Sanak Andiko, sanak Ronald dan para sanak sapalanta yth. Ambo setuju dengan saran sanak Andiko. Ada kesan peledakan (blow up) kasus penyimpangan PKS termasuk penghacuran nama (character assasination) tokoh2 yg terlibat, merupakan upaya utk menutupi (atau melupakan) kasus2 sebelumnya (Century, Hambalang, Panja RAB DPR, sampai ke Lumpur Lapindo) yg melibatkan banyak parpol.
Ada kemungkinan PKS dikorbankan sehingga kehilangan suara pada Pemilu 2014 sehingga parpol2 lain bisa menambah perolehan suara mereka. Apakah betul begitu? Kalau betul, bagaimana membuktikannya? Itu tugas pimpinan PKS yg perlu tegar dan cerdik menghadapi "prahara dalam wijikan"(mengutip ucapan alm Ali Murtopo) Salam Fashridjal M. Noor L65Bdg Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Andiko <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 23 May 2013 19:56:24 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [R@ntau-Net] Re: PKS PIYUNGAN: Pakar Hukum: Penegak hukum menghancurkan karakter tersangka, pertanda kasus hukumnya lemah Jadikan situasi kini untuk bersih-bersih. Akan lebih produktif konsolidasi ke dalam dibanding bertarung di panggung wacana. Kalau PKS melakukan penyelidikan internal dan diumumkan ke publik, mako publik akan lebih respek dari pado menggembar-gemborkan konspirasi. Kalaupun konspirasi itu bana, tidak akan ado konspirasi yang berhasil kalau indak ado potensi "keruntuhan" dari dalam yang bisa di garap agen-agen dari lua. Mungkin mamak-mamak yang dakek jo dunia intelijen bisa ma agiah masukan tentang operasi intelijen dan kontra intelijen. Ado ilimu komunikasi massa yang bisa digunakan. Masukan saketek dari ambo Salam andiko Pada Jumat, 24 Mei 2013 9:11:06 UTC+7, Ronald P Putra menulis: > > > http://www.pkspiyungan.org/2013/05/pakar-hukum-penegak-hukum-menghancurkan.html?m=1 > > Wassalam > Ronald - Depok > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
