Setuju bana atas inisiatif Kanda MN. Mungkin ado sanak Palanta RN nan sadang di *Amerika* bisa mandatangi salah satu Locus, mambuek foto2 sarato kalau ado brosur2 dilokasi nan bisa jadi ide kawan2 Palanta RN mambueknyo sebagai sumbangsih ka ranah.
Salam, Darwin Chalidi, 63, Tangsel 2013/2/9 Mochtar Naim <[email protected]> > * * > * * > * * > * * > *SURAT TERBUKA DARI MOCHTAR NAIM * > *KEPADA YTH KETIGA BUPATI DARI LUHAK TANAH DATAR, *** > *AGAM DAN LIMA PULUH KOTA*** > * * > *MENGENAI IDE MAMBANGUN LOKUS WISATA BUDAYA* > *DI TITIK PERTEMUAN KETIGA LUHAK MINANGKABAU * > *ANTARA TABEK PATAH**, SITUJUAH** DAN BASO*** > ** ** > Assalamu'alaikum w.w.,**** > ** ** > Sambil menampung tanggapan dan pemikiran dari kawan2 di RN dsb, tentang > ide membangun lokus pariwisata budaya di titik pertemuan antara ketiga > Luhak TD/A/LK di persimpangan antara ketiga Luhak itu antara Tabek Patah, > Situjuah > dan Baso, saya memberanikan diri menyampaikan Surat Terbuka ini kepada > ketiga Bupati kita yang wilayahnya bersebelahan di titik pertemuan antara > ketiga Kabupaten tsb, untuk memintakan perhatian dan keterlibatan dari > ketiganya.**** > ** ** > Sumatera Barat walau termasuk salah satu dari pusat utama pariwisata di > Nusantara ini, tetapi secara keseluruhan jauh ketinggalan dari Bali, > Yogya dan beberapa daerah tujuan wisata lainnya. Pada hal Sumatera Barat > dengan Alam Minangkabaunya diberkahi oleh Allah dengan keindahan alam yang > tak terpermanai dan kekayaan budayanya yang boleh dikatakan khas di dunia > ini. **** > ** ** > Dalam rangka itulah saya memintakan perhatian dan keterlibatan dari ketiga > Engku Bupati yth. Wisatawan yang berkunjung ke daerah kita ini, setelah > melihat keindahan alam di sana-sini, dan telah pula ke Ustano Rajo di > Pagaruyuang, musium Puti Bungsu di Kebun Binatang Bukittinggi, ataupun > pusat budaya nan tak selesai di Padang Panjang, kayaknya para wisatawan tak > tahu lagi ke mana mau pergi untuk mengenal lebih jauh tentang aspek dan > seluk-beluk budaya Minangkabau yang kita umumnya banggakan itu. Informasi > tertulis tentang obyek wisata budaya ini pun kayaknya juga kurang sekali.* > *** > ** ** > Makanya saya dan kami mengusulkan bagaimana kalau ketiga engku Bupati > berbincang-bincang membangun lokus atau pusat wisata budaya di persimpangan > ketiga Luhak TD/A/LK itu yang strategis dan skenis-indah itu. Entah apa dan > bagaimana bentuknya, sayang kalau kita tidak memanfaatkan sebagai obyek > wisata budaya Minangkabau. Dengan itu nanti, ketika para wisatawan selesai > melihat ustano rajo di Pagaruyuang, sambil dalam perjalanan ke Payakumbuh > dan Bukittinggi dapat pula mampir di simpang tiga budaya Luhak nan Tiga itu. > **** > ** ** > Bagaimana mengembangkannya dan apa yang dikembangkan, tentu akan banyak > terserah kepada Engku Bupati yang bertiga. Yang kami rakyat berderai ini > insya Allah akan selalu siap mendukung dan ikut menunjangnya.**** > ** ** > Demikianlah, disertai salam dari ranah dan rantau, kami menanti jawaban > dan reaksi dari ketiga Engku Bupati yang kami hormati.**** > ** ** > Mochtar Naim**** > 09/02/13 **** > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
