Assalamualaikum wr. wb.,

Sanak2 yth.
Dengan membaca posting Miko dan response nya dari saya, jelas dan nyata seluk 
beluk server Rantaunet (RN) ini.  

Sehubungan dg improvent RN masa kemasa, saat ini RN telah pula membuka 
jendela2/billik2  utk diskusi2 khusus.  Salah satu bilik diskusi (yang saya 
tahu pasti, yan gsaya ikuti) yaitu bilik Ekonomi.
Sebagai hasil diskusi bilik ekonomi,  jelas nan nyata dengan berdirinya 
sebuah koperasi yang bernama  Koperasi Minc., yang lazim disebut Minang Inc. 
(Lebih detailnya penjelasan ttg ini, silahkan hubungi Sekretaris Umumnya, 
Ronal Chandra atau pun Darul).   

Dipihak lain, sebagaimana kita baca dari posting Miko, telah ada pula PT. RPU.

Kita melihat bahwa ini adalah kemajuan yang telah di peoleh RN.  Kita harus 
melihat
 dari segi positifnya.  Seyogianya lah kedua bisnis ini kita support sebisa 
kita.  Jauhkan lah pandangan/image yang negatif, sepertinya anggapan bahwa 
timbulnya PERSAINGAN 
antara kita, atau timbulnya perasaan ingin MEMONOPOLI satau sama lain. 

Kita boleh bersaing dengan Cina ataupun bangsa asing lainya, tapi tidak 
sesama kita. 
Andaikan bersaing marilah bersaing dg tujuan positif, akan meningkatkan 
kesuksesan masing2.  
Hasil mana toch adalah untuk pengadian buat masyarakat dan daerah Minang 
juga.  
Mungkin jalanya yang kelihatan berbeda, yang satu melalui Minang Inc. 
sedangakn 
yang satunya melalui PT RPU, tapi pengabdianya adalah untuk memajukan 
masyrakat Minang.

Semakin banyak muncul dan menanjaknya bisnis diantara masyarakat RN khususnya 
ataupun Minang 
umumnya, tentu akan semakin baik hasilnya. Akan semakin banyak pula yang bisa 
kita abdikan pada daerah kita. Kita memang mengharapkan kalau bisa kita 
(masyarakat RN khususnya ataupun Minang 
umumnya)  me-monopoli bisnis di daerah Minang, mengambil alih monopoli2 China 
yang sejak 
lama memperbudak orang2 kita. 

Bagaimana jalan keluar server RN?
Ini adalah tugas kita semua (setiap personal yang hadir di palanta ini).  
Kito maota basamo,  mari kito , basamo pulo kito mancari jalan keluarnya.
"Barek samo di pikue, ringan samo dijinjiang".  

Begitulah pendapat saya tentang situasi RN saat ini.

O, ya, jangan lupa:
Sejak Juli 1996, RN telah punya badan sosial yang bernama, Rantaunet 
Foundation (RF) 
(Silahkan kunjungi mellaui  web page RN.)
RF telah berbakti pada daerah Minang sesuai dg kondisinya, antara lain 
membantu 
musibah2 (bencana alam) ala kadarnya dan  memberikan beasiswa. 

Note:  
Sumbangan ini tidak hanya saja terhadap bencana di Sum Bar tapi juga untuk 
korban 
Diluar Sumbar (disaat RF masih dirintis), musibah  meletusnya Gunung  Merapi 
di Jawa.  Sumbangan2 tersebut biasanya langsung di pungut dari palanta RN.

Jangan lupa kita mensupport RF.  Kalau ada pertanyaan2 tentang RF, mohon 
menghubungi saya.  
Kalau mau ber-donasi silahkan hubungi group KTT, dimana disana duduk para 
peduli dan pengurus RF.  Bendahara RF saat ini adalah sanak Amzar Bandaro, 
yang sekali  gus mencakup pengembangan dana atau fund raising RF.

Kembali kita pada persoalan Server RN:
Seklai lagi, ini adalah tugas kita semua untuk mencari jalan keluarnya. 
Diantara jalan keluar yang kelihatan oleh saya adalah sebagai yang saya 
sampaikan pada 
email terdahulu, (silahkan dilihat kembali, bagi yang belum menerima akan 
saya forwardkan 
lagi, just let me know). Silahkan juga sanak2 mengajukan jalan keluar yang 
lain. 

Salam kompak dan good luck utk semua2.

Nurbaini McKosky (alias Ben)

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3
===============================================
Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe,
anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini.

Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: 
http://www.rantaunet.com/subscribe.php3
===============================================

Kirim email ke