Assalamualaikum Pak Zaid Dunil nan ambo hormati, Luar biasa SWOT analisis Bapak. Alangkah mulianya seandainya saja Bapak mau melakukan analisis yang sama kepada rumah sakit rumah sakit pemerintah type A type B di Sumatera Barat dengan maksud memajukan pelayanan rumah sakit anak negeri tersebut. Agar rumah sakit tersebut menjadi menang dalam persaingan menghadapi katakanlah RS para penjajah ekonomi yang hanya cari untung untuk dibawa ke negerinya. Banyak rumah sakit yang awalnya dibuat gang jtr lalu kemudian kepemilikannya jatuh ke singapura. Disini nasionalisme jtr perlu dipertanyakan. Kalau ilmu bapak diberikan secara cuma2 untuk JTR...pertama tentu sama saja memberikan peluru untuk 'membunuh' rumah sakit negeri. Atau karena mereka mempunyai konsultan yang bekelas maka masukan bapak hanya menjadi sampah. Saya berdoa agar para direktur rumah sakit pemerintah daerah sumatera barat memahami persoalan ini. Bahwa mereka bekerja dengan dana terbatas, bahwa mereka bekerja bemuatan kepentingan orang banyak, bahwa mereka bekerja dinilai who untik mengurangi indikator kesehatan, dan bahwa mereka bekerja one man show dimana keberpihakan pemerintah kepada mereka 'sangat rendah' terbukti rezim pemerintah memberikan izin seenaknya mengatasnamakan liberalisasi ekonomi,dan bahwa pemodal kapitalis siap menggunakan berbagai cara untuk mengeksplorasi ranah minang atas nama keuntungan. Entahlah... Ranah minang semakin nyata seperti sepiriang gulai gajebo nan siap jadi rebutan... Akankah ranah minang menjadi boneka boneka singapur seperti yang sdh menggejala di daerah daerah lainnya? rahyussalim Sent from my BlackBerry 10 smartphone.
Sdr Mulyadi dan sanak sapalanta nan saya hormati Re : Investasi LGG Sdr Mulyadi , saya senang baca tulisan anda. Dua tulisan anda termasuk postingan sebelumnya yang berjudul “Kosmopolit Minang vs Tuhan Modernitas” padat dengan makna, filsafat , juga ayat ayat yang relevan dengan konteks yg dibahas, bertutur mengalir dan enak dibaca. Kajian kajian filsafat yang anda kemukakan cukup mendalam terutama bagi saya yang kurang dalam mempelajari falsafah. Namun kesimpulan yang disampaikan dalam kedua tulisan itu sepertinya ada perubahan. Walaupun pada tulisan pertama tidak disimpulkan tegas namun saya menyimpulkan bahwa anda sependapat dengan penolakan sanak di palanta. Pada tulisan kedua, anda ‘meminjam’ kacamata al Kilani dalam mengambil kesimpulan agar pembangunan RS Siloan di kota Padang itu “diundur”, dengan memberikan alasan sebagaimana hadist yg disampaikan oleh HR Muslim. Memang suatu masalah yang begitu kompleks , tidak mudah mengambil sikap hitam putih. Karena penentu atas keputusan bukan hanya dari satu pihak saja. Minimal ada tiga pihak yang menentukan jadi atau tidaknya investasi RS LGG itu. Pertama pihak Lippo sendiri. Kedua Pemerintah Kota dan ketiga masyarakat sebagai pemilik sejati wilayah/kota Padang. Pemerintah kota dan masyarakat sudah diketahui arah dan kecendrungan pendapatnya yang nampaknya berseberangan. Walaupun sebenarnya bisa saja ‘silent mayority’ masyarakat lebih banyak yang setuju karena investasi ini sesuai denga program Pemerintah kota dan secara ekonomi menguntungkan bagi masyarakat.Yang belum jelas adalah bagaimana sebenarnya pandangan dari sisi investor atau LGG melihat masalah ini. Saya mencoba mereka reka kira kira kalau dituangkan dalam SWOT analysis akan bagaimana nantinya kekisruhan ini berakhir. Berikut SWOT analysis rekaan itu. SWOT Analysis RSS di Khatib Sulaiman Padang, Strength - 1.Pasar tersedia. Kecendrungan masyarakat berobat ke LN cukup tinggi karena RS setempat tdk memadai. Sasaran pasar adalah kelas menengah ke atas yg jumlahnya semakin meningkat di Padang/Sumbar. - 2Tenaga kerja (tenaga medik) tersedia, tingkat pengangguran di wilayah investasi tinggi, tdk ada kesulitan mendapatkan tenaga medik - 3.Pemda setempat sangat kooperatif - 4 Lokasi sangat strategis. Harga lahan akan cepat meningkat. Diperkirakan dalam 8 tahun nilai investasi akan naik mejadi 200 %. Hal ini didorong oleh, lokasi yg prima, inflasi karena kenaikan BBM. - 5.Pariwisata yg meningkat pesat seirama dengan ‘keterbukaan’ daerah terhadap pendatang. Wisatawan juga membutuhkan RS internasional. - 6.Kajian payback period menunjukkan , RS akan mulai untung pada awal tahun ke 3 beroperasi. Lebih cepat dibandingkan daerah lain karena di Padang tidak ada competitor potensial.Sehingga tarip bisa ditetapkan sedikit lebih tinggi. Dalam 8 tahun, kalau akan keluar dari bisnis ini maka nilai asset sdh menjadi 2 x lipat. Atau rata rata keuntungan per tahun dari peningkatan nilai asset mencapai 12,5 %. 7,Keuntungan operasional setiap tahun akan meningkat rata rata 15 sampai 20 % pertahun dari tahun tahun sebelumnya (sejak tahun ke 4). - 8. Investasi dibutuhka daerah, karena investor lain enggan masuk Sumbar. - 9. Pembangunan fisik 95 % memakai material lokal (murah), tenaga kerja lokal/buruh lokal tersedia melimpah. Secara tdk langsung sejalan dengan program Pemerintah Kota dalam mengurangi tingkat penganggurfan - 10. Ikut mendorong kegiatan ekonomi daerah (supplier, distributor, angkutan) Weakness - 1. Tenaga medik (perawat )yang ada belum siap pakai. Perlu pendidikan dan training lebih lanjut, terutanma ttg attitude dalam pelayanan agar setara dengan cara pelayanan RS internasional. - 2. Dr ahli dan super spesialis masih kurang. Perlu pendidikan lanjutan kalau menggunakan tenaga Dr setempat atau perlu didatangkan dari daerah lain. (Biaya dan gaji lebih tinggi) - 3. Peralatan /mesin deteksi penyakit modern spt sitiscan, rontgen dll 100 % import Opportunities: - 1. Relatif tidak ada competitor. Kompetitor lain tdk akan masuk karena pangsa pasar tdk terlalu besar. - 2. Kebutuhan akan RS bertaraf internasional sangat dirasakan oleh sebagian masyarakat (Menengah keatas) Treats - 1. Kelompok masyarakat tertentu cendrung menolak, karena khawatir terhadap isu kristenisasi dibalik investasi. Nama JT Riady /LGG dikaitkan dengan isu rencana terselubung utk menkristenkan orang Minang 2. Izin yg diberikan Pemeerintah Kota, belum di konsultasikan Wako dgn DPRD. Sehingga bisa dimentahkan lagi oleh DPRD. - 3. Ada rencana tata ruang yang dilanggar bahwa Jln Khatib Sulaiman merupakan lokasi yang hanya diperuntukkan bagi gedung gedung Pemerintah. Hal ini bisa menjadi alasan d dibatalkannya izin yg sdh diberikan karena beretentangan dengan peraturan yg telah ada. Apa yang akan dilakukan oleh Investor setelah SWOT analisis itu, sangat tergantung pada beberapa hal : 1. I. Apakah Treats bisa diatasi atau tidak. Kalau bisa diatasi (dengan berbagai cara) maka proyek akan ‘go on’. 2. II. Kalau tidak bisa diatasi, dan Pemerintah Kota membatalkan/ mencabut izin yg sdh diberikan, maka tindakan investor tentu berusaha mengembalikan kerugian yang dialaminya. Yang paling masuk akal adalah maju ke Pengadilan dan menuntut kerugian sekian…. (kira senilai 50 % dari rencana investasi itu- biasanya menggunakan pengacara kondang). 3. III. Apabila LGG tdk jadi investasi karena soal SARA ( Maaf ; masalah ini dilihat oleh banyak fihak sebagai masalah SARA) maka tanpa LGG berbuat apapun investor lain akan sangat berhati hati dan investor lain akan terpengaruh dan cendurng berpihak kepada LGG. LGG merupakan grup bisnis besar, punya jaringan dan hubungan baik juga dengan banyak investor lain. Pengalaman buruknya dalam investasi di Sumbar akan menjadi citra negatif bagi daerah ini dan itu akan tersebar dengan sendirinya dan akan mempengaruhi pula investor lainnya untuk masuk ke Sumbar. Mudah mudahan tidak terjadi hal hal buruk dalam menyelesaikan kisruh kasus investasi ini. Mohon maaf kalau ada yg kurang berkenan. Wassalam . Dunil Zaid, 70. Kampuang Ujuang Pandan Parak Karambia, Taplau , Padang. 2013/6/13 mulyadi putra <[email protected]>
. * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. | ||
- Re: Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Dit... taufiqrasjid
- Bls: Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Grou... Nugrah Sixcios
- Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Ditolak syaff . al
- Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Dit... Nugrah Sixcios
- Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Ditolak Dasriel Noeha
- Re: Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group... hrees_iie
- Re: Bls: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo G... Nofend St. Mudo
- Re: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik Lippo Group Ditolak Syafrudin ME
- [R@ntau-Net] RS Siloam Milik LIppo Group Ditolak mulyadi putra
- Re: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik LIppo Group Ditolak Zaid Dunil
- Re: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik LIppo Group Dito... rahyussalim
- Re: [R@ntau-Net] RS Siloam Milik LIppo Group Ditolak alhaqirwalfaqir
