Riri - Mairizal Chaidir <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ronal Chandra <[EMAIL
PROTECTED]> wrote:
>>> Data Assosiasi pengguna jasa internet seluruh indonesia mengatakan
penetrasi
>>> internet diindonesia masih 0.9 % dari total penduduk indonesia dan bisa
dibandingkan >>> dengan korea selatan atau singapore yang sudah secara rata
rata diatas 70%.
Artinya, "kemajuan bangsa" berkaitan dengan tingkat penggunaan internet?
Ngggg...., mungkin juga yah, tapi, ngomong2, punya data tentang pengguna
internet di Cina?
Data pengguna internet ditahun 2004 untuk cina da sebagai berikut.
Pengguna Internet di cina Sept 2004 87.000.000
Pengguna Internet di Indonesia Sept 2004 8.000.000
Cina menempati urutan ke dua di dunia untuk penetrasi internet dibawah amerika.
Sumber Nielsen dan CNNIC 2004.
Kalou secara keseluruhan mungkin tidak da, tapi Internet menjadi salah satu
bagian terpenting ambo yakin iyo.
Maaf Nal, bukan ngajarin. Penggunaan data statistik itu penting, tapi jangan
terlali disederhanakan.
Bingung nih da maksudnya disederhanakan gimana ?
>>> Sedang produk produknya yang da riri ungkap boleh disesuaikan dengan
>>> kebutuhan >>> penggunanya dan itu pun masih sangat debatable.
Dari awal, yang saya masalahkan adalah tentang "kebutuhan" itu, karena pada
akhirnya, inilah yang menentukan "murah" nya produk IT. Ini yang menurut saya
harus dibahas oleh "orang IT" dengan calon pembeli dengan "duduak baselo di
lapiak nan samo", sama2 serius, sama2 terbuka, sama2 ngerti apa yang
dibicarakan.
Da nan ambo takutkan alah baselo dilapiak nan samo indak juo sampai pesan tu da
dek "Generasi alah berbeda". Ambo pun masih dibilang gaptek oleh anak2 kini
karena ambo indak punyo friendster dan blog :-).
Tapi da berbicara masalah kebutuhan, sekarang coba kita persempit fokus kita ke
Internet untuk pendidikan. Apo masih ado/paralu kajian tentang kebutuhan dulu
atau sosialisasi dahulu sedang teknologinya sudah ada, tinggal dipakai dan
murah kalou kita bisa dan mau putar otak sedikit (kita fokuskan dulu ke masalah
kebutuhan jangan dulu masuk ke produk, dampak dan lainnya).
Sayangnya, banyak pengadaan - yang saya tulis di posting kemaren - tidak
begitu.
Mungkin saja memang di lapiak nan samo, tapi tidak "baselo", mereka sambil
makan siang dengan satu kaki baselo, satu lagi seperti mancongkong, ha ha.
Da kalou masalah uda kemarin itu tentang sistem akuntansi keuangan daerah yang
tiap tahun berubah ambo nio bahas disini tapi nti diskusi terlalu melebar da.
Tapi komen ambo da simple sajo "jangan salah kan softwarenya tapi undangnya2
yang tiap tahun berubah dan sengaja dirubah dengan pertimbangan korupsi". Trus
bebarapa kawan, anak stan yang kabur dan buat perusahaan sendiri seperti ADSIS
setau ambo sampai kini software buatan mereka bisa tuh dimodifikasi mengikuti
peraturan yang ado.
Ambo pemakai produknya untuk beberapa kabupaten dan kota di jawa timur.
Regards
ROnal Chandra
RIri (45)
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos.
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check outnew cars at Yahoo! Autos.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Daftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---