Iyo raso ka 'rancak' mah kalau dalam pambagian harato laki-laki Minang diagiah 2/3 lai. Supayo pulang laki-laki nan potensial marantau cito tu. Baa ko urang rantau? Tarutamo nan laki2. Kok dapek 2/3 harato warisan di kampuang, iyo baduru kito pulang lai? Kito guluang galeh tu lai... Sungguahpun baitu, hati2 juo kito ko. Kok demo pulo induak2 di Minang beko. Indak buliah ditapiak banduanyo lai.....
Suryadi > --- bagindochaniago <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > Bissmilahirahmanirahim,.. > > Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh, Bapak > > Lembang Alam > > > > > > Alhamdulillah, apa yang apak tuliskan itu benar > dan > > saya mengerti > > tentang itu, hanya saja pengertian bernasab tidak > > hanya sebatas itu > > saja, mari kita perhatikan dibawah ini ; > > > > Diriwayatkan dari Abu Hurairah, rasulullah saw > > bersabda : > > > > "Pelajarilah silsilah nasab kalian agar kalian > > mengenali hubungan > > pertalian darah diantara kalian, sebab menyambung > > pertalian darah > > dapat menambah kasih sayang dalam keluarga, > menambah > > rizqi, dan dapat > > menambah usia." > > > > Berkata Umar bin Khattab : > > > > "Pelajarilah silsilah nasab kalian, janganlah > > seperti kaum Nabat hitam > > yang jika salah satu di antara mereka ditanya dari > > mana asalnya, maka > > ia berkata dari desa ini." > > > > Imam al-Halimi berkata : > > > > "hadits-hadits tersebut menjelaskan tentang arti > > pertalian nasab > > seseorang sampai kepada leluhurnya, dan apa yang > > dikatakan Nabi > > Muhammad saw tentang nasab tersebut bukanlah suatu > > kesombongan atau > > kecongkakan, sebaliknya hal tersebut dimaksudkan > > untuk mengetahui > > kedudukan dan martabat mereka." > > > > Dapat kita simpulkan bahwa, Nasab adalah silsilah > > hubungan pertalian > > darah dari garis keturunan laki-laki/ayah > > (patrilinial) dalam satu > > suku, dimana anaknya harus mengambil suku dari > > ayahnya. > > > > Contoh : umar alwi assegaf; umar adalah nama diri, > > alwi ayahnya, > > assegaf sukunya (fam). Perkawinan umar alwi > assegaf > > dengan ulfa ali > > assegaf dan siti hasan alhabsy membuahkan anak > > maka anaknya; Gures > > umar assegaf, abdullah umar assegaf dan Fathira > umar > > assegaf. inilah > > yang tidak ada pada orang minang. > > > > Sedangkan di minang, silsilah dibuat dari garis > > keturunan ibu > > (matrilinial) yang berkembang bagian dari anak > > perempuan saja sampai > > keanak cucu dalam satu suku. Jadi selama ini kita > > mengakui bernasab > > tapi tidak bersisilah hubungan pertalian darah > darah > > dari garis > > keturunan laki-laki/ayah (patrilinial) dalam satu > > suku, dimana anaknya > > harus mengambil suku dari ayahnya. Artinya kita > > mamahami Ilmu Nasab > > masih setengah-setengah, inilah yang membuat > > kerancuan dengan > > mengunakan sistem gado-gado. > > > > Setahu saya pemakaian nasab hanya dimaksud pada > > pemakaian ketika > > menikah atau yang lainnya, contoh panji bin Yamin > > atau pretty binti > > Yamin. Untuk keturunan suku dari ayah tidak > berlaku > > begitu juga dalam > > silsilah, karena suku yang pakai dari garis > > keturunan ibu atau suku > > ibu begitu juga silsilah. > > > > Alhamdulillah, saya merobah dimulai dari diri saya > > sendiri dan berikut > > keseterusnya kepada anak-anak saya mengunakan > > sistem patrilinial, > > karena saya mengambil itibar bahwa seluruh umat > > islam di dunia ini > > mengunakan sistem patrilinial, karena ada pepatah > > nan mangatokan ; > > mancalik contoh kanan sudah, mancalik tuah kanan > > manang. > > Kanda Bagindo. Terimakasih sudah menjelaskannya. > Saya rasa penjelasan kanda Bagindo, dapat menjadi > perhatian kita bersama. Agar tidak ada lagi > kerancuan > dalam sistem gado-gado ini.Karena dalil-dalil yang > dikemukakan cukup jelas. > > Kalau saya berpatokan bukan bertuah kepada yang > menang > Kanda, karena masing-masing bisa saja menyerukan > saya > yang menang, sebab patokan kemenangan bagi mereka > lain. > > Saya pribadi, akan mengikuti mana yang benar, dan > kebenaran yang sesuai dengan syari'at. Dan Syari'at > itupun yang memakai nash yang jelas. Itu aja > sebenarnya. > > Salah satu ciri Jam'ah yang dikategorikan masuk > surga > dalam hadits sebelumnya adalah :"Mendahulukan Nash, > ketimbang akal".Sebenarnya masuk dalam lanjutan > tulisan saya tentang "Sudahkah kita....". tapi > sayangnya saat ini, lap top saya, yang berisikan > data-data saya semua, termasuk tulisan yang sedang > saya kerjakan itu, entah kenapa tidak bisa dibuka, > sebelumnya masuk vyrus didata D itu. Kemudian lap > top > diinstall ulang. Nah,.data2 itu ngak kelihatan, ngak > tau kenapa, juga bagaimana mengembalikan data itu, > saya ngak tahu. > > Untuk dik Nofriadi(?), benar apa yang adik > diskusikan > dengan ...(?). Dalam pembagian harta warisan dalam > Islam harta apa sajapun, maka pembagian lelaki > haruslah dua kali dibanding perempuan. > > Kalau sudah dibagi, kemudian dihibahkan, silahkan > saja. Tetapi syaratnya adalah dibagi dulu. Dan saat > harta telah dihibahkan, kemudian yang menerima hibah > tadipun, juga harus membagi atau menurunkan hartanya > dengan cara sistem warisan sesuai Islam pula, (bila > kelak ia meninggal dunia), karena harta yang sudah > dihibahkan, otomatis telah menjadi pemilik > sipenerima > Hibah. Karena namanya harta akan bersangkut paut > kelaknya pada kewajiban zakat. Sementara zakat, > haruslah jelas pula siapa pemiliknya. > > Islam itu jelas, ngak ada yang samar-samar. Sebab > dalam hadits disebutkan "Halal itu jelas, yang Haram > itu jelas, dan perkara diantara keduanya adalah > syubhat,.". > > Inilah hikmahnya Allah dan RasulNya mengatur hukum > dalam Islam, sangat teratur, sangat adil, dan maha > benar. > > Wassalamu'alaikum. Rahima. > > > > > Demikian sekiranya harap maklum atas keterbatasan > > dan mohon maaf atas > > kesalahan saya, kepada Allah saya mohon Ampun. > > > > Dan katakanlah : " Yang benar telah datang dan > yang > > bathil telah > > lenyap " . Sesungguhnya yang bathil itu adalah > > sesuatu yang pasti > > lenyap .[Q.S, Al-Isra 17:81 ] > > > > Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh, > > > > Muhammad Yamin Bagindo Chaniago (45), Palembang > > > > "Lihatlah apa yang disampaikannya, dan janganlah > > lihat siapa yang > > menyampaikannya" > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Looking for last minute shopping deals? > Find them fast with Yahoo! Search. > http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ > =============================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN: > === message truncated === ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
