Assalamualaikum ww.

Pak Dokter dan sidang RN yang saya hormati

Menurut hemat saya, teori pengobatan cara ini di dasarkan pada frekuensi
gelombang cahaya. Seperti kita ketahui dalam pelajaran fisika bahwa setiap
warna memiliki panjang gelombang dan frekuensi yang spesifik.

Di samping itu sel2 di dalam tubuh pun memiliki frekuensi electromagnetic
tertentu. Ada suatu penelitian yang menyebutkan bahwa frekuensi
elektromagnetik normal dari sel2 tubuh berkisar sekitar 60 Hz. Kalau sel
mengalami gangguan maka frekuensi ini akan berkurang dan timbul gejala2
penyakit yg bisa kita rasakan dan liat dari perubahan organ tubuh. Makin
rendah frekuensi elektromagnetik sel2 tubuh ini, mengindikasikan makin berat
penyakit yang di derita. Nah prinsip dari pengobatan seperti ini adalah
untuk mengembalikan sel2 tubuh pada frekuensi normalnya sehingga sangat
membantu proses penyembuhan.

Mungkin prinsip ini juga yang di pakai dalam pengobatan dengan tenaga prana,
dan ini juga yang menimbulkan isu bahwa penggunaan telepon selular dapat
memicu berbagai jenis penyakit. Namun dua hal yang terkahir ini hanya dugaan
saya.

wassalam,
and (34)


----- Original Message -----
From: Rahyussalim <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 04, 2003 6:38 PM
Subject: RE: [RantauNet.Com] pengobatan tradisional minangkabau


> Menarik memang yang disampaikan cecille. Sayangnya bagaimana warna biru
> itu bisa melawan inflamasi tidak dijelaskan dalam situs itu (saya juga
> belum menemukan artikel ditelnya).
>
> Sedikit mengenai inflamasi. Pengertian inflamasi menurut merriem webster
> Inflammation adalah "a local response to cellular injury that is marked
> by capillary dilatation, leukocytic infiltration, redness, heat, pain,
> swelling, and often loss of function and that serves as a mechanism
> initiating the elimination of noxious agents and of damaged tissue"
> Pertanyaannya bagaimana dan di bagian mana warna biru itu berperan masih
> tanda tanya. Sehingga ini tantangan bagi kita untuk mencari jawaban itu.
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of ce cille
> Sent: 03 September 2003 14:08
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [RantauNet.Com] pengobatan tradisional minangkabau
>
>
> ach...rarach bisa serius juga...
>
> aduh..kasian..kenapa kali ini "kejeniusan" kamu jadi
> tumpul rarach. Obat tradisional di bilang kebanyakan
> hanya memiliki placebo efect karena ketidak tahuan
> saja. Sudah pernah ketemu istilah Holistic Health
> Colour atau Colour Theraphy, yaitu cara pengobatan
> dengan menggunakan warna. Mesir dan Eropa kuno udah
> make cara ini untuk pengobatan.
>
> Edwin Babbit dalam bukunya yang di terbitkan taon 1878
> di Eropa (please visit: http://health.iafrica.com/holistic/897008.htm )
> menyebutkan bahwa warna biru dapat digunakan untuk melawan inflamasi
> atau pembengkakan yang disebabkan oleh virus.
>
> Kali ini orang kampung lebih "smart" ketimbang
> rarachm.
>
> so...sapa2 orang palanta yang kepalanya jadi bengkak
> dan meradang karena kata2 si rarach, balurin aja pake blau..hehehe
>
> cheer
> cecille
>
>
>
> --- rarachm <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Sebagian besar obat-obatan tradisional menjadi ampuh
> > karena 'placebo
> > efect'.
> >
> > Penyakit baguak, adalah karena virus.  Yang
> > berbahaya bila
> > menjangkiti laki-laki (karena virusnya dapat pindah
> > ke buruang no
> > tu).  Adalah sangat nonsens apabila blau dan nasi
> > bisa mengobati-
> > nya.  Yang terjadi adalah virusnya hilang sendiri
> > karena brantem sama
> > tubuh.  Kalo nggak brantem, maka akhirnya mandullah
> > anak tersebut...:(
> >
> > Mari kita kumpulkan obat yang keilmiahannya bisa
> > diuji, ada efek
> > farmakologinya.  Air bareh untuk mandi gatal
> > barangkali masih masuk
> > akal.  Tapi barehnya bareh apa?  Bisa bareh thailand
> > atau bareh bulog?
> >
> > ~rarach
> >
>
>
> __________________________________
> Do you Yahoo!?
> The New Yahoo! Search - Faster. Easier. Bingo. http://search.yahoo.com
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
>
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
> http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================
>
> RantauNet http://www.rantaunet.com
> Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
> -----------------------------------------------
> Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke:
> http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
> ===============================================

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke