nakan rahima...

baa kok urang komunih di RRC bisa maabihkan korupsi
samantaro muslim indonesia ndak bisa ? dima salahnyo
tuh

sampai2 rahima nio manambah S jadi 3 ka mesir, apo
ndak talok dek sekedar s2 mesir tu...atau jgn2 malah
pendidikan mesir tu ndak  sasuai di terapkan di nagari
kito..

baa manuruik rahima..
--- Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Pak Saaf. Seperti yang saya katakan, sulit sekali
> memberantas korupsi yang dah menjadi darah daging
> dinegara kita ini. Tapi disisi Allah, tiada yang
> mustahil sepanjang niat kita dan usaha kita ada,
> serta
> pengorbanan kita untuk kearah sana juga ada.
> 
> Minimal kita, diri kita, anak cucu kita, dan teman
> akrab kita, kita perkenalkan dengan arti pengorbanan
> yang hakiki. Kata orang "Cinta butuh pengorbanan",
> maka, "Pemberantasan korupsi juga butuh
> pengorbanan".
> 
> Sudah sanggupkah diri kita berkorban untuk dicaci,
> dihina, diejek, dimarahi, dipersulit segala urusan,
> bahkan dipecat sekalipun dari jabatan kita hanya
> untuk
> mempertahankan kebenaran dan menjauhi korupsi, sogok
> menyogok ini? Sumber korupsi berasal muasal, bisa
> jadi
> dari menyogok ini(risywah), karena seorang pejabat
> selalu berusaha mengembalikan uangnya yang telah
> disogoknya untuk suatu jabatan tertentu, atau urusan
> tertentu.
> 
> Coba kalau ngak ada Risywah(sogok menyogok) itu,
> ngak
> ada keluar uang saat hendak menduduki suatu jabatan
> tertentu, saya kira para pejabat masih ngak mikir
> kembalikan uang terdahulu yang sempat hilang itu.
> 
> Ataupun penyebab korupsi itu adalah tuntutan dari
> keluarga, yang biasanya tuntutan (maaf), para
> pasangan
> kita, anak-anak kita yang lebih dr kadar gaji,
> kemampuan kita.Seharusnya sikap qanaah(puas, alias
> bersyukur, binti terima apa yang diberikan Allah
> dengan ridha dan ikhlas) itu yang harus ditanamkan
> pada diri anak-anak kita sejak dini lagi, jangan
> tamak, egois, mau diregut semuanya, dan selalu
> berbangga didepan tetangga, keluarga, teman, seakan
> ialah yang hebat, kaya, pintar dan sebagainya,
> sehingga malu kalau dilihat orang tidak seperti apa
> yang dibanggakan selama ini, maka jalan satu-satunya
> yah berusaha dengan jalan apapun untuk mewujudkan
> mimpi2 yang telah terlanjur dibanggakan ke orang
> lain
> itu).
> 
> Sebaik-baik pendidikan adalah pendidikan AlQuran dan
> hadits dalam mewujudkan kepribadian yang bersih,
> hati
> yang suci dari segala macam penyakit, tamak(tidak
> qanaah), penyakit korupsi, dan penyakit lainnya yang
> jelek, yang bersemayam dimasyarakat, didiri,
> dikeluarga kita.
> 
> "Kejarlah duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya,
> dan kejarlah akhiratmu seakan kamu mati besok".
> 
> Berat pengorbanan untuk mencapai yang baik dan
> berhasil itu.Tapi sebagaimana firman Allah sendiri
> Allah pasti akan memberikan kita berbagai cobaan,
> kalau memang kita ingin berhasil.
> 
> Ujian cobaan untuk memberantas korupsi itu dah
> siapkah
> diri kita akan kehilangan jabatan, dah siapkah kita,
> anak cucu, keluarga kita diejek, caci maki orang
> lain,
> dah siapkah kita sebagaimana ujian para nabi dan
> sahabat? Kalau semua masyarakat warga Indonesia ini
> dah siap dengan semua pengorbanan itu untuk dirinya
> sendiri, keluarganya saya kira korupsi imal di
lingkungan
> > kita sendiri. Seperti juga dengan ajaran orang tua
> > Nanda, saya menekankan kepada seluruh anak-anak
> saya
> > bahwa mereka saya besarkan dengan rezeki halal
> hasil
> > keringat saya sendiri, dan saya melarang mereka
> > untuk mendekati segala hal yang berbau korupsi.
> > Alhamdulillah sampai sekarang mereka masi
> mengingat
> > dan melaksanakan nasihat saya itu.
> > 
> > Saya mengkhayal, kalau semua atau sebagian besar
> > warga masyarakat kita dan sebagian  besar
> > penyelenggara negara bisa menahan diri untuk tidak
> > terlibat korupsi, rasanya tidak akan terlalu lama
> > bangsa kita hidup dalam keterpurukan seperti
> > sekarang.
> > 
> > Untuk itu kita perlukan seorang pemimpin nasional
> > yang selain jujur dan bersih, juga berwibawa dan
> mau
> > melaksanakan > 
> UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
> - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika
> melakukan reply. 
> - Posting email besar dari >200KB akan di banned,
> sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan
> mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
> - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang
> berminat dan kirim melalui jalur pribadi.
>
===============================================================
> 
> Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
> berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
> Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
> digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
> terima email individu lagi: >>
> [EMAIL PROTECTED] 
> 
> Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan
> lihat di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
> Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada
> Google Account di
>
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Jika anda, kirim email kosong ke >>: 
berhenti >> [EMAIL PROTECTED] 
Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] 
digest: >> [EMAIL PROTECTED] 
terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke