Yup buat sementara karena blm ada keputusan pengadilan adalah riskan berburuk sangka, karena dosanya tidak akan diampunkan Allah kecuali dg langsung minta maaf dulu kpd ybs .... So sangatlah bijak bila kita tidak ter-lanjur2 dg dugaan2 yg tidak jelas landasan berpijaknya
Memang menurut kanda pada kasus yg hangat ini ada ya korelasi antara import daging sapi dg tingginya harga daging sapi dipasaran, sedangkan daging sapi yg di import tsb hanya digunakan utk kebutuhan industri spt hotel2 besar, restorant2 besar, pabrik2 sosis, pabrik2 daging kemas utk buger, pabrik2 steak, pabrik2 abon dll? Naiknya harga daging sapi utk rendang dan dendeng dan sup kesukaan kanda tu di pasar2 tidak ada kaitan-nya sama sekali dg daging import karena memang bukan utk itu peruntukan-nya Naik-nya harga daging spt yg kanda tuduhkan itu lebih kepada supply daging sapi lokal sesuai dg hukum supply demand komodity tsb Harga daging sapi pada tingkat harga sekarang adalah harga yg pas utk peternak walau tidak pas bagi penikmat kuliner dari daging sapi, kan bisa kanda bayangkan betapa sengsaranya peternak sapi kalau harga daging sapi itu turun misal ke angka Rp50 rb perkilo, lha kan mereka juga pingin anak2nya sekolah spt anak2 kita, adil kah kita namanya klu mau-nya harga daging jauh lebih murah ? Atau dg membuka sebesar2 keran import daging luar negri hingga harga daging itu merosot sementara dunsanak2 kita yg peternak itu jadi malas tak bergairah ngurus ternaknya lagi dan kita biarkan saja peternak itu hidup sengsara harga daging down Rp50rb/kg, sementara kita masih nikmat2 juga mangenyoh dan malulua kuliner dari daging sapi yg lezat dan berdecas cita rasanya itu diatas penderitaan peternak sapi kita ? Oh ya apa benar sih, urusan impor ka impor termasuk urusan impor daging sapi itu urusan kementrian pedagangan dan menko ekuin, dan bukan urusan yg lain dan bukan pula urusan kementrian pertanian ? wasalam abp61 Darwin Bahar <[email protected]> Kepada: Palanta Rantaunet <[email protected]> Cc: [email protected] Dikirim: Minggu, 3 Februari 2013 6:31 Judul: Re: [R@ntau-Net] "Mungkin Sekali Kita Sendiri Juga Maling" [*] ----- Pesan yang Diteruskan ----- This message is eligible for Automatic Cleanup! ([email protected]) Add cleanup rule | More info Dinda Arman; Betul sekali, yang penting jawaban dan solusi. Tetapi siapa yang menjawab juga tidak kalah penting, sebagaimana yang dinyatakan dalam sebuah ungkapan, “the singer, not the song” Eniwe, apapun jawaban/solusi yang diberikan, seyogyanya bukan mengejar rente ekonomi dari impor daging sapi pada saat masyarakat sedang tercekik oleh tingginya harga daging sapi di pasaran. Lebih-lebih jika yang memberikan jawaban tersebut pentolan sebuah partai dakwah. Bukan baitu, dinda? Wassalam, kanda, Wassalam, HDB SBK (L, 69+), Depok “Belajar itu dari ayunan sampai ke liang kubur”, hadis Nabi s.a.w. --- In [email protected], Arman Bahar wrote: > Pertanyaan mereka, pertanyaan kami dan pertanyaan kita bersama yg sudah lama > belum juga ada yg jawab ... Namun yg penting bukanlah siapa yg menjawab, tapi > apa jawabanya dan apa solusinya, kan gitu > abp ________________________________ > Dari: Darwin Bahar > Kepada: Palanta Rantaunet > Cc: darwin_bahar@... > Dikirim: Sabtu, 2 Februari 2013 7:00 > Judul: Re: [R@ntau-Net] "Mungkin Sekali Kita Sendiri Juga Maling" [*] > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > This message is eligible for Automatic Cleanup! (darwinb@...) Add cleanup >rule | More info > Nakan doto Arina sarato Sanak Sa Palanta nan Ambo Hormati; > Dengan kecendekiakawanan dan kepenyairannya yang terkenal tajam dan peka, > Taufiq Ismail berhasil memetakan kondisi Indonesia masa kini, yang terasa > sangat menggigit, namun saya pikir sangat bermanfaat bagi kita sebagai bangsa > untuk mawas dan memperbaiki diri > Ibarat sebuah kapal, Indonesia memang sedang oleng dihempas gelombang pasang > dan bocor di sana sini serta berlayar nyaris tanpa nakhoda. Pertanyaannya > apakah kita masih bersedia untuk berbasah-basah memperbaiki bagian yang > bocor, atau kita hanya berdesak-desak memilih bagian aman bagi diri dan > kelompok kita tanpa memerdulikan bahwa kapal Indonesia ini bisa terguling > karenanya. -- -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
