--- In [EMAIL PROTECTED], ce cille <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > dear rarachm
> thats right..too many things can`t be explain by > scientific data..itu wajar saja.contohnya yang kita > percaya 250% keberadaanya, yaitu malaikat dan iblis. > Dua jenis makhluk ini tidak bisa di buktikan > keberadaannya dengan scientific data manapun...dulupun > orang engga percaya akan bisa sampai di bulan..tapi > sekarang, no need to explain.. > cicil yang baik.. kalo nggak mau dicentil, hindari untuk muter kayun. kita lagi ngomong soal pengobatan yang seharusnya jelas dan pasti. setidaknya menurut data statistik, e.g. : 95 persen panu bisa disembuhkan pake kalpajeh (kalo nggak percaya, tanya deh pengalaman om nopen..) > one more...sampai saat ini belum ada obat untuk > malaria. yang ada hanya untuk mencegah dan meredakan > serangan. suatu waktu bila kondisi lemah serangan akan > datang lagi...pemberian vitamin oleh mantri di kampung > di tujukan untuk meningkatkan kondisi tubuh...hanya > itu > itu omongan dokter. kalo paraji kayak aku, kalo sakit malaria trus dikasih obat rebusan kulit kina dan sembuh; maka itu namanya diobatin. > air mineral danau erie...tubuh sapa yang engga butuh > mineral...cuman kalo mineral untuk tubuh udah > terpenuhi...engga butuh lagi air dari danau erie tsb > kalau suatu bahan obat udah memiliki scientific data > yang diperoleh dari research, apalagi kalo dah lewat > clinical trial, namanya bukan traditional medicine > lagi rach..tapi medicine, just medicine, kata > tradisional nya udah pulang kampung...engga tau ke > mana. > nggak tuh! di UI ada bagian urusan uji obat tradisional. Di bogor ada bagian Phytofarmakologi (spelling?). Di Unand ada bagian urusan warung jamu (ehhh apa hubungannnya..). Belon lagi kalo ngomong sama Jaya Suprana atau Ibu Meener. Ada cill, ada.. Cuman cicil aja kurang banyak piknik.. > kalau masalah nasi anget...sapa yang engga tau khasiat > nasi anget...yeeee....sapa aja juga dah tau nasi anget > bisa bikin badan jadi keringatan...apalagi kalo pake > sambel cabe....kalo rarach kali aja pake jengkol ato > pete yah....sampai2 angka sebelasnya bisa > terjulur..... > > saya selalu sedia lap tangan kalo makan pedes. it's a table manner. ~rarach > > cheer > cecille > > > > --- rarachm <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dalam pengobatan cina, baguak diberi gambar harimau > > (rajah) dari > > warna biru juga. Kata toapekongnya, setannya takut > > sama macan..:) > > Barangkali bukan warna biru yang bisa naklukin > > virus, it could be > > Ultra Violet.(?) > > > > Too many thing yang tidak bisa dibuktikan dalam > > pengobatan tradional > > model gini. Bila tidak ada pengujian ilmiah, saya > > akan tetap ngotot > > bilang bahwa itu semua cuman placebo effect. > > > > Bahwa vitamin yang diberikan oleh mantri usman di > > kampung saya bisa > > mengobati malaria, sampai hari ini saya juga nggak > > bisa tahu cara > > kerjanya. Atau air mineral dari danau erie, atau > > tongkat ali, atau > > obat-obatan ajaib dari segala macam mlm. > > > > To me, statistical research is a must before > > declaring a medicine is > > adequate to handle a disease. > > > > Bahwa banyak pengobatan tradiosional (jamu2an/ramuan > > balur luka dll) > > yang mempunyai khasiat yang bagus; saya setuju. > > Tapi kalo nasi anget > > bisa ngobatin virus inside the body? no wayy > > lahh... > > > > soal orang kampung yang lebih smart dari saya, saya > > setuju. sebab > > saya sangat banyak belajar dari mereka. > > > > ~rarach > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software > http://sitebuilder.yahoo.com > RantauNet http://www.rantaunet.com > Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php > ----------------------------------------------- > Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: > http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php > =============================================== RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

