Assalaamu'alaikum WW., Perjalanan mudik sebulan bulan lalu, sengaja saya sempatkan untuk meninjau beberapa pesantren dan sholat subuh di berbagai masjid. Khusus mengenai masjid, apa saya temui jauh dari konsep masjid seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Sebutlah mulai dari masjid di desa Tegallinggah, sebuah pemukiman asli Bali Islam di Kabupaten Buleleng, Surau Kajai di Desa Gadang Gadang Kab. Pariaman, sampai kepada masjid indah didalam taman yang bernama Masjid Persekutuan di Kuala Lumpur dan masjid baru jadi Masjid Agung Granada.
Hampir semua masjid yang saya jambangi, miskin kegiatan. Hanya ramai waktu Jum'atan. Setelah itu masjid itu kosong melompong. Jamaah sholat fardhu sangat sepi, apalagi subuh hanya terisi tidak sampai satu shaf, kecuali masjid di pesantren Daarut Tauhid di Bandung dan masjid di Pesantren AlZaytun Indramayu yang luber waktu subuh (Tentu penuh, karena dalam lingkungan pesantren). Walaupun masjid2 sepi kegiatan, tapi masjid-masjid baru terus bermunculan. Dalam perjalanan dengan bis Jakarta-Bali, entah berapa puluh panitia masjid yang membuat pembatas dijalan raya, menyodorkan tangguk jaring, meminta sumbangan. (Bagiku ini sangat memalukan Islam). Di Maninjau, seorang menteri asal sana membangun dua masjid sekaligus. Sebuah di Bayua dan sebuah lagi masjid raya dipinggir danau. Memang Rasulullah dalam satu hadis menjanjikan rumah disurga bagi siapa yang membangun masjid. Tentu masjid yang dimaksud Rasul adalah masjid yang membawa manfaat bagi umat disekitarnya. Bukan masjid yang kosong melompong, sepi kegiatan, bahkan ada yang sudah tak terdengar azan lagi disana. Saya melihat, umumnya masjid saat ini adalah hanya sekedar monumen, ketimbang pusat kegiatan masyarakat yang mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya. Apakah saudara-saudaraku akan menambah lagi monumen2 bisu itu? Apakah anda bisa membayangkan, kalau biaya masjid raya di Maninjau itu dialihkan dananya untuk membangun sekolah. Berapa sekolah yang bisa dihasilkan? Walaa tatafakkarun? Afala ta'qilun? Salam dari Herndon, Virginia USA Dutamardin Umar RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

