Iko nan agak kareh solusi tawaran baliau, dari urang dalam bana Ustadz Mashadi pendiri PK serukan PKS bubarkan diri dan minta maaf ke rakyat Indonesia Samir Musa<http://www.arrahmah.com/news/2013/05/18/ustadz-mashadi-pendiri-pk-serukan-pks-bubarkan-diri-dan-minta-maaf-ke-rakyat-indonesia.html#>Sabtu, 9 Rajab 1434 H / 18 Mei 2013 23:13
*JAKARTA (Arrahmah.com <http://www.arrahmah.com/>) – *Gonjang- ganjing yang saat ini menimpa PKS hingga petingginya harus berurusan dengan KPK, ditambah lagi beberapa tokoh penting PKS tidak bisa lagi memberikan contoh yang baik kepada umat, membuat pendiri Partai Keadilan (PK) – yang merupakan embrio dari PKS – merasa jengah dan kecewa. Bentuk kekecewaan itu membuat sang tokoh pendiri partai, ustadz Mashadi mengusulkan agar PKS sebaiknya dibubarkan saja. “Saya minta supaya PKS itu membubarkan diri dan seluruh asetnya dijual dikembalikan ke masyarakat dan kemudian minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia,” ujar ustadz Mashadi di depan ratusan orang yang menghadiri acara diskusi “Parpol Islam: Solusi Atau Masalah” yang diselenggarakan oleh Forum Studi Islam (FSI) FISIP UI, Rabu lalu. Pernyataan tegas ustadz Mashadi tersebut disampaikannya sewaktu menanggapi paparan para pembicara dalam acara diskusi tersebut. Alasan beliau meminta agar PKS dibubarkan karena dirinya merasa sangat sedih dan kecewa melihat orang-orang yang dahulu bersama dengan dirinya bisa sampai tersangkut kasus korupsi. Baginya ditangkapnya LHI oleh KPK dan dipanggilnya Hilmi Aminuddin ke KPK merupakan sesuatu yang tidak bisa beliau bayangkan sebelumnya. “Ini benar-benar unpredictable tokoh partai dakwah bisa terlibat kasus seperti ini,” katanya dengan nada kecewa. Menurut beliau jika PKS itu diistilahkan sebagai sebuah brand atau merk dagang, maka PKS sudah tidak layak lagi untuk dijual. Ditangkapnya LHI dalam kasus korupsi oleh KPK, bagi beliau sebagai sesuatu yang tidak masuk akal. “Tidak masuk akal pemimpin puncak jamaah dakwah di Indonesia ditangkap oleh KPK dan ditahan atas tuduhan korupsi,” tegas ustadz Mashadi. Selain meminta agar PKS membubarkan diri, beliau juga membantah pernyataan salah seorang pembicara diskusi Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra, SH yang mengatakan orang-orang yang sekarang di dalam tubuh PKS hanya mengadopsi ideologi Ikhwanul Muslimin. Namun menurut beliau justru PKS itu merupakan representatif Ikhwanul Muslimin yang ada di Indonesia. Dikenal sebagai sosok bersahaja, ustadz Mashadi termasuk generasi awal gerakan Tarbiyah (Ikhwanul Muslimin) di Indonesia. Di era reformasi, beliau bersama dengan ustadz Abu Ridho-lah yang sangat getol mewacanakan agar jamaah Tarbiyah membentuk partai politik dengan alasan memanfaatkan momen yang terjadi saat itu. Dan di tahun 1999 resmi berdiri partai politik yang berasal dari jamaah tarbiyah dengan nama Partai Keadilan (PK) – yang setelah tidak lolos electoral treshold berganti nama menjadi PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Karena kesederhanaannya sewaktu menjadi anggota legislatif di era PK, Ustadz Mashadi di pemilu 2004 menjadi salah satu ‘jualan’ PKS untuk meraih simpati masyarakat. Dan terbukti pada pemilu 2004, PKS meraih suara yang signifikan. (islampos/arrahmah.com<http://www.arrahmah.com/news/2013/05/18/ustadz-mashadi-pendiri-pk-serukan-pks-bubarkan-diri-dan-minta-maaf-ke-rakyat-indonesia.html> ) - See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/05/18/ustadz-mashadi-pendiri-pk-serukan-pks-bubarkan-diri-dan-minta-maaf-ke-rakyat-indonesia.html#sthash.ATuaFVTy.dpuf Pada Jumat, 24 Mei 2013 10:08:24 UTC+7, [email protected] menulis: > > Sanak Andiko, sanak Ronald dan para sanak sapalanta yth. > > Ambo setuju dengan saran sanak Andiko. Ada kesan peledakan (blow up) kasus > penyimpangan PKS termasuk penghacuran nama (character assasination) tokoh2 > yg terlibat, merupakan upaya utk menutupi (atau melupakan) kasus2 > sebelumnya (Century, Hambalang, Panja RAB DPR, sampai ke Lumpur Lapindo) yg > melibatkan banyak parpol. > > Ada kemungkinan PKS dikorbankan sehingga kehilangan suara pada Pemilu 2014 > sehingga parpol2 lain bisa menambah perolehan suara mereka. > > Apakah betul begitu? Kalau betul, bagaimana membuktikannya? Itu tugas > pimpinan PKS yg perlu tegar dan cerdik menghadapi "prahara dalam > wijikan"(mengutip ucapan alm Ali Murtopo) > > Salam > Fashridjal M. Noor > L65Bdg > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: * Andiko <[email protected] <javascript:>> > *Sender: * [email protected] <javascript:> > *Date: *Thu, 23 May 2013 19:56:24 -0700 (PDT) > *To: *<[email protected] <javascript:>> > *ReplyTo: * [email protected] <javascript:> > *Subject: *[R@ntau-Net] Re: PKS PIYUNGAN: Pakar Hukum: Penegak hukum > menghancurkan karakter tersangka, pertanda kasus hukumnya lemah > > Jadikan situasi kini untuk bersih-bersih. Akan lebih produktif konsolidasi > ke dalam dibanding bertarung di panggung wacana. Kalau PKS melakukan > penyelidikan internal dan diumumkan ke publik, mako publik akan lebih > respek dari pado menggembar-gemborkan konspirasi. Kalaupun konspirasi itu > bana, tidak akan ado konspirasi yang berhasil kalau indak ado potensi > "keruntuhan" dari dalam yang bisa di garap agen-agen dari lua. Mungkin > mamak-mamak yang dakek jo dunia intelijen bisa ma agiah masukan tentang > operasi intelijen dan kontra intelijen. Ado ilimu komunikasi massa yang > bisa digunakan. > > Masukan saketek dari ambo > > Salam > > andiko > > Pada Jumat, 24 Mei 2013 9:11:06 UTC+7, Ronald P Putra menulis: >> >> >> http://www.pkspiyungan.org/2013/05/pakar-hukum-penegak-hukum-menghancurkan.html?m=1 >> >> Wassalam >> Ronald - Depok >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] <javascript:>. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
