Hanifah yg baik
Dasarnya tentu kasih sayang yg tulus
toleransi terhadap kesalahan yg dibuatnya, kalau perlu pura2 tidak tahu
Kalau kesalahan itu bisa ditegur dg lirikan mata, tak perlu di gunakan kata
yg menyakitkan hati, kalau kesalahan bisa diperbaiki dg kata tak perlu
menggunakan tangan. Berhematlah memuntahkan kata-kata yg tak perlu dan
biasanya kesabaran merghantarkan anak pada jalannya yg benar
Kebanyakan kita tak sabar ingin anak cepat berubah jadi baik, padahal dia
butuh waktu utk menjadi dirinya sendiri. bukankah bhw
Anakmu bukanlah milikmu
mereka adalah putra kerinduan sang hidup pada diri Nya sendiri
Lewat engkau mereka lahir, tapi bukan berasal dari dirimu
Engkau boleh tumpahkan segenap kasihmu, tapi jangan bentuk dan alam fikiranmu
Karena dia punya fikiran dan alamnya sendiri
Kau boleh meniriunya, tapi jangan paksa dia mencontohmu, karena kehidupan itu
tak pernah mengalir mundur dan kehidupan itu bukanlah terpancang pada hari
kemarin
Engkau boleh buatkan rumah untuk raganya, tapi jangan utk jiwanya.
Sebab jiwanya adalah penghuni rumah di masa depan yg tak mungkin kau kunjungi
sekalipun dalam mimpi2 mu
Engkau adalah busur dan anakmu adalah anak panah yg sedang menluncur
melampau garis batas yg tak terbatas
Mangga itu jatuhnya tak jauh dari pohonnya. berusahalah menjadi pohon yg
terbaik, maka anakmupun akan ikuti jejak langkahmu tanpa perlu dipaksakan
Dia tumbuh sendiri, menyelesaikan persoalannya sendri, bergelut dg kesulitan
dan kerikil tajam serta jalan berbatu.
lepaskan segera genggaman jemarimu sewaktu anak itu bisa berdiri sendiri
biarkan dia menyelesaikan persoalannya
salam teriring do'a
K Suheimi
hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalammualaikum Wr Wb bapak Suheimi yth
Mumpung masih dalam suasana Hardiknas, hanifah nio batanyo tantang caro bapak
mandidik anak.
Umumno laki-laki nan mapan mamiliah istri yang bekerja hanya sebagai ibu RT,
sehingga anak-anak bisa diawas / dididik langsung oleh ibunya.
Tak semua pasangan bisa hidup ideal begitu.
Adakalanya sang istripun ikut pontang panting di luar rumah dan meninggalkan
anak-anak ke orang lain. Beruntung kalau ada neneknya atau saudara yang mau
membantu mengasuh / mendidik anak. Kalau tidak ada ???
Bapak dan ibu keduanya berprofesi dokter. Wah kebayang betapa sibuknya bapak
dan ibu.
Eh ternyata anak-anak bapakpun termasuk anak-anak yang berhasil. Alangkah
besarnya Rahmat Allah ke keluarga bapak.
Baa caro bapak dan ibu mandidik anak-anak sahinggo mampu menghantarkan anak
menjadi anak yang berhasil.
Itu sen dulu yo pak
Wassalam
Hanifah Damanhuri
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
Check out new cars at Yahoo! Autos.
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet
Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan
email yang terdaftar di mailing list ini.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---