In a sense, Yes.  Tapi nggak in the real life.  Buat apa punya warisan kalo yang nguasain management kampung tetap saja bapak-bapak?
Deary Rarach,
 
for them, tetep : perempuan adalah makhluk manis...dalam bis (Made in Lupus).
Peran Bundo Kanduang dalam kategori yang ampek jinih itu, sampe semana sih ?
 
Saya sering merasa dibohongin dengan cerita bahwa perempuan di minangkabau mempunyai harkat yang lebih tinggi dari lelaki.  Tapi ternyata itu cuman terjadi kalo kita bisa galak saja....:(
hey, U can say it again !
I setuju.
kalu nggak pernah weight exercise at lease 3x seminggu, mending sering2 makan gulai banak.
 
(padahal, mereka sangat memerlukan wanita untuk menjadi direktur kreatif lhooo....)
 
 
ok, next : Etek Iraf (yang masih garuk2in kurap en kudis nya (wakakakaaakkkkk), Amay Evi (kepareng, bu....), trus : W ama B sape sih ? Wawan en Bambang ya, Raf ?
ya lanjut !!
 
"C"
 
 
----- Original Message -----
From: rarachm
~rarach
(now is your turn iraf, then g, then c, then w, then b...:)))
 
> NENEK MOYANG ORANG MINANGKABAU PEDULI ANAK PEREMPUAN PEDULI KAUM
PEREMPUAN
> maka diberi bagian yang lebih besar agar hidupnya yaa terjaminlah
gitu nggak
> kayak cina mau-nya dijual aja
>

Kirim email ke