Sanak Dunil Zaid, n.a.h.,

Bagi ambo nan ikuik mengkhawatirkan bahayo kristemisasi dari Group Lippo, bisa manarimo argumentasi sanak nan masuak aka pulo rasonyo jo ambo yakin pulo sanak indak manganggap remeh bahayo nan katibo itu.

Untuak itu sabagai pandukuang aspek positif nan sanak kamukokan, baa kiro-kiro sistem penerimaan karyawan nan dipakirokan bisa ditampuang 3000 urang nan tadiri dari tenaga profesional, medis,perawat/nurse, tenaga rontgen ..dst. Mungkin ndak bilo kito usulkan ka Walikota Padang , sabalun ditarimo jadi karyawan Lippo tu mereka digembleng dulu dek ustadzah Irene Handono, sahinggo mereka punyo bekal pertahanan diri dan bisa menangkal pengaruh nan mungkin nanti indak mereka sadari taadok upaya Kristenisasi. Disampiang itu bilo paralu 3000 karyawan itu justeru mamiliki kemampuan menarik jo ma Islam kan karyawan Lippo non muslim. tamasuak JR? "Manangkok buruang iyo jo buruang" kan baitu. Mamanciang ikan gadang jo ikan nan labiah ketek..

Jan sampai nanti karyawan nan ditarimonyo ditantukan mereka. Dalam hal iko mereka paliang cadiak. Kito sabagai suku bangsa Minangkabau harus labiah cerdas jo labiah lihai dari mereka. Ustadzah Irene Handono alah sangek bapangalaman dalam hal iko. Pado waktu musibah Tsunami di Aceh baliau aktif mambari pembekalan kapado tokoh2 ulama jo masyarakat Aceh jo kiek2 kristologi dalam rangko manghadoki misi tasalubuang bantuan kemanusiaan baiak dari DN maupun dari LN.
.
Dari aspek ekonomi, politik, sosbud dll, bialah sanak nan labiah ahli mambari masukan positif nan dimukasuik sanak DZ. Maaf kalau usulko ndak masuak diaka.

Wassalam,

Asmardi Arbi/ 72 , Kampai, Tangsel.


On 26/08/2013 15:01, Zaid Dunil wrote:

Sanak sapalanta n a h

Re : Investasi Grup Lippo

Ambo alah mangamukokan kalau pengangguran di sumbar meningkat dari tahun ke tahun. Khusus tahun 2013 s/d Februari 2013 pengangguran terbuka meningkat lebih kurang 4000 orang dari periode yang sama tahun sebelumnya. Tahun 2012 jumlah pengangguran di Sumbar “ hanya” 146, 9 ribu. Dan tahun tahun 2013 menjadi 151, 2 ribu. Penambahan lebih kurang 4.000 pengangguran itu adalah sisa dari pertambahan angkatan kerja tahun 2012 s/d tahun 2013 yang tidak berhasil memperoleh pekerjaan.

Dari tanggapan tanggapan terhadap masalah ini , hampir semua yang tidak sependapat menanggapinya focus kepada ‘kemungkinan’ aspek negatif dari investasi itu. Tidak ada yang memberikan jalan keluar bagaimana mengatasi pengangguran yang setiap tahun sdh dapat diyakini akan bertambah dan pasti pula akan menambah problem bagi masyarakat. Pengangguran itu dapat mempertinggi kriminalitas., menjadi beban keluarga, menjadi beban maysrakat dan menjadi persoalan bagi pemerintah Daerah. Seorang yang terlalu lama menganggur akan runtuh percaya dirinya, merasa tidak berguna, merasa menjadi pecundang dan bisa berbuat yang neko neko. Jelas Pemerintah tidak akan sanggup mengatasinya tanpa ada investasi yang masuk kedaerah ini. Pemerintah Daerah disemua Propinsi dan Daerah Tk II berusaha menarik investor masuk kedaerahnya dalam rangka disamping mengambil manfaat bagi pertumbuhan daerah, juga dan terutama adalah agar pengangguran di daerahnya dapat ditekan menjadi lebih rendah . Kita sebaliknya ‘mengusir’ investor . Dan lebih senang ‘pengangguran ‘itu bertambah setiap tahun tanpa jalan keluar untuk mengatasinya, yang penting investor yang dicurigai itu segera hengkang dari bumi Minangkabau . Sebagian kita tidak yakin kalau aqidah kita kuat untuk menagkal aspek negatif yang mungkin dibawa oleh Lippo itu. padahal di luar Sumbar orang Minang itu dikenal kuat agamanya Cobalah berikan pandangan yang realistis bagaimana mengatasi pengangguran yang semakin banyak itu tanpa investasi baru. Atau adakah yang bisa memasukkan investor baru dalam waktu dekat ini yang bisa menggantikan rencana investasi Lippo ?

@ Sanak Syafruddin ME n a hJumlah 3000 itu adalah yang akan bekerja di Rumah sakit, Hotel , Mall , Proyek Propery yang dibangunnya. Bukan buruh/tenaga kerja untuk membangun proyek itu, karena itu bukan tenaga yang akan diserap Lippo tapi tenaga kerja dari Kontraktor yang mengerjakan proyek mungkin tidak termasuk sebagai ‘pengangguran”. Tenaga yang dibutuhkan Lippo itu saya jamin tidak hanya diperlukan dalam 3 bulan, karena proyek yang dibangun Lippo itu bukan untuk 3 bulan sanak , tapi untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

@ Payakumbuah 2000

Sabuikan namo sanak , supayo bisa ambo tambahkan n a h dibalakang namo tu.

Manuruik ambo wacana itu sulit, karano paralu modal gadang dan bisa direalisasi tanpa bertele tele. Sekedar wacana indak akan mambantu mengatasi masalah pengurangan pengangguran.

@Sanak Rizalmarak n a h

Jumlah 3000 pengangguran yang akan berpeluang mendapat pekerjaan dari proyek Lippo itu , bukan sebagai ';babu'. Mereka sebagian besar adalah profesional, tenaga medik , suster/perawat, ahli rongent, apoteker, assisten apoteker, laborant , dokter , dokter ahli dan semua tenaga yang terkait dengan keberadaan Sebuah RS Besar yang modern, Memang ada pesuruh , cleaning service, sopir , tukang listrik dan tenaga pekerja dasar lainnya. Jadi beda dengan 'babu' . Pelayan yang bertugas di Mall juga tidak samalah dengan 'babu' karena di Mall juga mengenal tingkatan jabatan.

Ramalan sanak Rizal , kemungkinan mereka yang bangkrut karena keberadaan Investasi Lippo ini yang mungkin saja melebihi jumlah 3000, tolonglah berikan hitungannya dan kalau ada perbandingan yang sudah pernah terjadi.

@ Sanak E Datuk Rajo nan Tuo n a h

Tolong lah dipikiakan pulo nasib pengangguran nan samakin meningkek , nan makin lamo samakin banyak. Baa mangatasinyo ?

@ Sanak Asfarinal  (Nanang) n a h

Soal pak Wako Padang, ambo in dak ado komentar.

Soal Mall yang lama mati karena ada Mall baru yang lebih bagus, di Jakarta tidak seperti itu. Begitu juga di Bekasi, mall baru dan lama semua dikunjungi ‘berjubel’

Soal pedagang ketek yang mati karena ada mall dan Hypermart, tidak otomatis sebabnya karena keberadaan Mall dan Hypermart itu.

@Pak MNFN n a h

Ada sesuatu yang penting yang dilupakan oleh artikel “Ritel Modern berdampak Negatif”.

1.Bahwa “Ritel Modern” berupa Alfamart. Indomart , Circle K , & 7 Seven yang memang semakin meningkat jumlahnya itu adalah juga Usaha Kecil dan Menengah. Pemilik gerai Usaha Waralaba itu pengusaha kecil juga, sebagian besar adalah pribumi. Mereka secara tidak langsung sudah menjadi pesaing bagi Peritel Besar seperti Carrefour ; Giant ; Hypermart dan Perusahaan Peritel besar lainnya.

2.Pertumbuhan Ritel Modern Waralaba itu setiap gerainya menampung antara 8 s/d 10 tenaga kerja. Alfamart dengan gerai yang diperkirakan semkitar 6000 dan dan Indomart sekitar 7000 , berarti tenaga kerja yang ditampungnya sudah sekitar 130.000 tenaga kerja.

3.Itu adalah konsekwensi dari perkembangan pembangunan, Ritel Modern itu lebih baik , melayani lebih baik , lokasinya dekat dari perumahan dan konsumen tentu senang berbelanja ditempat yang lebih baik. Mungkin saja ada ‘korban’ dengan menurunnya omzet pasar tradisional, namun telah menumbuhkan pula pengusaha kecil baru pemilik gerai waralaba Alfamart ,Indomaret dsb.nya itu. Kita tidak bisa menghindar dari perkembangan dan kemajuan, dan Pemda juga perlu mempertinggi daya saing pasar tradisonal itu dengan membenahi pasar Tradisonal antara lain seperti yang dikemukakan Sanak Nanang. Di Jakarta, pedagang kaki lima saja diberi kiosk oleh Jokowi di blok pertokoan di Tanah Abang. Untuk diketahui, Saat ini Pasar Tradisonal masih menguasai 70 % . Kalau omzet mereka turun tidak otomatios disebabkan oleh keberadaan Mall dan Peritel besar. Mereka yang berada di Pasar Tradisonal itu juga perlu meningkatkan diri.

@ Sanak Syaf AL n a h

Indak ado komentar ambo

@ Sanak Rahyussalam rantau n a h

Penggambaran investasi itu sebagai ‘Tsunami’ berlebihan, karena setidak tidaknya dia telah membantu mengurangi pengangguran . Dan didaerah lain Investasi mereka tidak menjadi ‘Tsunami’

@ Pak Abraham Ilyas n a h

Lembaga pendidikan kristen , RS Kristen , Universitas , banyak dibuat oleh berbagai pihak yang mengatas namakan Yayasan Yayasan dengan tokoh tokoh Kristen dibaliknya. JR juga membuat hal sama, Bedanya JR itu pengusaha, sehingga dikaitkan dengan bisnis yang dia lakoni. Apa betul dia menyelipkan misi kristenisasi dalam bisnisnya ? Dia membantah dan Pemko Padang meyakininya. Dan hak kita pula kalau kita tidak yakin. Cuma untuk sesuatu yang belum pasti itu , kita harus mengorbankan harapan 3000 penganguran yang akan tertampung dari investasi Lippo itu.

@ Pak Dr. Saafroeddin Bahar n a h

Setuju pak, perlu dibahas di FTTS. Kalau bisa minta pulo lah advis dari pakar ekonomi Urang Minang semisal Pak Emil Salim

@ Pak E Datuak Rajo nan Tuo n a h

Terimo kasih doanya . Amin ya Rabbal Alamin.

Maaf kalau ada hal yang kurang berkenan.

Dunil Zaid , 70,5 . Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Padang.




--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke