Assalamualaikum wr.wb Da Nof dan sanak sadonyo.
Tentang Kepala Dinas yang "tidak tahu" kebijakan pimpinannya itu harusnya bukan merupakan hal yang mengejutkan. Pak Chaidir Latief berkali2 mengungkapkan kekecewaannya di milist MAPPAS. Waktu ikut rapat MPKAS di kantor pak Saaf bulan puasa kemaren, saya juga "meminta" para dunsanak untuk tidak otomatis menyimpulkan: jika Gubernur setuju, Kepala Dinasnya akan jalan; Jika Kepala Dinas OK, anak buahnya akan melaksanakan. Saya tidak bilang itu berlaku umum, tetapi itulah sebagian hasil selama 2 setengah tahun lebih di sana, dimana penugasan saya banyak berhubungan dengan bapak-bapak tersebut. Kemudian, yang saya lihat, tidak hanya di sana, tetapi ada ada di tempat lain juga, yang bisa ditarik "benang merahnya". Sama, begitu juga. Trend yang saya lihat sekarang adalah, kalau atasannya "dipegang", bukan otomatis yang dibawah juga kepegang; malah dalam banyak kasus saya lihat justru kalau kita "terlalu dekat" dengan atasannya, justru dipersulit di bawah. Saya tidak punya data empiris, tapi yang saya lihat, kecenderunga di Pemda bukan seperti di tentara. Ide untuk meminta bossnya memecat beliau? Please never do that, kecuali kalau anda benar2 yakin bahwa si boss itu adik kandung anda, dan si anak buah itu musuh bebuyutan keluarga kita secara turun temurun. Atau kalau anda seorang pemasok barang strategis, dengan bonus yang sangat besar untuk si boss. Meminta atasan memecat anak buahnya tidak akan produktif. Tidak semua orang di kantor itu yang "memusuhi" si "terpecat" tersebut. Malah itu akan membuat lingkungannya bersimpati: Pak itu dipecat gara2 permintaan dari ... Sekedar contoh, kebetula saya bekerja dengan suatu lembaga donor. Saya sering dengar - entah benar atau tidak - pak atau ibu itu diganti karena kita yang minta. Hasilnya? Ya memang dianya diganti, tapi "kerajaannya" belum tentu. Satu lagi, da Nof jangan pingsan karena KaDis Pariwisata mengatakan bahwa Promosi lewat Internet tidaklah efektif dg alasan tidak semua bisa buka. Msh lebih baik dg Brosur2 dan Road Tour...! . Jangan pingsan, Da. Juga tidak ada gunanya untuk 'memberikan pengertian yang benar" ke beliau. Mungkin beliau juga punya literatur atau hasil riset tentang itu. "Pakem" yang saya pahami untuk jaman sekarang adalah, jangan pernah mempertanyakan pendapat atau kinerja pejabat, apalagi di depan umum. Tapi cari celah positifnya. Misalnya, bagaimana kalau kita mencoba melihat ini sebagai peluang,? "OK, saya promosikan lewat internet, Bapak tolong lewat brosur dan road tour". Ga apa2 toh, kan brosur dan road tour itu pakai anggaran dia. Ya - kalau beliau mau - batu biar brosur dan road tournya itu tidak "menyimpang". Wassalam, Riri Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamualaikum ww Ajo, mohon maaf, rasonyo "alah wakatu no" pulo ambo manambah info saketek, supayo kito para pemeduli pariwisata iko indak kandua lo sumangaiknyo mambangun kampuang... Setidaknya masih ado 'harapan'... Sejak urusan Mak Itam, ambo agak acok sms jo BA-1. Sebatas urusan KA dan Pariwisata dlm batas2 tertentu. Kebetulan baliau minta agar semua sms2 dg beliau disimpan/Saving: "Nanti semua pemikiran2 ini suatu waktu kita butuhkan, perlu dibukukan, biar tampak jalan pemikiran rakyat Minang menanggapi sebuah perubahan", kecek beliau... Melihat dari bbrp sms beliau, rasanya BA-1 sangat besar harapannya thd inisiatif Pulang Basamo 2008 ini. Sangat beliau hargai sekali inisiatif ini. Beliau sangat setuju bahwa "berapapun jumlah orang yang akan pulang basamo 2008 nanti, akan sangat besar dampaknya thd promosi pariwisata Sumbar. Tambahan kata2 SEDUNIA pd Pulang Basamo 2008, bukan dari ambo. Tp resminya dicanangkan oleh BA-1. Pd 7 Januari 2007, BA-1 menghadiri dan melantik Pengurus IKMSM (ikatan Keluarga Minang Saiyo Melbourne) yg juga dihadiri oleh bbrp Pengurus IKMS Sydney. Pd acara itu, ambo minta dunsanak yg disana utk mencetak dan membagikan contoh poster PB2008 MinangUSA tsb agak 5 atau 6 bh. Sekedar buat info sajo. Tetapi sm mrk, eeh dicetak 70 buah dan ternyata malah kurang...! BA-1 sangat kaget melihat reaksi spontan ini. Ini kutipan bbrp sms beliau stlh acara peresmian IKMSM di Melbourne tsb. SMS 7 Januari 2007, 08.57: "Memang tak mudah utk kawan2 bisa berubah tapi harus kita lakukan, salah satu yg juga perlu kita bangun adalah IT kita yg lemah dan perlu lebih serius kita bangun. Isu baru yg dapat kita kembangkan adalah Pulang Basamo Masyarakat Minang se Dunia 2008. Krn dengar Amerika mau pulang maka Australia juga ingin pulang basamo, tinggal lagi Malaysia, Singapore, Mesir, Euro, dll. Nah gimana kalau kita programkan saja secara serius tema baru "Masyarakat Minang se Dunia Pulang Basamo 2008" dengan synergi kan semua elemen kita seperti Gebu Minang, MPKAS, Travel Agent, Pemda, Pers, dll. Saatnya Minang "berobah" bila perlu kita bangun Visi bersama. Kalau seabad yang lalu kita melahirkan Falsafah Minang "Adat Basandi Sarak", saatnya pula kini kita usung tema baru menjawab Era kesejagatan dengan jawaban cerdas oleh orang Minang agat kita selalu bisa unggul dalam kompetisi dengan etnis lainnya... (dikuduang setek)" Balasan sms ambo ke beliau 7 Jan 2007, 10.01: "Wow luar biasa nih Pak Gub. SETUJU...!! Warga Minang Amerika yg pertama plg bangga pasti mendengar hal ini... (dstnya). Jadi, kita seriusin aja kampanye PULANG BASAMO 2008 ini. Kita siapin semacam festival lgs dibawah komando Gubrnr. Kita harapkan yg akan dtg bukan hanya perantau Minang saja, ttp jg wisatawan domestik dan asing lainnya. Di Sumbar kita hrs kembangkan "how to improve our sense of service to our guests", ttp tetap dg 'kapalo tagak alias elegant...!', keep the smiling face, dan menjaga KEBERSIHAN terutama toilet umum. Krn ini akan jadi IMAGE Sumbar ke dunia luar. Dan image ini adalah DUIT buat kita di Sumbar (dstnya)...." Salah satu dari BA-1 lagi 8 Jan 2007, 17.12: "Kalau memang terujud perlu dipikirkan Tema yang dapat menggugah kesadaran rantau dan kampuang untuak bangkit dan bersinergi dengan sungguh-sungguh mengingat peluang seperti ini sangat jarang dan mungkin pertama kali, jadi bukan sekedar Nostalgia, tapi harus ada yang kongkrit untuk kemajuan Ranah Minang. Dan jadikan ini awal sesuatu yang besar yang ingin kita ujudkan, kita tak perlu berlarut-larut dengan selalu menyebut kebesaran tokoh tokoh Minang masa lalu, kita sudah bosan mendengarnya bila tidak ada pula upaya kini untuk kemajuan masa depan, bisa saja masa lalu bbrp tokoh Minang sukses untuk beberapa bidang seperti politik, diplomat dan agama, tapi mungkin masa depan tokoh Minang sukses dibidang Ekonomi dll. Atau Ranah Minang yang maju meski sedikit tokoh Nasionalnya, pokoknya perlu ada sesuatu yang membuat maju. Karena itu kita jadikan ini sebagai momentum untuk kebangkitan kesadaran baru bagi masa depan Minangkabau dalam kehidupan yang semakin global dan kompetitif. Nanti kita bahas lagi Nof. Wassalam" Dengan modal bbrp sms beliau itu, ambo lgs kontak bbrp wartawan dan juga dengan menggunakan SMS doang...:) Alhamdulillah, 8 Jan 2007 sore, Kantor Berita ANTARA sudah menyebarkan berita secara NASIONAL dg judul: "Sumbar gelar acara Pulang Basamo Masyarakat Minang Sedunia 2008". Bbrp respon positif thd inisiatif PB2008 ini, saya forward jg ke BA-1. Termasuk jg dr tokoh Koto Gadang yg mau ikut berpartisipasi... 9 Jan 2007, 15.43 (dr Sydney kalau gak salah): "Alhamdulillah respon positif tsb, kayaknya kita perlu rancang yang baik, perlu waktu yang panjang, perlu OC dan SC, perlu issue yang jelas untuk diangkat, perlu target yang jelas, perlu langkah yang kongkrit dan semuanya harus dalam bentuk panduan buku yang baik, bila perlu yang membukanya Presiden agar tak terkesan ekslusif sempit. Selamat Nof, kita lanjutkan perjuangan...". Sekembalinya beliau dari Australia, isu PB2008 ini masih ambo tinda lanjuti dg BA-1. Pada 27 Jan 2007, ambo mangajak Ketua IAI Nasional basuo jo Gubernur. Beruntung President MinangUSA Foundation juga sadang di Sumbar. Silahkan liat catatan ambo yg nomor 8 di : http://www.west-sumatra.com/index.php?option=com_joomlaboard&Itemid=78&func=view&id=302&catid=42 Dengan semakin existnya MAPPAS, rasanya ini peluang besar utk berkiprah utk Tahun 2008... dan tahun-tahun selanjutnya...! Kembali ke Dinas Pariwisata, terlepas dg mslh komunikasi di internal Pemda, kita jg sdh melakukan pendekatan jg sblmnya. 1 Desember 2006, di Ruang Rapat Paripurna Kantor Gubernur, sebeul presentasi MPKAS, ambo alah badiskusi panjang jo salah satu Kepala Seksi Dis Par Prop Sumbar iko (Bpk. Darmansyah). Stlh ambo tunjukan dan agieh poster PB2008, beliau sangat antusias dan akan mendukung. Sktr 20an Des 2006, ambo 3 jam diskusi di Starbuck Senayan City Jakarta jo Kepala Dis Par Prop Sumbar iko. Sehari sblm beliau rapek di Yogya ttg Dana promosi dr Pusat utk 5 propinsi unggulan pariwisata nasional. Ambo agiah juo beliau contoh Poster PB2008 dan apo dampaknyo utk Sumbar. Wakatu itu, beliau sangat setuju dan mendukung tuh... Mantap bana angguak beliau... Termasuk paham juga atas peranan utama milis Rantau-Net yg menyatukan kita perantau sedunia melalui Internet... Juga kita ngobrol ttg beli tiket, booking hotel, cari tujuan wisata di dunia sudah mayoritas melalui Internet. Jadi hampia pingsan ambo dapek sms dari Sekjen MAPPAS, bahwa Ka Dis Par Prop Sumbar di FORUM Seminar yg dihadiri Staf Ahli Meneteri Pariwisata mengatakan bahwa Promosi lewat Internet tidaklah efektif dg alasan tidak semua bisa buka. Msh lebih baik dg Brosur2 dan Road Tour...! Akhirul kata, kembali ke kita semua dalam menterjemahkan dan menindak lanjutinya. Sesuai dg keterbatasan waktu dan kemampuan yg kita miliki. Semoga juga BA-1 masih tetap konsisten dg apa yg telah beliau canangkan sebelumnya. Talabiah takurang, mohon maaf. Semoga berkenan. Terima kasih. Wassalam, Nofrins --------------------------------- Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast with theYahoo! Search weather shortcut. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Konfigurasi dan Webmail Mailing List: http://groups.google.com/group/RantauNet Tapi harus mendaftar dulu di: https://www.google.com/accounts/NewAccount dengan email yang terdaftar di mailing list ini. -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
