Sanak Sa Palanta nan Ambo Hormati

Harian Haluan Jumat, 04 Januari 2013 menurunkan artikel "Mengurai Macet Koto
Baru Sekarang atau tak Pernah!" [1], yang menarik. Menarik, karena bukan
sekadar keluh kesah, tetapi juga disertai solusi yang masuk akal dan tidak
bersifat instan

"Kabar buruk" yang diangkat, yang umumnya sudah diketahui publik, kemacetan
di Kotobaru dan Padangluar membuat antrean kendaraan dari arah Kota Padang
dan arah Kota Bukittinggi mencapai 3 kilometer, yang terjadi dari pagi
hingga sore dan hampir sepanjang tahun-dengan segenap biaya
sosial/ekonominya-sebagai akibat "pasar tumpah" di Kotobaru dan Padangluar. 

Sedangkan kabar baiknya, Pasar Koto Baru dan Padang Luar sudah menjadi pusat
grosir hortikultura di Sumatera Tengah. Produk pertanian di sekeliling
Merapi dan Singgalang memang diangkut ke pasar itu untuk kemudian dibawa
oleh para pedagang grosir ke kota-kota lain di Sumatera Barat, Riau dan
Jambi.

Pesan tulisan jelas, betapa akutnya masalah infrastruktur di Sumatra Barat.
Kita boleh saja bermimpi Sumatra Barat menjadi apapun, Namun selama
infrastruktur tidak terbenahi, mimpi-mimpi tersebut akan tetap jadi mimpi
belaka.

Pertanyaannya apakah dana merupakan satu-satunya kendala?   

Tapi siapa pulalah awak ini  

Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 69+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok


[1] Lengkapnya dapat dibaca di:
http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content
<http://harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=20147:
mengurai-macet-koto-baru-sekarang-atau-tak-pernah&catid=13:haluan-kita&Itemi
d=189>
&view=article&id=20147:mengurai-macet-koto-baru-sekarang-atau-tak-pernah&cat
id=13:haluan-kita&Itemid=189

 

 

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/



Kirim email ke