan kiat bisnis orang Jepang yang patut kita adopsi.

Esteranc Labeh
JKT



--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>
> Menarik juga kajian pak Ridwan ini, dimana kita coba meng aplikasi
kan ilmu
> manajemen dalam dunia bisnis ke tataran sosial kemasyarakatan.
>
> Ada beberapa tanggapan dari saya ;
>
> Setahu saya Knowledge adalah Informasi yg telah terolah (
diperkaya )
> menjadi suatu hal yg berharga dan powerfull.
>
> Knowledge Management System (KMS) biasanya diwujudkan dalam simpul
simpul
> ( kumpulan knowledge atau informasi ) yg saling berhubungan dengan
suatu
> sistem pengelolaan yg bagus sehingga bisa diberdayakan menjadi
suatu power
> /action. Untuk hal ini diperlukan pengatur system tsb, kalau dalam
kasus
> urang awak ini, siapa pengatur/pengelola sistemnya ?
>
> Nah kalau berbicara mengenai bisnis urang awak , kita harus lihat
dimana
> kah atau dalam bentuk apakah yg menjadi simpul simpul informasi atau
> knowledge bisnis ?
>
> Kalau saya melihat bisnis orang Cina justru simpul simpul bisnis
inilah
> salah satu kekuatan mereka, karena simpul bisnis tsb menjadi pusat
dari
> info bisnis, pendanaan,supply,marketing, lobby dll. Dalam budaya
China hal
> ini terbentuk dalam istilah kong kow - kong kow di Restauran, lap
golf,
> lap. tennis dll .
> Kalau di Kualumpur pebisnis India (muslim) berkumpul di daerah
Mesjid India
> di tengah kota KL.
>
> Nah kalau urang awak dimana atau apa pusat simpul bisnis tsb ?
>
> Di Jakarta mungkin bisa dilihat sbg tempat banyak ngumpulnya
pengusaha
> kecil urang awak di Tanah Abang, Cipulir atau Manggarai , namun
tempat
> ngumpul tsb kalau tidak diberdayakan secara cerdas , hanya jadi
tempat
> kumpulan info atau gosip bisnis yg tidak bisa terbedayakan dg baik.
>
> Saya melihat ada suatu kesenjangan dimana kelebihan knowledge dari
urang
> urang awak nan cadiak pandai ( profesional,kayo, berpendidikan )
tidak bisa
> ditransfer kepada para pelaku bisnis urang awak ( pelaku bisnis
praktis).
>
> Karena nilai tambah besar baru bisa terjadi kalau terjadi transfer
antara
> para pedagang kakilima ( pelaku bisnis praktis ) dengan para pemilik
> informasi bisnis atau urang cadiak pandai ( pemilik knowledge )
>
> Mungkin ide ini bisa terlihat juga pada konsep bisnisnya group
Talanc , yg
> dikembangkan oleh Mamak Sutan Rangkayo Labiah. Yang menurut saya
adalah
> suatu bentuk pola bisnis yg kreatif dan advance yg berupa gabungan :
> trading house, Venture capital dan busines center. ( mungkin awak
bisa
> minta mamak awak ko untuk bacarito saketek mengenai bisnisnyo )
>
> Jadi pak Ridwan kalau saya sih sederhana saja, dari tulisan tsb
saya kira
> suatu hal yg bisa kita lakukan untuk mengembangkan bisnis urang
awak secara
> umum ialah memperbanyak simpul simpul bisnis atau simpul knowledge.
Berupa
> business center atau tempat kongkow kongkow , saya kira via milis
ini cukup
> potensial karena peserta milis tersebar dalam geografi yg luas , ado
> Ajoduta di Amrik sinan, ado nan di Inggris, mak buyuang di
Parancih , ado
> mak Boes nan di Kanada , banyak nan dari di Caltex Riau  , ado mak
Bandaro
> di Bogor, apo lai nan membanjiri Jakarta, sambuah.
>
> Ambo kiro salah satu permasalahan utamonyo ialah bahwa sesama urang
awak
> sendiri sering tidak terbuka dalam menyampaikan informasi bisnis,
selain
> itu cenderung orang panggaleh di pasar agak kagok bergaul yo
kalangan yg
> pintar/kayo . Atau malah urang kayo nan cadiak maraso gengsi
bakumpua yo
> urang pasa ?
> Sehingga diperlukan simpul bisnis untuk menghubungkannya.
>
> Jadi Mak Ridwan mungkin perlu dibuatkan bentuk aplikasi praktisnya
dari ide
> KMS tsb.
>
> sekian masukan dari ambo
>
> wasssalam
>
> Hendra M
>
>
>
> Subject: Re: [RantauNet] Memanfaatkan Knowledge Management System
untuk
> Menggalang Kerjasama
>
> Ibu Evi,
>
> Terimakasih atas tanggapannya.
>
> KMS memang dikembangkan oleh perusahaan besar  didorong oleh
kemajuan IT
> yang berkembang pesat. KMS sebenarnya tidak hanya IT,  tetapi yang
lebih
> penting adalah kemauan untuk bekerjasama dengan memanfaatkan
pengetahuan
> di masing-masing orang dengan didukung oleh tersedianya data dan
informasi
> yang di-share bersama. Perangkatnya bisa saja alat komunikasi
lainnya  yang
> ada seperti surat, fax, telephone - H/P, dan lainnya.
>
> Ibu memberikan contoh mengenai pedagang kakilima  Padang. Ini
merupakan
> contoh yang baik bagaimana KMS bisa membantu mereka untuk
memberdayakan
> kemampuan ekonominya.
>
> Wassalam, Ridwan
> ��--------
> Maaf ya, saya ikut berkomentar  sebagai ibu rumah tangga yang tidak
> mengerti cara mengelola perusahaan apa  lagi belajar ilmu
manajemen. Tapi
> saya ingin pintar ( agar bisa di lawan  :-))�lalu merasa ada nada
do yang
> hilang.
>
> �Wassalam,
>
> Evi
> ---------------
> Minangnewsbrief & Commentary #5.1???? March  2002
>
> Memanfaatkan Knowledge Management System untuk Menggalang  Kerjasama
>
> Oleh: Ridwan M. Risan  (Jakarta)
>
>
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
>
> Isikan data keanggotaan anda di
http://www.rantaunet.com/register.php3
> =======================Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet
Mailing List di
> http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
>
> ATAU Kirimkan email
> Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
> Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
> -mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
> -berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
> Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda
kurung
> =======================


RantauNet http://www.rantaunet.com

Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
==============================================Mendaftar atau berhenti menerima 
RantauNet Mailing List di
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3

ATAU Kirimkan email
Ke/To: [EMAIL PROTECTED]
Isi email/Messages, ketik pada baris/kolom pertama:
-mendaftar--> subscribe rantau-net [email_anda]
-berhenti----> unsubscribe rantau-net [email_anda]
Keterangan: [email_anda] = isikan alamat email anda tanpa tanda kurung
==============================================

Kirim email ke