Kanakan Elthaf nn baik.Apo arti singkatan Sswbwr tu. Salam sacaro Islam atau 
gubio co anak2 mudo kini.Mak JB agak gamang memperhatikannyo.Dimaa kanakan 
kini.Salam mak JB pro keluarga.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Elthaf Hidjaz <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 20 Feb 2012 05:55:54 
To: <[email protected]>; Milis SMA1Bkt<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] Re: Fotografer Sumbar Satukan Tekad (foto - 300Kb)

Sswrwb, ASelamat pagi,

kanda Nofrins, sy atau banyak orang merasakan betapa besarnya peran
fotografer dlm memperekenalkn potensi tempat wisata d Sumbar atau juga
memperkenalkan lokasi wisata yg belum tersentuh malah tidak dianggap
yg kemudian stlah dipublish oleh fotografer mjd tujuan wisata baru d
mjd tujuan wisata favorit.

Dari kalangan kita aja, urang awak yg pergi merantau stlah tamat slta,
banyk yg belum pernah k sawahlunto, danau ateh danau bawah atau tempat
wisata lainnya d sumbar, maklum waktu sekolah sp sma sekian th silam
dg keadaan yg ada tidak sempat ke sana. Puluhan th di rantau mereka
sdh mengnjungi negeri lain atau belahan negara lain, mungkin kern
tugas, training dsbnya.
Sementara daerah wisata d sumbar belum sempat dikunjungi.

Sekian tahun berjalan dg kesempatan yg ada perantau urang awak ingin
mengunjungi daerah awak d ternyata tidak kalah indahnya d malah jauh
lebih indah view d suasananya dr daerah lain,  mereka datang dg
membawa rombongan kelg, teman sekantor dsbnya.

Smg tempat wisata d ranah Minangkabau makin banyak dikunjugi d
pengelolaannya makin baik, aamiin.

Salam
Elthaf, 51 th, asa biaro d jkt, ank 80 sma1bkt


On 2/14/12, Y. Napilus <[email protected]> wrote:
> Alaikumsalam ww,
>
> Kanda Idris,
>
> Terima kasih atas tanggapan Kkd. Mohon maaf baru balas, krn email2 dr milis
> tidak saya masukkan ke BB. Terkait saran Kkd memang begitu yang saya
> bayangkan dari 7 tahun lalu. Itu sudah terjadi dg situs yg sudah mengukir
> sejarah membantu "membukakan mata dunia" thd potensi pariwisata Sumbar:
> www.west-sumatra.com (hampir 6000 buah foto). Lalu terjadi juga dan menyebar
> melalui blog-blog pribadi. Semua dilakukan secara terbuka tanpa harus
> terikat dan membatasi diri sesama member saja.
>
> Cerita berubah stlh booming Facebook. Teknologinya terkesan sederhana
> dipakainya, posting apapun sangat mudah dan CEPAT...! Kenyataan yg paling
> menggoda dan diluar perkiraan adalah bahwa setiap orang rupanya suka sekali
> "berbalas pantun", saling komentar thd apa yg kita posting. Sampai urusan
> dapur dan tempat tidur sekalipun. Disusul kemudian dg munculnya "teknologi
> autis" yg fenomenal yaitu Blackberry, membuat orang semakin asyik masyuk dg
> gadget tsb sampai melupakan dunia hidup disekitarnya...
>
> Disisi lain, kunci paling mendasar utk para fotografer adalah komentar thd
> karya2 mereka. Walaupun komen cuman satu kata, itu sudah cukup buat mereka
> dan akan segera sharing lagi lebih banyak stlh itu. Dibandingkan dg situs
> terbuka, blog, dll., Facebook sangat leading dalam hal ini. Kondisi ini
> tidak bisa kita rubah begitu saja. Facebook saat ini tidak bisa dilawan, tp
> harus kita upayakan memanfaatkan kekuatan FB itu... Belum lagi kekhawatiran
> mereka akan penggunaan karya foto yg tidak mengindahkan etika Hak Cipta.
>
> Artinya, gak bisa kita minta kawan2 jangan posting ke Facebook saja,
> sementara di situs terbuka lainnya sangat minim komentar...! Kurang ada
> tantangan ataupun hadiahnya. Kalaupun ada bbrp situs favorit, itupun tempat
> ajang mereka berkompetisi. Cari pengakuan utk karya-karya mereka. Apalagi
> dari internal, belum terlihat apresiasi tsb. Ketika Indonesia menang pertama
> kalinya utk kategori foto di level ASEAN, malah di level pusat aja yg sibuk
> dan bangga dg prestasi itu...
>
> Walaupun sulit diukur scr persentase, tp dampak fotografi pariwisata ini
> mulai membuahkan hasil. Salah satunya bisa kita liat dari fenomena para
> perantau Pulang Kampung. Dulu mereka pulkam, langsung menuju kampung orang
> tuanya saja. Selesai salam-salaman bersilaturahmi, langsung ke Bandara atau
> Terminal, balik ke rantau. Sekarang sudah beda kecenderungannya. Setiap mau
> pulkam, sudah mulai berpikir BERWISATA. Bukan sekedar pulkam saja. Krn
> ternyata "kampung tetangga" lebih indah dan menarik untuk dikunjungi juga.
> Malah dorongan keinginan pulkam sekarang oleh krn banyaknya foto2 yg
> menyebar kemana-mana. Pengakuan dr bbrp reporter dan produser, Media TV pun
> akhirnya banyak meliput ke Sumbar, juga krn mereka search di Google,
> ketemunya ya foto-foto keindahan Sumbar itu...
>
> Ini salah satu contoh nyata lagi. Bisa dibaca jg kronologisnya di status
> Facebook saya. Budaya lokal yg tadinya tidak terperhatikan oleh daerah utk
> dipromosikan, skrg Fotografer Kelas Dunia yg berduyun-duyun kesana dg
> kamera2 dan lensa2 yg kadang bahkan melebih harga sebuah mobil baru. Jangan
> liat saya disitu, tapi liat suasananya di berita SCTV Liputan 6
> ini: http://tv.liputan6.com/main/read/3/1075184.
>
>
> Itulah sebagian isu seputar masalah fotografi utk Pariwisata ini. Dan ini
> merupakan tantangan juga buat saya dlm membangun situs fotografi pariwisata
> berikutnya: www.faceofindonesia.com yg hingga kini masih berstatus beta
> testing. Semoga pengembangan dg team dr salah satu perguruan tinggi ternama,
> akan membuahkan hasil lebih baik nantinya. Mohon dukungannya utk itu...
>
> Baik sekian dulu. Saya kurang tahu apakah ini bisa menjawab kegundahan Kanda
> Idris atau tidak. Setidaknya itu bagian yg saya pahami hingga saat ini.
> Talabiah takurang mohon maaf sebelumnya. Terima kasih utk dukungannya...
>
> Wass,
> Nofrins
> www.faceofindonesia.com/nofrins
> www.nofrins.west-sumatra.com
>
>
> ________________________________
>  From: Idris Ismail Talu <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Monday, February 13, 2012 9:54 PM
> Subject: Re: [R@ntau-Net] Fotografer Sumbar Satukan Tekad
>
>
> Assalamulaikum,
>
> Sanak Nofend jo sanak sapalanta nan ambo hormati,
>
> Alangkah indahnya penyebaran foto Ranah tercinta, jika 300
> fotografer cuma memaparkan 10 keping foto setiap orang, melalui 300 blog
> persendirian ka seluruh globe ini. Amat disayangi jika foto-foto indah itu
> disimpan dalam folder peribadi sahaja.
>
> Facebok terhad capaiannya kepada yang “friend” sahaja. Blog
> lebih terbuka.
>
> Fokus pada matlamat, insya Allah Berjaya.
> Wassalam,
>
> Idris Talu
> L61, Ipoh.
>
>
> 2012/2/13 Nofend St. Mudo <[email protected]>
>
>
>>http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=23663
>>
>>
>>Kota Bukittinggi
>>
>>Fotografer Sumbar Satukan Tekad
>>
>>
>> Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Senin, 13/02/2012  13:04 WIB • (fd) •
>> 34 klik
>>
>>
>>Bukittinggi, Padek— Sedikitnya 300 orang Fotografer se Sumatera Barat
>> berkumpul di
> Bukittinggi, Sabtu (11/2) dalam silaturahim untuk mempererat hubungan
> emosional sesama fotografer. Selain itu menyatukan visi berperan aktif
> dalam mempromosikan Sumatera Barat sebagai salah satu daerah tujuan
> wisata yang patut dikunjungi.
>>
>>Kegiatan yang diawali dengan hunting
>  foto tradisi “Pacu Jawi “ di Kabupaten Tanah datar, Sabtu siang itu
> cukup ramai dihadiri fotografer Sumatera Barat dan nasional, bahkan
> fotografer mancanegara juga terlihat hadir.
>>
>>Nofrin Napilus, salah seorang
> fotogrofer senior mengaku sangat bangga dengan kegiatan yang berhasil
> menyatukan hampir semua fotografer yang ada di Sumatera Barat tersebut.
>>
>>“Ini merupakan ajang pertemuan
> fotografer Sumatera Barat ang pertama kalinya di lakukan. Sebelumnya
> kegiatan silaturrahim atau berkumpulnya para pencinta fotografi itu
> dilakukan masing-masing komunitas saja. Ternyata kegiatan perdana ini
> disambut baik para fotografer. Sebab banyak yang ikut ambil bagian untuk
>  menyukseskannya,” kata Nofrins sebelum bergegas kembali ke Jakarta usai
>  silaturrahim Minggu (12/2).
>>
>>Selain untuk menjalin hubungan
> emosional antara sesama fotografer, kata Nofrin, kegiatan ini juga
> bertujuan untuk mempromosikan Sumatera Barat sebagai daerah tujuan
> wisata melalui bingkai foto hasil jepretan fotografer.
>>
>>“Kini juga sudah ada komitmen untuk
> membentuk sebuah Forum Komunikasi Fotografer dengan anggota yang hadir
> saat malam silaturahim sekitar 150 orang. Namun pada saat momen hunting
> foto pacu jawi ada sekitar 300-an yang hadir,” jelasnya.
>>
>>Meski hasil jepretannya tidak
> diposting pada satu website atau blog khusus, namun hasil jepretan
> masing-masing fotografer bisa diakses di sejumlah blog nasional dan
> internasional.
>>
>>Sementara itu salah seorang
> fotografer asal Bukittinggi, Erison J Kambari bersama Erdison Uncu menga
>  sangat senang diselenggarakannya kegiatan silaturrahim untuk menyatukan
>  para fotografer Sumatera Barat.
>>
>>“Kita sangat senang dengan kegiatan
> ini, di Pariangan, Kabupaten Tanahdatar,  Batusangkar terlihat semua
> kawan-kawan fotografer dari Sumatera Barat, Nasional bahkan
> Internasional,” terang Erison J Kambari.
>>
>> Erdison Uncu berharap agar
> fotografi mampu menjadikan Bukittinggi dan Sumatera Barat semakin
> dikenal dan dilirik sebagai daerah tujuan wisata internasional.
>>
>>“Semoga hasil-hasil jepretan dari
> fotografer jadi alat promosi memperkenalkan Sumatera Barat sebagai salah
>  satu destinasi wisata Internasoinal,” harap Erdison Uncu.
>>
>>Wali Kota Bukittinggi, Ismet Amzis
> dan Bupati Agam yang turut hadir dalam kegiatan ini, sangat apresiatif
> dan mendukung keinginan para fotografer untuk mempromosikan  Sumatera
> Barat lewat hasil foto-fotonnya.(fd)
>>
>>
>>http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=23663
>>
>>--
>>Wassalam
>>Nofend | L-35 | CKRG
>>
>>
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
Sent from my mobile device

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke