Ass ww

Sanak sapalanta n a h

Re : Investasi Lippo

Lapau kita ini adalah ajang untuk berdiskusi. Saling memberikan pendapat.
Apakah masalah jadi atau tidaknya investasi Lippo ini ini menjadi tanggung
jawab kita?, Jawabnya tidak. DPRD Padang saja tidak mau mengambil tranggung
jawab, karena tidak berani memutuskan , menerima atau menolak rencana
investasi Lippo itu. DPRD menyarankan supaya proyek itu ditunda. Sampai
kapan tidak ditegaskan. Padahal seharusnya kalau DPRD Menolak , alasannya
cukup banyak. Begitu juga jika akan diteruskan ada alasan yang tidak bisa
dibantah pula. Lalu apakah kita yang berpendapat berbeda itu berdosa ?
Pendapat itu menolak atau setuju kan berdasarkan analisis masing masing.
Kalau berpendapat saja berdosa bisa bisa tidak ada yang berani memberikan
pendapat nantinya. Setiap keputusan yang diambil akan selalu ada plus
minusnya, Tidak ada keputusan yang mutlak 100 % benar atau 100 % salah,

Kata akhir ada pada Walikota Padang dan aparatnya. Dia menjadi penanggung
jawab tunggal atas jadi atau tidaknya proyek itu dilaksanakan. Dia adalah
Pejabat eksekutif yang harus memikirkan perkembangan daerah, meningkatkan
pendapatan daerah , meningkatkan ekonomi daerah. Dia perlu investasi baru
guna menyediakan lapangan kerja bagi warganya yang menganggur. Tingkat
penganggurann yang setiap tahun meningkat akan memacunya untuk berkejaran
dengan  waktu, Sementara itu mereka yang menentang proyek ini tidak pula
memberikan jalan keluar bagaimana mengatasi pengangguran itu. Tidak pernah
ada alternative yang diberikan bagaimana  menyediakan lapangan kerja bagi
pengangguran yang semakin meningkat itu. Yang ada hanya melarang Lippo
investasi di Padang karena JR ditengarai membawa misi kristenisasi.  Di
palanta ini berkembang segala cerita tentang orang orang yang di murtadkan
dan sepertinya itu diarahkah agar kita memproteksi masyarakat dari
permurtadan itu. Apa iya begitu mudah orang minang yang dikenal kuat
aqidahnya , bahkan kuat adatnya (ABS-SBK) begitu mudah diajak menjadi
Kristen. Masyarakat kita punya rasa malu, tuo  tuo , mamak , bundo kandunag
akan malu besar ada kerabatnya masuk Kristen dan bahkan keluarga yang
menikah dengan pasanganya yang   kristen saja  bisa dikucilkan, dan itu
adalah salah satu mekanisme  adat yang akan terus berlaku. dan para
kamanakanpun tahu itu dan tidak akan berani  berpindah agama (kecuali kalau
jatuh cinta dan sedang mabuk kepayang.) Apakah mekanisme itu sudah tidak
jalan lagi sekarang , sehingga kita tidak percaya diri, sehingga menjadi
over protective kepada masyarakat kita yang tageh aqidah dan sdh punya
ABS-SBK ? Proyek ini mungkin pula bisa menjadi ujian.

Kembali kepada pokok persoalan, sampai kapanpun kita berdiskusi nampaknya
tidak akan ada titik temu, Dan karenanya kita tunggulah apa pak Wako Padang
berani mengeksekusi rencana ini atau tidak, Saya rasa diskusi kita tentang
pokok ini bagi saya, ini sudah cukup.

Wassalam.

Dunil Zaid, 70,5 .Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg,


2013/8/27 Ahmad Ridha <[email protected]>

> Assalaamu'alaykum, Pak ZulTan
>
> Sebelumnya mohon maaf, sepertinya kurang pas menempatkan risiko berdosa
> bagi pihak yang setuju jika terjadi dampak pemurtadan. Alasannya adalah
> bahwa kita tidak dapat mengetahui isi hati, niat, dan kejadian di masa
> depan. Kesimpulan yang sama (setuju atau tidak) pun tidak melazimkan
> motivasi dan tujuan yang sama.
>
> Jika ada yang setuju terhadap proyek Lippo padahal ia mengetahui adanya
> rencana pemurtadan, bisa dikatakan  ia berdosa karena bekerja sama dalam
> keburukan. Tentunya kita tidak dapat menggeneralisasi semua yang setuju
> seperti itu.
>
> Allahu Ta'aala a'laam.
>
> ---
> Ahmad Ridha
> On Aug 27, 2013 8:58 AM, "ZulTan" <[email protected]> wrote:
>
>>
>> Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, jo Dunsanak sapalanta,
>>
>> Umpamo investasi LIPPO ko batua mangurangi pengangguran di Padang atau
>> Sumbar, tantu pihak nan satuju dapek PAHALO nan mungkin ditarimo
>> taruih-manaruih sapanjang manfaatnyo ado.
>> Sadangkan pihak nan kontra ndak dapek imbalan apo-apo tapi indak badoso,
>> inshaallah.
>>
>> Sabliaknyo, jiko dampaknyo tanyato batua kristenisasi nan tajadi, tantu
>> pihak nan satuju tadi BADOSO GADANG nan mungkin ditarimo taruih-manaruih
>> pulo sapanjang kristenisasi tetap marak.
>> Sadangkan nan kontra BAPAHALO dek sato maminteh kamungkaran.
>>
>> Ringkasnyo:
>>
>> Pro:  BAPAHALO atau BADOSO
>> Kontra: BAPAHALO atau Indak BADOSO
>>
>> Kalau logika di ateh bisa ditarimo mako tagak di nan kontra inshaallah
>> pilihan nan labiah rancak.  Ambo ado di siko.
>>
>> Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tinggalkan yang meragukan
>> kepada apa yang tidak meragukanmu." [HR At-Tirmidzi dan berkata hadits ini
>> Hasan. Di-shahih-kan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Al Jami No. 3372.]
>>
>> Hakikat ragu adalah apabila sisi benar dan salahnya seimbang.
>>
>> Baa kalau kadua kamungkinan di ateh tajadi?  Pengangguran menurun dan
>> kristenisasi meningkat.
>>
>> Tampek tagak ambo tatap ndak barubah.
>>
>> "Maka janganlah kamu berada dalam keragu-raguan tentang apa yang mereka
>> sembah...." [QS Huud: 109]
>>
>> "Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi
>> kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka).  Maka janganlah kamu jadikan
>> di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka hijrah ke jalan
>> Allah..." [QS An Nisaa': 89]
>>
>> Salam,
>> ZulTan, L, 52, Bogor
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>>   1. Email besar dari 200KB;
>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke