Konon kabanyo, BBM ko ado rente ekonomi sendiri mak, banyak nan untuang
deknyo

Salam

andiko

On 6/17/13 10:23 AM, "[email protected]" <[email protected]>
wrote:

>Sanak2 sapalanta yth.
>
>Sajak tahun 1991 sampai kiniko, jadi alah 22 tahun dan 5 x ganti
>pemerintahan, kenaikan harga BBM telah menjadi isu utama.
>Apokah pemerintah indak baraja dari sejarah? Juo talalu tagantuang ka
>BBM, padohal banyak sumber enerji nan lain nan bisa dikambangkan
>
>Salam
>Fashridjal M. Noor Sidin
>L65Bdg
>
>
>Selasa, 30 April 2013 08:23:00
>Soeharto paling rajin, Habibie tak pernah naikkan harga BBM
>Reporter : Wisnoe Moerti
>
>Setelah berputar-putar dan berwacana mengenai kebijakan pengendalian
>subsidi bahan bakar minyak (BBM) mulai dari pemasangan RFID hingga
>kebijakan dua harga, kini pemerintah mulai berani mengatakan bahwa harga
>BBM kemungkinan akan naik. Meski belum menyebutkan secara spesifik
>besaran kenaikan, tapi pemerintah mematok harga BBM bersubsidi tidak akan
>lebih dari Rp 6.500 per liter.
>
>Kenaikan harga BBM bukan hal baru. Termasuk untuk Presiden Susilo Bambang
>Yudhoyono (SBY). Sebab, selama 2 kali masa pemerintahannya, SBY sudah
>tiga kali menaikkan harga BBM dan tiga kali pula menurunkan harga BBM.
>Tidak hanya SBY, empat Presiden Indonesia sebelumnya juga pernah
>mengalami masa-masa penyesuaian harga BBM.
>
>Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, harga BBM mengalami beberapa
>kali kenaikan. Pada 1991, Soeharto menaikkan harga BBM dari semula Rp 150
>menjadi Rp 550 per liter. Dua tahun kemudian, pada 1993, Soeharto kembali
>menaikkan harga BBM dari menjadi Rp 700 per liter. Hingga akhirnya saat
>krisis ekonomi menghantam Indonesia, harga BBM naik menjadi Rp 1.200 per
>liter pada 5 Mei 1998.
>
>Setelah rezim Soeharto runtuh dan digantikan Habibie, tidak ada sejarah
>kenaikan BBM. Hal ini cukup wajar mengingat masa kepemimpinan Habibie
>yang hanya seumur jagung. Habibie hanya 18 bulan menjadi presiden atau
>terhitung sejak 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999. Selama masa
>kepemimpinannya, Habibie justru menurunkan harga BBM dari Rp 1.200
>menjadi Rp 1.000 per liter.
>
>Di awal-awal masa kepemimpinannya, Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus
>Dur menurunkan harga BBM menjadi Rp 600 per liter pada April 2000. Namun
>tidak berselang lama tepatnya Oktober 2000, harga BBM kembali naik
>menjadi Rp 1.150 per liter. Pada Juni 2011, Gus Dur kembali menaikkan
>harga BBM menjadi Rp 1.450 per liter.
>
>Presiden Megawati Soekarnoputri juga pernah menerapkan kebijakan yang
>sama. Pada Maret 2002, Megawati menaikkan harga BBM dari Rp 1.450 menjadi
>menjadi Rp 1.550 per liter. Mega kembali menaikkan harga BBM menjadi Rp
>1.810 per liter pada awal Januari 2003.
>
>Selama dua periode kepemimpinan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiga
>kali menaikkan harga BBM dan tiga kali pula menurunkan harga BBM. SBY
>menaikkan harga BBM menjadi Rp 2.400 per liter pada Maret 2005. Harga BBM
>kembali naik menjadi Rp 4.500 per liter pada Oktober 2005. SBY kembali
>menaikkan harga BBM menjadi Rp 6.000 per liter pada 23 Mei 2008.
>
>Di penghujung 2008 atau menjelang Pemilu 2009, SBY menurunkan harga BBM
>menjadi Rp 5.500 per liter. Harga BBM turun lagi menjadi Rp 5.000 per
>liter pada 15 Desember 2008. SBY kembali menurunkan harga BBM menjadi Rp
>4.500 per liter pada 15 Januari 2009.
>
>Apakah di penghujung kekuasaannya kali ini, SBY bakal mengumumkan rencana
>kenaikan harga BBM kali ini?
>
>(mdk/noe)
># BBM NAIK
>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>Teruuusss...!


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke