Memajukan Negeri.

 

Pada hakikatnya manusia itu berada dalam kekurangan dan sudah seharusnya
diadakan semangat dan kemauan untuk selalu berubah. Kemauan untuk selalu
memperbaiki diri menuju kekeadaan yang lebih baik. Hadis Nabi Muhammada SAW
melansir kira-kira demikain, manusia yang tidak membuat dirinya hari ini
lebih baik dari kemaren, berusaha membuat dirinya besok lebih baik dari hari
ini, adalah orang yang merugi. Merugi disini adalah menuju kehancuran. Ini
diadopt oleh managemen modern dengan istilah Continuously improvement.

 Kemudian Allah SWT telah nyata-nyata berfirman (kira-kira demikian): "Tuhan
tidak akan merubah nasib suatu bangsa, kalau tidak bangsa itu sendiri yang
berusaha merubahnya". Jadi perubahan kepada yang lebih baik, berusaha supaya
keadaan yang lebih baik itu adalah kewajiban setiap lapisan masyarakat.
Apalagi bagi yang mempunyai amanah, yang diberi kekuasaan supaya mengadakan
perubahan. Seyogyanya para birokrat harus menempatkan diri, malah
berkewajiban untuk mengadakan perobahan kearah yang lebih baik itu, mereka
menerima amanah dan diberikan wewenang untuk itu.

.....Selanjutnya baca di:  <http://darulmakmur.wordpress.com/>
http://darulmakmur.wordpress.com/ atau di http://parapatiah.multiply.com
<http://parapatiah.multiply.com/>  

Kata kunci dari kedua kutipan diatas adalah perbaikan atas awareness dan
preparedness dari lapisan yang berkompeten untuk mengadakan perbaikan
berkelanjutan. Sehingga dapat bersama maju bersama. "Kabukik samo mandaki,
kalurah samo manurun, sadanciang bak basi saciok bak ayam" sama dipahami
(aware) sama disiapkan (prepared) untuk dapat melayari gelombang laut
samudra dalam berlayar ke pulau "tujuan" ... mandiri.

Salam

Darul M. St. Parapatiah

 

P Save the earth,  please consider the environment before printing this
e-mail

 

  _____  

From: Dr.Saafroedin BAHAR
Sent: Thursday, December 13, 2007 7:13 AM



Assalamualaikum w.w. Nanda Boby dan para sanak sa palanta,

-- secara pribadi saya bertanya, apakah tidak akan semakin memalukan
Minangkabau jika kita mendorong para wisatawan ke Sumatera Barat yang masih
dalam demikian keadaannya? 

Saya belum dapat menjawab pertanyaan ini dan saya mengharap masukan dari
para sanak sa palanta pada umumnya dan jajaran MAPPAS pada khususnya. Untuk
itu saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. 

Sekiranya terhadap masalah tersebut di atas belum juga diperoleh ketegasan
kebijakan dan langkah yang konkrit oleh fihak yang berwenang di Ranah
sendiri, dan menganggap keadaan tersebut sebagai sesuatu hal yang sudah
biasa saja, dengan sangat menyesal  saya mempertimbangkan untuk mengundurkan
diri dari tugas`saya di MAPPAS ini. 


Wassalam,
Saafroedin Bahar





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
Website: http://www.rantaunet.org 
=============================================================== 
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: 
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan 
menyampaikan komitmen akan mematuhi Tata Tertib yang berlaku. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui 
jalur pribadi.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: 
[EMAIL PROTECTED] 

Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe 
Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di
https://www.google.com/accounts/NewAccount
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke