Assalamu'alaikum wr. wb. Nggak ada yang salah sih Tommy, yang kurang pas ialah yang bawa-bawa tafsir literal agama kedalam wacana publik, nggak peduli itu nasrani, islam, yahudi atau budha etc selama sebagain besar anggota masyarakat mau menghayati hak azasi manusia, rest is the daily laws. Namun pendapat anda kita punya GBHN apa itu suatu yang benar? apasih isinya GBHN itu, kalau anda simak uud45 dan gbhn akan ketemu kontradisk yang dahsyat dengan kemanusiaan. salam
----- Original Message ----- From: "Tommy Sulianto" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Saturday, January 11, 2003 7:53 AM Subject: Re: [RantauNet.Com] FW: [pdasmo] Presiden RI thn 2004 orang Kristen ? > Kalau saya pikir, memang yang penting adalah > 1. Aman beribadah untuk semua Agama > 2. Indonesia Aman > 3. Rakyat Sejahtera > 4. Tidak ada KORUPSI, KKN > 5. > > Sorry, kalau kurang berkenan. > Apakah selama ini yang menjadi "orang diatas" sudah merupakan seorang yang > benar ? yang taat ? kita sendiri yang tahu. Mereka diliputi kebohongan, > kecurangan, saling ingin menjatuhkan, saling berebut posisi, mencuri > (Korupsi). > > Kembali ke wacana untuk memilih presiden dari agama yang lain. > Toh kita memiliki GBHN, memiliki Rakyat, memiliki MPR/DPR dan banyak lagi > instrument yang bisa melengserkan Presiden. Kalau semisalnya kita uji coba > bahwa yang menjadi Presiden atau Kepala Daerah dari agama tertentu, lalu > ternyata dia memang melakukan penyimpangan-penyimpangan, bukankah kita bisa > menurunkan dia melalui mekanisme yang ada (Asalkan jangan menurunkan karena > yang teriak mau naik/ menggantikan sebagai Presiden). Tetapi kalau > semisalnya memang dia bagus, mengapa tidak kita sokong. > > Repotnya dari mayoritas penduduk Indonesia mengharuskan seorang Presiden > atau Kepala Daerah adalah dari agama tertentu, padahal kita sudah melihat > dari Presiden yang pernah menjabat dan Kepala Daerah yang pernah/ sedang > menjabat, hampir semuanya membiarkan dan melanggengkan Korupsi dan berbagai > kecurangan yang saya sebutkan diatas. Memang bukan agamanya yang salah, > melainkan oknumnya yang salah, karena saya yakin seyakin-yakinnya, bahwa > Agama tidak mengajarkan hal-hal seperti yang saya sebut diatas. > > Kita sering melihat para elite politik mengungkit-ngungkit masa lalu > seseorang. Okey, dulu dia bersalah, dulu dia KKN atau segala macamnya, > tangkap saja, mengapa justru setelah dia jadi Menteri yang Vokal, atau jadi > Presiden baru diungkit. Saya pikir asalkan saja dia tidak mengulangi > kesalahan-kesalahan tersebut, maka biarkan dia berjalan terus. Begitu dia > mulai KKN dan segala macamnya, langsung ditindak. Yang penting adalah > siapapun yang menjadi Presiden atau Kepala Daerah, dia bisa membawa > keamanan, kesejahteraan, bagi bangsa dan negara, bukan hanya untuk dirinya > sendiri. > > Bagaimana ? mungkin ada yang nggak setuju dengan saya, untuk itu saya mohon > maaf kalau ada kata-kata yang menyinggung. > > Salam > Tommy > > ----- Original Message ----- > From: "Pemi M." <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Friday, January 10, 2003 5:43 PM > Subject: [RantauNet.Com] FW: [pdasmo] Presiden RI thn 2004 orang Kristen ? > > > > Wacana / sharing info. > > Yang , pantiang aman baibadah , aman Indonesia dan sejahtera rakyat > > Indonesia, yang manjadi presiden tasarah . > > Kalau di caliak kini Islam menjadi presiden umat kristiani aman baibadah > > kalau kita baliak apo akan aman awak manunaikan ibadah ? ? ?.......... > > PMMA > > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 > =============================================== > Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, > anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. > > Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 > =============================================== > RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/register.php3 =============================================== Tanpa mengembalikan KETERANGAN PENDAFTAR ketika subscribe, anda tidak dapat posting ke Palanta RantauNet ini. Mendaftar atau berhenti menerima RantauNet Mailing List di: http://www.rantaunet.com/subscribe.php3 ===============================================

