--- In [EMAIL PROTECTED], "Ronald P. Putra" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> ---------- Original Message ------------------------>> >> From: 
rarach <[EMAIL PROTECTED]>
> >> >> Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
> >> >> Date:  Tue, 9 Sep 2003 22:12:57 -0700 (PDT)
> 
> 
> >Did I?  Majalah mana yang bisa saya baca?  Coba tunjukkan satu 
> >majalah yang objektif mengisahkan soal kristenisasi atau 
islamisasi.
> 
> Pls find " Fakta dan Data " published by DDI. or contact  FAKTA 
Team. But before you read it, tempatkan dulu diri rarach sebagai 
orang yang mencari kebenaran.
> 

Karena ingin mencari kebenaran, makanya saya sering 'menantang' data 
dan fakta yang dikirimkan oleh teman-teman soal kristenisasi.  Bila 
maksudnya saya kudu percaya sepenuhnya pada data tersebut tanpa 
reserve; waduhh sori aja lah yaw...

saya bahkan mencurigai kebenaran omongan ibu encum bahwa air mendidih 
pada 100 derajat celcius; until i found out it has relations with 
other conditions.

> >
> > 
> >Apakah kita menghukum yang salah (yang melakukan penghinaan tsb) 
atau 
> >menghukum seluruh masyarakat non-islam?
> >Hukuman harus bersifat selektif, hingga ada fatwa: Bila ada 
keraguan 
> >maka tidak ada hukuman...  
> >
> 
> rarach, justru rarach yang menyampaikan ketidak benaran dalam hal 
ini. Siapa yang menghukum seluruh non-Islam ? sewaktu kejadian ambon, 
ketika umat Islam dibantai oleh sekelompok radikal kristen, toh umat 
non-Islam di Jawa atau di Sumatera nggak di apa-apain.
>

Read my lips, kerusuhan itu artinya nggak ngegebukin satu-dua orang.  
Dan kerusuhan nggak sama dengan menghakimi maling jemuran.  Sorry 
buat hyperbolic yang satu ini.

 
> 
> >Sampaikan kebenaran, jangan fitnah atau mengarah ke fitnah.
> 
> Yeeee...
> rarach bilang mereka tidak langsung menyebarkan agamanya. rarach 
bilang mereka tidak againts the law. rarach bilang umat Islam 
menghukum semua non-Islam. rarach bilang umat Islam phobia dengan 
kristenisasi. rarach bilang tindakan mereka hanya kriminal biasa. Apa 
itu kebenaran namanya ?
> 

Yes, for sure.  Cuman organisasi extrimist dan teroris yang berani 
merencanakan kegiatan yang against the law.  Saya tidak yakin kalau 
organisasi yang terdiri dari orang baik-baik (versi agama mereka, 
tentunya) akan merencanakan kegiatan kriminal for the shake of 
dakwah.  Sama saja saya mencurigai Syafii maarif atau buya hamka (may 
God bless him) merencanakan kriminal atas orang pagai untuk 
mengislamkan mereka.

Bukalah mata, bahwa sesungguhnya sangat banyak (jauh lebih banyak) 
orang kristen yang baik daripada yang jahat.  Pada mereka belum 
sampai dakwah saja; bukan kriminal!  Sebagian besar terlahir dan 
(barangkali?) tertakdir jadi kristen.  Mereka nggak harus jadi 
bandit, walaupun kristen.

Saya berharap dari sisi kristen akan ada pula orang seperti saya yang 
berpikiran tentang islam.  Kalau orangnya kayak om ronald atau FPI 
semua, pasti deh minggu depan ada perang sampyuh lagi dimana-mana.

Saran saya: cobalah subscribe di milist orang kristen untuk menguping 
pembicaraan mereka tentang kita.  You know what they think?  Mereka 
juga mencemaskan Islamisasi, as we do.  RUU Tentang Kerukunan 
Beragama mulai mereka ributkan.

Podo goblokee...:)

Let there be peace. Marilah hidup damai dalam kenyang.

~rarach

> "Two wrong never ever make any right! --> But It can stop another 
or next wrong ! (hopefully...)==> Hmmmmm..:)


> ~Ronald
> 

RantauNet http://www.rantaunet.com
Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php
-----------------------------------------------
Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: 
http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php
===============================================

Kirim email ke