dengan senang sekali membaca surat yang disampaikan ke tiga bupati, tuhan telah 
memberkahi alam ini yang dititipkan kepada manusia yang tinggal disana. tapi 
TUHAN tidak memberkahi PIKIRAN DAN HARI NURANI manusia yang berkuasadiwilayah 
tsb. karena sudah dibutakan mata hatinya oleh tuhan. jadi kalau gitu jangan 
kita banyak mengharapkan.  sebaiknya penguasa yang memiliki hati nurani dan 
beriman serta berilmu. kita tunggu saja siapa yang berminat untuk berkuasa tapi 
amanah.
selamat berjuang dalam dunia maya


 
Eri Baheram
alias PITOPANG 19601227
Artistvägen 6
S-12135 Johanneshov
Stockholm-Sweden
hp. +46-73-744 99 90


________________________________
 From: Mochtar Naim <[email protected]>
To: rantaunet rantaunet rantaunet <[email protected]> 
Cc: MOCHTAR NAIM <[email protected]> 
Sent: Saturday, February 9, 2013 7:05 AM
Subject: [R@ntau-Net] SURAT TERBUKA MOCHTAR NAIM KEPADA KETIGA BUPATI LUHAK 
MINANGKABAU
 

 
 
 
 
SURAT TERBUKA DARI MOCHTAR NAIM 
KEPADA YTH KETIGA BUPATI DARI LUHAK TANAH DATAR, 
AGAM DAN LIMA PULUH KOTA
 
MENGENAI IDE MAMBANGUN LOKUS WISATA BUDAYA
DI TITIK PERTEMUAN KETIGA LUHAKMINANGKABAU 
ANTARA TABEK PATAH, SITUJUAHDAN BASO
 
Assalamu'alaikum w.w.,
 
Sambil menampung tanggapan dan pemikiran dari kawan2 di RN dsb, tentang ide 
membangun lokus pariwisata budaya di titik pertemuan antara ketiga Luhak 
TD/A/LK di persimpangan antara ketiga Luhak itu antara Tabek Patah, Situjuah 
dan Baso,saya memberanikan diri menyampaikanSurat Terbuka ini kepada ketiga 
Bupati kita yang wilayahnya bersebelahan di titik pertemuan antara ketiga 
Kabupaten tsb, untuk memintakan perhatian dan keterlibatan dari ketiganya.
 
Sumatera Barat walau termasuk salah satu dari pusat utama pariwisata di 
Nusantara ini, tetapi secara keseluruhan jauh ketinggalan dari Bali, Yogya dan 
beberapa daerah tujuan wisata lainnya.Pada hal Sumatera Barat dengan Alam 
Minangkabaunya diberkahi oleh Allah dengan keindahan alam yang tak terpermanai 
dan kekayaan budayanyayang boleh dikatakan khas di dunia ini. 
 
Dalam rangka itulah saya memintakan perhatian dan keterlibatan dari ketiga 
Engku Bupati yth. Wisatawan yang berkunjung ke daerah kita ini, setelah melihat 
keindahan alam di sana-sini, dan telah pula ke Ustano Rajo di Pagaruyuang, 
musium Puti Bungsu di Kebun Binatang Bukittinggi, ataupun pusat budaya nan tak 
selesai di Padang Panjang, kayaknya para wisatawan tak tahu lagi ke mana mau 
pergi untuk mengenal lebih jauh tentang aspek dan seluk-beluk budaya 
Minangkabau yang kita umumnya banggakan itu. Informasi tertulis tentang obyek 
wisata budaya ini pun kayaknya juga kurang sekali.
 
Makanya saya dan kami mengusulkan bagaimana kalau ketiga engku Bupati 
berbincang-bincang membangun lokus atau pusat wisata budaya di persimpangan 
ketiga Luhak TD/A/LK itu yang strategis dan skenis-indah itu. Entah apa dan 
bagaimana bentuknya, sayang kalau kita tidak memanfaatkan sebagai obyek wisata 
budaya Minangkabau. Dengan itu nanti, ketika para wisatawan selesai melihat 
ustano rajo di Pagaruyuang, sambil dalam perjalanan ke Payakumbuh dan 
Bukittinggi dapat pula mampir di simpang tiga budaya Luhak nan Tiga itu.
 
Bagaimana mengembangkannya dan apa yang dikembangkan, tentu akan banyak 
terserah kepada Engku Bupati yang bertiga. Yang kami rakyat berderai ini insya 
Allah akan selalu siap mendukung dan ikut menunjangnya.
 
Demikianlah, disertai salam dari ranah dan rantau, kami menanti jawaban dan 
reaksi dari ketiga Engku Bupati yang kami hormati.
 
Mochtar Naim
09/02/13   
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke