--- lex alimin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > nakan rahima... > > baa kok urang komunih di RRC bisa maabihkan korupsi > samantaro muslim indonesia ndak bisa ? dima salahnyo > tuh Mak Alimin... Kalau pertanyaan ini diajukan kesaya, saya belum bisa menjawabnya, karena saya belum melihat secara pasti di RRC itu habis benar Korupsinya. > > sampai2 rahima nio manambah S jadi 3 ka mesir, apo > ndak talok dek sekedar s2 mesir tu...atau jgn2 malah > pendidikan mesir tu ndak sasuai di terapkan di > nagari > kito.. > > baa manuruik rahima.. Hmmm....Penambahan S menjadi 3, ngak ada sangkut pautnya dengan masalah korupsi ini Mak. Saya ingin nambah S2 menjadi 3 itu karena beberapa pertimbangan: 1. Sabda Rasulullah" Tuntutlah ilmu dari buaiayan hingga keliang lahat". Ok lah, menuntut ilmukan ngak harus dengan titel S3, membaca aja dah cukup, ngak harus secara informal, tetapi non formal juga bisa, ngak harus bidang akademis secara resmi, non resmi juga bisa. Hmmm...benar sih..ilmu bisa dibaca saja, apalagi ilmu agama.Tapi ada beberapa hal yang mendorong saya mengikuti S3 di Mesir, khusus Al Azhar ini, secara akademis, atau resmi.Pertama, saya mencintai ilmu hadits ini, dimana ilmu ini sangat sulit dan unik, serta begitu pentingnya,yang sampai saat ini untuk orang asing menembusi bidang ini, khusus puteri belum ada yang sampai doktoral, magister aja baru dua orang, dan saya orang keduanya, yang pertama adalah Malaysia. Kalau selain Al Azhar banyak, banin(putera juga dah ada beberapa orang, yang puteri ini belum, sehingga saya penasaran kenapa sulitnya di puteri mahasiswi lulus dibidang ini). Saya suka mendaki gunung yang kata orang tinggi, bukit Sinai yang terkenal terjal dan sulit dicapai, alhamdulillah sempat juga saya sampai kepuncaknya, karena saya penasaran apa sih yang ada dipuncak bukit Tursina dimana Nabi Musa berbicara langsung pada Allah ta'ala itu? Dan saya cukup puas setelah sampai disana, memang luar biasa kekuasaan Allah Ta'ala banyak yang saya dapatkan dari pendakian itu, sampai-sampai saya masih bingung kenapa unta hanya bisa mendaki gunung selalu gelap(ngak boleh ada lampu), juga berjalan pas ditepi jurangnya, dan itu saya alami betul, saya naik onta dimalam hari, pas ditepi jurang, tapi belum pernah kedengaran ada yang jatuh oleh onta itu kebawah jurang. MasyaAllah Yang kedua, karena hanya satu-satunya di Mesir, mungkin juga di negara lain, diterapkan sistem kewajiban menghafal AlQuran minimal 15 juz buat S3. Alhamdulillah saya dah pernah hafal AlQuran itu, dan saya ingin mengulanginya kembali, kalau tanpa kewajiban dari kuliyah, sulit bagi saya mencari waktu untuk mengulangi hafalan AlQuran itu lagi, dan saya ingin memantapkan hafalan itu, dan salah satu jalan saya mengikuti kembali pendidikan secara formal, sebab kalau saya ngak bagus hafalannya, sangsinya yah tidak bisa lulus, dan saya suka itu, karena inilah yang mendorong saya untuk tetap mempertahankan AlQuran itu.Bukan berarti tanpa pendidikan formal, hafalan AlQuran itu ngak bisa mantap. tetapi jujur saya akui, AlQuran itu mendapatkannya sangat mudah, surah Annisa saja hanya 3 hari saya menghafalnya dah lancar koq, namun mempertahankannya luar biasa beratnya. 2, Kenapa saya masih ingin menambah S2 menjadi 3.Anak-anak saya masih kecil, butuh perhatian saya, dan suami ada di Kairo, jadi pas sekalilah saya kuliyah lagi disana, sambil nyelam minum air kata orangkan? Kenapa untuk ambil S2 yang begitu sulitnya aja, sampai-sampai untuk menulis skripsi saja, kita harus melalui jenjang kuliyah 2 tahun dengan sistem gugur, kalau ngak lulus satu mata kuliyah sajapun, ulang seluruhnya, kalau ngak lulus juga droup out. Alhamdulillah, kuasa Allah, saya bisa melewatinya dengan tanpa ada ujian susulan atau ulanganpun, sekali ujian langsung lulus, dan ini sulit dicapai mahasiswi Indonesia, juga asing lainnya.lantas kenapa S3 yang tidak harus pakai jenjang kuliyah dua tahun, hanya tinggal menulis saja, tidak bisa saya ambil, yang sulit saja saya bisa melampauinya, kenapa yang sedikit lebih mudah tidak saya ambil? Istilahnya"tanggung, kalau S3nya di Al Azhar tidak saya ambil juga, padahal S3 lebih gampang dari S2, untuk di Al Azhar ini). lantas, apakah pendidikan di Mesir, tidak bisa sesuai diterapkan di Indonesia ini? Wah,...saya kira ngak begitulah. Bisa saja sih.Tergantung kemauan pribadi masing-masinglah. Kemaren saya diundang makan siang pimpinan pesantren Canduang, beliau mantan pejabat di Sumbar ini, cerita punya cerita masalah korupsi ini, jawabannya hanya satu:" Yah..mo gimana lagilah Rahima, kalau ngak pakai uang, sulit urusan disini lancar...?".Saya pikir...yah...repot deh, kalau begini pemikiran mantan seorang pejabat. Ketika ditanya beliau, kamu tadi darimana jam istirahat? "Saya bilang dari warnet Pak". Lantas dibilangnya, kan disekolah kamu bisa internet?.Saya jawab aja:" Iyah,..tapi itukan internet yang bayar negara, bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan sekolah, masak saya harus pakai internet sekolah dalam urusan pribadi saya?, ini juga salah satu bentuk korupsi yang terselubung Pak?"(Hmmm.....). Wassalamu'alaikum. Rahima. __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Jika anda, kirim email kosong ke >>: berhenti >> [EMAIL PROTECTED] Cuti: >> [EMAIL PROTECTED] digest: >> [EMAIL PROTECTED] terima email individu lagi: >> [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi keanggotaan lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
