saketek lai..

Kalau dari wikipadia, eh, wiki pedia..pertamax, dan sado BBm umumnyo
disabuik bensin / gasoline juo..
Jadi nan bensin nan mano ciek tu nan hargo di web numbeo tu alun pasti juo
lai..

Nama Produk Bensin

Bensin memiliki berbagai nama, tergantung pada produsen dan
Oktan<http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan>.
Beberapa jenis bensin yang dikenal di
Indonesia<http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia>diantaranya:

   - Premium <http://id.wikipedia.org/wiki/Premium>, produksi
Pertamina<http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina>yang memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 88.
[2]<http://id.wikipedia.org/wiki/Bensin#cite_note-2>
   - Pertamax <http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax>, produksi
Pertamina<http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina>yang memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 92.
   - Pertamax Plus <http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamax_Plus>, produksi
   Pertamina <http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina> yang memiliki
Oktan<http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan>95.
   - Pertamax 
Racing<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pertamax_Racing&action=edit&redlink=1>,
   produksi Pertamina <http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina> yang
   memiliki Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 100. Khusus untuk
   kebutuhan balap mobil.
   - Primax 
92<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Primax_92&action=edit&redlink=1>,
   produksi Petronas <http://id.wikipedia.org/wiki/Petronas> yang memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 92.
   - Primax 
95<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Primax_95&action=edit&redlink=1>,
   produksi Petronas <http://id.wikipedia.org/wiki/Petronas> yang memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 95.
   - Super 92 <http://id.wikipedia.org/wiki/Super_92>, produksi
Shell<http://id.wikipedia.org/wiki/Shell>yang memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 92.
   - Super Extra 95 <http://id.wikipedia.org/wiki/Super_Extra_95>, produksi
   Shell <http://id.wikipedia.org/wiki/Shell> yang memiliki
Oktan<http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan>95.
   [3] <http://id.wikipedia.org/wiki/Bensin#cite_note-3>
   - Performance
92<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Performance_92&action=edit&redlink=1>,
   produksi 
Total<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Total&action=edit&redlink=1>yang
memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 92.
   - Performance
95<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Performance_95&action=edit&redlink=1>,
   produksi 
Total<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Total&action=edit&redlink=1>yang
memiliki
   Oktan <http://id.wikipedia.org/wiki/Oktan> 95.



*Salam dan Terima Kasih,*
*Dedi Suryadi*


_____________________________________________________________________________
                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
Berani Bertindak Dan   *****
      ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
          "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
Others" (Hadith by Bukhari)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
".....*****
                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."


Pada 25 Juni 2013 18.24, Dedi Suryadi <[email protected]> menulis:

> Pak Ahmad Ridha,
>
> Kalau di lihat di web numbeo tu, nampaknyo tu hargo eceran..
> samantaro yang diartikel tu, adolah hargo per metrik ton nyo...mungkin
> sajauh tu bana haragonyo beda ndak..?
>
> *Salam dan Terima Kasih,*
> *Dedi Suryadi*
>
>
>
> _____________________________________________________________________________
>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
> Berani Bertindak Dan   *****
>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
>
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for
> The Others" (Hadith by Bukhari)
>
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
> ".....*****
>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
>
> Pada 25 Juni 2013 18.13, Ahmad Ridha <[email protected]> menulis:
>
>  Alangkah baiknya jika informasi tersebut diverifikasi dulu sebelum
>> dijadikan dasar berprasangka. Saya coba cari info sekilas dan sepertinya
>> harga bensin di Moskow, Rusia ada di kisaran Rp9000 per liter.
>>
>>
>> http://www.numbeo.com/gas-prices/city_result.jsp?country=Russia&city=Moscow
>>
>> Mohon info dari yang lebih mengetahui. Terima kasih.
>>
>> Wassalaam,
>> ---
>> Ahmad Ridha
>> On Jun 25, 2013 10:36 PM, "Dedi Suryadi" <[email protected]> wrote:
>>
>>> Dek karano mamak-mamak di RN ko banyak nan karajo atau pun mantan dari
>>> Pertamina, mungkin bisa pulo maagiah pandapek...
>>>
>>> *JAKARTA (voa-islam.com) -* Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H.M.
>>> Din Syamsuddin, MA menyatakan bahwa kebijakan menaikkan harga BBM adalah
>>> sebuah kezaliman.
>>>
>>>  Din Syamsudin menduga adanya permainan di balik kenaikan harga BBM,
>>> sebagaimana berita yang beredar tentang PT Pertamina Energy Trading
>>> (Petral) Ltd, anak perusahaan Pertamina di Singapura yang melakukan mark up.
>>>
>>>  “Saya dengar ada anak perusahan pertamina yang justru duduk di luar
>>> negeri, yakni Petral di Singapura. Berita yang beredar ini terjadi
>>> transaksi-transaksi mark up.  Kalau betul ada mark up 1 dollar per barel
>>> berapa triliun itu? Dan kemana uang itu?” tanya Din Syamsudin usai
>>> menghadiri Pengajian Politik Islam (PPI) di Masjid Agung Al-Azhar,
>>> Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Ahad (16/6/2013).
>>>
>>>  “Kalau itu kemudian dipakai untuk dana politik  dan akibatnya harus
>>> rakyat yang menanggung, subsidi dicabut lalu harga naik ini kan sebuah
>>> kezaliman,” imbuhnya.
>>>
>>>  *Petral dan Kebohongan Istilah Subsidi BBM oleh Pemerintah*
>>>
>>>  Untuk diketahui, Petral berdomisili di Singapura dan tugasnya adalah
>>> membeli minyak dari luar negeri untuk kebutuhan di Indonesia. Banyak pihak
>>> mencurigai adanya praktik kongkalikong dalam pengadaan impor minyak di
>>> Petral.
>>>
>>>  Direktur Eksekutif Petromine Watch Indonesia, Urai Zulhendri, mengaku
>>> mendapat kabar dari salah seorang sumber di Pertamina, yang mengungkapkan
>>> bahwa istilah Subsidi ternyata hanya kebohongan Pemerintah dan Pertamina.
>>>
>>>  “Saya sendiri perih menyaksikan kerakusan para pejabat di Pertamina.
>>> Harga premium & solar dari Russian oil itu cuma 425 USD per metrik ton atau
>>> sekitar kurang dari Rp 4.300,- per ltr,” ungkap sumber seperti dikutip
>>> Zulhendri seperti dikutip radaronline.co.id, Kamis (13/6/2013).
>>>
>>>  “Melalui Petral angka 425 tersebut dimark up 300 USD sehingga menjadi
>>> 725 USD dan oleh Pertamina disempurnakan mark up-nya menjadi 950 USD, angka
>>> inilah yang kemudian disebut sebagai harga pasar yang mengharuskan adanya
>>> istilah subsidi tersebut. Luar biasa bajingan Mas!!" tambah sumber di
>>> Pertamina tadi.
>>>
>>>  Apakah hal tersebut benar? “Jika benar, artinya mark up yang dilakukan
>>> mencapai 100%, dari harga 425 USD menjadi 950 USD, yakni Petral mengambil
>>> keuntungan 300 USD dan Pertamina mengambil keuntungan 125 USD,” jawab
>>> Zulhendri.
>>>
>>>  Hal ini, menurutnya, tidak mungkin terjadi Mark Up jika Petral
>>> langsung membeli minyak ke Produsen (NOC). Jelas bahwa ini mengindikasi PT
>>> Pertamina Energy Trading (Petral) anak usaha PT Pertamina (Persero) masih
>>> menggunakan Perantara (Mafia Minyak) dalam melakukan pembelian Minyak
>>> Mentah. “Tidak hanya itu, bahkan ada dugaan kuat juga Mark Up yang
>>> dilakukan PT Pertamina (Persero) sebesar 125 USD dicurigai sebagai bentuk
>>> Upeti/Commitment Fee dari Karen Agustiawan (Dirut Pertamina) yang diduga
>>> diberikan kepada Ani Yudhoyono untuk mempertahankan posisinya sebagai Dirut
>>> Pertamina,” bebernya pula. [Ahmed Widad]
>>>
>>>
>>> *Salam dan Terima Kasih,*
>>> *Dedi Suryadi*
>>>
>>>
>>>
>>> _____________________________________________________________________________
>>>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka
>>> Yang Berani Bertindak Dan   *****
>>>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
>>> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
>>>
>>> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>>>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for
>>> The Others" (Hadith by Bukhari)
>>>
>>> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>>> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
>>> ".....*****
>>>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You
>>> ..."
>>>
>>> --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>>> Grup Google.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>>
>>>
>>>
>>  --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>>
>>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke