Maaf ambo sato manjalehan saketek Dalam pengobatan cina, baguak diberi gambar harimau (rajah) dari warna biru juga. Kata toapekongnya, setannya takut sama macan..:) Barangkali bukan warna biru yang bisa naklukin virus, it could be Ultra Violet.(?)
>>>Di beberapa artikel yang pernah saya baca mengenai perilaku sel terhadap lingkungannya (zat kimia, suhu, gelombang elektromagnetik dllsb). Pada sel batang dan sel kerucut yang ada di retina mata memiliki kekhususan dalam merespon gelombang elektromagnetik. Setiap sel diketahui memiliki perilaku yang berbeda sesuai dengan fungsi dan misinya. Dalam kaitannya dengan virus mumps (penyebab baguak) perilaku dia terhadap sinar tsb belum ada saya jumpai satu artikelpun yang membahas ini. Pertanyaan adakah hubungan warna dengan kesembuhan penyakit baguak? Ambo kiro masih misteri. Terbuka kesempatan kapado kito kasadonyo mancari tinjauan pustakanyo. Silakan kalau adoh nan punyo akses di bidang iko. Too many thing yang tidak bisa dibuktikan dalam pengobatan tradional model gini. Bila tidak ada pengujian ilmiah, saya akan tetap ngotot bilang bahwa itu semua cuman placebo effect. >>>Saya pikir bukan tidak bisa dibuktikan namun belum ada yang membuktikan. Kalimat kedua saya pikir tidak sepenuhnya benar. Kita katakan placebo effect kalau suatu penyakit sudah terbukti sembuh bukan karena khasiat dari obat tersebut, tetapi dia sembuh karena dia merasa sudah berobat. Bahwa vitamin yang diberikan oleh mantri usman di kampung saya bisa mengobati malaria, sampai hari ini saya juga nggak bisa tahu cara kerjanya. Atau air mineral dari danau erie, atau tongkat ali, atau obat-obatan ajaib dari segala macam mlm. >>>Mengutip satu statement ahli biokimia (namanya saya tidak tahu) bahwa "pada dasarnya tubuh manusia itu adalah ibarat tabung reaksi yang besar dimana sesungguhnya terjadi beribu reaksi kimia yang rumit". Vitamin berperan sebagai komplemen dalam melengkapi reaksi kimia yang berlangsung dalam tubuh. Contohnya saja vitamin C yang digunakan oleh sel dalam reaksi sistem pernafasan sel. Kekurangan vitamin c akan menimbulkan gangguan metabolisme di tingkat sel yang menyebabkan kematian sel yang bermanifestasi pada penyakit sariawan. Pemberian vitamin pada malaria sebenarnya ditujukan tidak lebih dalam mensuport aktifitas ditingkat sel. Tidak ada hubungan secara langsung pada sel malaria itu sendiri. To me, statistical research is a must before declaring a medicine is adequate to handle a disease. >>>Saya sependapat Bahwa banyak pengobatan tradiosional (jamu2an/ramuan balur luka dll) yang mempunyai khasiat yang bagus; saya setuju. Tapi kalo nasi anget bisa ngobatin virus inside the body? no wayy lahh... >>>Penelitian mengenai nasi anget bisa ngobatin virus belum ada bukan tidak ada hubungan. RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

