> Assalamualaikum w.w > > Uni rahima yang saya hormati > Dari 3 uraian uni tentang kedudukan sunnah terdahulu > saya bisa > memahaminya, ALhamdulillah. > Tapi buat poin yang ke-4 saya masih bingung tuh, > tentang kedudukan > sunnah naasikh( penghapus) terhadap ketentuan dalam > ALquran seperti > yang uni gambarkan di atas. > > Kalau ALquraan dianggap sebagai sumber hukum > tertingga di dalam > Islam, maka secara logika sederhana, sumber hukum > dibawahnya (salah > satunya sunnah) tidak boleh bertentangan apalagi > menghapus sesuatu > yang sudah ada dalam sumber hukum tertinggi > tersebut. > > bagaimana tuh ni? > > wasssalam > > YP
Waalaikum Salam Dek Yanto. Makasih atas segala jawaban dan tanggapannya,uni mengerti koq. Dek Yanto,tdk selamanya yg tertinggi itu ngak bisa di hapus.Krn yg akan menghapus itu juga berasal dr yg membuat hukum tertinggi itu juga.Walaupun itu dr perkataan Rasulullah SAW.Namun setiap yg dikatakan Rasulullah SAW juga berasal dr Allah. " Wamaa yantiqu 'anil hawa..in huwa illa wahyu yuuhaa ,Dan tdklah Muhammad itu berbicara sesuai dgn hawanya sendiri,kecuali itu juga berasal dr wahyu Allah yg di wahyukan pdnya " Ada bbrp ayat Al Qur'an yg sdh dihapus hukumnya,bahkan kata2nya sekalipun. Bukankah sdh ada dlm Al Qur'an di katakan :" Dan kami tdk akan menghapuskan dr suatu ayat,pasti kami akan mendatangkan ayat (tanda2,bukti2 ) yg lebih baik dr itu,ataupun yg setara dgnnya ". Terkadang hukum itu diganti oleh Ayat ( Al Qur'an ) itu sendiri,terkadang juga dr hadist Rasulullah ( dan seringnya bukan kata2nya,tetapi hukum yg tlh ada di dlmnya ) Salah satu contoh kata2 di dlm Al Qur'an yg ada saat ini : " Azzaanii,..wazzaaniyatu..." ( Q.S Annuur ) = Lelaki pezina dan wanita pezina ". Adek tahu ngak,.klu sblmnya ayat ini kata2 asalnya adalah " AsSyaikh..Wassyaikhatu.." ( Syeikh2 ( yg sdh tua2 ),dr lelaki dan PR,berzina ". Lantas para sahabat protes,koq cuman org2 yg sdh tua2 saja yg berzina di hukum,sementara Pr dan Lk2 yg msh muda kagak disebutkan?,maka turunlah ayat yg menghapuskan ayat sblmnya ini dgn ayat yg kita lihat saat ini " Azzaani wazzaaniyatu.." ( semua Lk2 pr,ngak pandang tua muda,semua dihukum ). Dan msh ada lagi bbrp ayat yg dihapus,baik kt2,ataupun hukumnya.Ada yg dr Hadist,spt yg sdh disebutkan sblmnya.Begitupun mslh Hadist,ada hukum2 Hadist yg dihapuskan baik itu oleh hadist itu sendiri.Makanya perlu sekali kita mempelajari sejarah sebab2 turunnya hadist,serta tarikh2 kejadiannya.Sehingga kita tahu hukum mana yg dipakai.Dan so pasti hukum yg dtg terakhir menghapuskan hukum yg dtg sblmnya. Dek,..yg dihapus kemaren itu hukumnya.Mudah2an ada waktu uni utk membahas masalah 2 Ayat2,ataupun Hadist2 ttg Nasikh wal mansukh ini ( Yg menghapus dan yg di hapus ). Karena jujur uni katakan,bhw inilah salah satu penyebab pertikaian ummat Islam,yg memandang satu Hadist yg ia ketahui saja,atau satu tafsir ayat,tanpa mempelajari sejarah,atau masa2 turunnya,serta sebab2nya.Sehingga satu mengatakan hukumnya begini,satu lagi bilang yg lain,dan semua memakai dalil2.tetapi pd dasarnya,klu saja kita mengetahui sebab dan kapan ayat,atau Hadist itu turun,maka kita akan tahu hukum yg sebenarnya yg dipakai yg mana? Ngak usah jauh2,masalah Khamar,judi saja,atau masalah riba saja,ayat yg menyebutkan hal ini bermacam2.Padahal,seharusnya kita pelajari dulu ilmu2 dr Al Qur'an dan hadist tsb.Sblm kita masuk pd isinya.Dgn arti kata,sblm kita mengetahui hukum yg pasti dr Al Qur'an hadist,kita tahu dulu ilmu2nya. Sama saja,klu seseorang ingin masuk rumah,tentu buka kuncinya dulu kan,baru tahu isi rumah itu apa?begitupun,klu kita ingin berbahasa English,atau Arab dgn sebaik2 dan sebenarnya,kita hrs tahu dulu grammar,ataupun " Qawaid= undang2 ",dr Bhs itu sendiri. Bisa saja sih kita bicara,tp kadang sering kita di ketawain org,krn salah grammarnya kan,seharusnya Past Tense,kita baca dgn Present,seharusnya kt gantinya Lk2,kita baca PR,dst..dst.. Begitupun dgn hukum2 yg ada pd Al Qur'an dan hadist,maka dr itu utk menetapkan suatu hukum kita pelajari dulu kuncinya,baru kita bisa masuk ke isi yg sebenarnya.Itulah gunanya kita mempelajari Ilmu2,Qur'an Dan Hadist.( Ada bab khusus utk mempelajari itu ). Klu kita2 org awam ini cukup menghafal,atau membaca Al Qur'an dan Hadist saja,ngak jadi mslh,kita tetap dpt pahalanya.Tetapi sdh kewajiban sebagian Ummat Islam,sebagian dr mrk utk mendalami hal ini.Krn ini fardu Kifayah.Allah berfirman " hendaklah sebagian kamu pergi keluar rumah utk mempelajari ilmu2 agama,agar nantik ia bisa pulang mengajarkan ilmu2 agama itu pd kaumnya " ( Q.S At Taubah ). Jadi Dek Yanto,mslh Menghapus dan dihapuskan ini cukup lumayan memakan waktu panjang.Makanya uni hrs jelaskan dulu ke dek yanto semua ini.Yg uni jelaskan diatas mgkn secara gamblang saja,sehingga dek Yanto faham,krn memang benar,ada hukum Nasikh wal mansukh ini dlm Syari'at Islam. Supaya dek yanto ngak penasaran,dek yanto bisa baca2 buku2 ttg hal Naasikh Wal mansukh ini ",Uni kira ada byk yg sdh diterjemahkan di Indonesia.Sekali lagi uni senang dgn perhatian dek yanto mslh2 agama semacam ini.Apalagi klu dek Yanto dr Jenjang Pendidikan Umum.Klu dr Pesantren,atau IAIN,uni biasa saja,itu sdh kewajiban mrk mempelajarinya,yg justru uni salut,klu org Umum,mau mempelajari ilmu2 agama. Wassalam.Rahima. > > > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di > http://www.rantaunet.com/daftar.php > ----------------------------------------------- > > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan > ke: > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php > =============================================== __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software http://sitebuilder.yahoo.com RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

