pak Saf Ambo dikirimi tulisan buya Masud Abidin mengenai ABSSBK Kalau alah langkok kan bisa lkito cetak Chaidir N Latief Dt Bandaro
----- Original Message ---- From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, July 15, 2007 3:03:59 PM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Abih Jatuah Tatimpo Janjang , Perlakuan Hukum Adat di Payakumbuh Assalamualaikum w.w. pak Sekjen, Ambo nan alah baumua 70 tahun ko sajo masih tacangang-cangang jo kaadaan kampuang kito nan tacinto tu. Manuruik pandapek ambo, salah satu sabab dari kabinguangan kito adolah karano indak ado kapastian, sagalonyo bisa ditakuak-takuak manuruik salero surang-surang. Dalam hubuangan itulah mako indak bosan-bosannyo ambo sarankan: TULIHKANLAH HUKUM ABS SBK TU, SUPAYO SALAIN BISA KITO PALAJARI BAIAK-BAIAK, JUO BISA KITO TAGAKKAN SACARO JANIAH. Wassalam, Saafroedin Bahar ----- Original Message ---- From: Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, July 15, 2007 12:53:26 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Abih Jatuah Tatimpo Janjang , Perlakuan Hukum Adat di Payakumbuh Apa sih sebetulnya yg salah dikampung kita tercinta ini? Apakah memang tingkat pendidikan dan pendidikan "budi pekerti" sudah sangat menurun...? Apakah pendidikan agama juga sudah berkurang? Sehingga banyak logika-logika sederhana pun keliatannya agak macet nih dlm kehidupan sehari-hari...? Pd hal kalau ambo simak di palanta iko, adat & budaya kito adl yg plg mantap nampaknyo...? Baa mangko jauah panggang dari api, terutamo bagi warga awak nan hiduik di kampuang...? Ado yg bisa memberi pencerahan...?? Trims. Salam, Nofrins/47 Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: On 7/14/07, zul amri wrote: > Liputan6.com, > > Sanksi hukum adat yang berdampak pada seluruh keluarga tersangka dijatuhkan > karena kejahatan Yasni dianggap mencemarkan nama baik kampung dan adat > Minangkabau. Ditambah lagi dengan fakta, bahwa tersangka dan keluarganya > bukan warga keturunan asli Baruah Gunuang. Kini, keluarga Yasni terpaksa > hijrah ke rumah orang tua mereka di daerah Cupak.(ADO/Tim Buser SCTV) > Wah, kok keluarganya ikut diusir ya? Apalagi bawa-bawa masalah keturunan asli/non-asli. Apakah memang begitu adat yang berlaku di wilayah itu? Sebagai perbandingan, dalam Islam juga ada hukuman buang yakni bagi pezina yang belum pernah menikah (selain didera 100 kali) dan itu pun hanya selama setahun. Keluarganya tidak dibawa-bawa. Juga jika hukuman telah diberikan maka tidak ada dendam atas pelaku karena hukuman yang digariskan syari'at telah menjadi penghapus dosa baginya. -- Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection. Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows. Yahoo! Answers - Check it out. ____________________________________________________________________________________ Sucker-punch spam with award-winning protection. Try the free Yahoo! Mail Beta. http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, bulan Juni 2008. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Harap memperhatikan urgensi posting email, yang besar dari >300KB. - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, tidak dianjurkan! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti (unsubscribe), kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id&cd=US&service=groups2. ========================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
