Pak Arman, maaf, rasanya daging impor juga dijual ke masyarakat umum di
swalayan besar seperti Giant (CMIIW). Saya setuju bahwa harga mestinya juga
cukup menguntungkan bagi produsen agar produksi tetap berjalan. Namun,
kekhawatiran banyak orang adalah kenaikan harga itu tidak dinikmati oleh
produsen/peternak.

Wassalaam,
---
Ahmad Ridha

On Feb 3, 2013 10:14 PM, "Arman Bahar" <[email protected]> wrote:
>
> Yup buat sementara karena blm ada keputusan pengadilan adalah riskan
berburuk sangka, karena dosanya tidak akan diampunkan Allah kecuali dg
langsung minta maaf dulu kpd ybs .... So sangatlah bijak bila kita tidak
ter-lanjur2 dg dugaan2 yg tidak jelas landasan berpijaknya
>
> Memang menurut kanda pada kasus yg hangat ini ada ya korelasi antara
import daging sapi dg tingginya harga daging sapi dipasaran, sedangkan
daging sapi yg di import tsb hanya digunakan utk kebutuhan industri spt
hotel2 besar, restorant2 besar, pabrik2 sosis, pabrik2 daging kemas utk
buger, pabrik2 steak, pabrik2 abon dll?

-- 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke