Kanda Iqbal terima kasih infonya

Ini yang kita kwatirkan kanda pengerahan massa yang jumlahnya nanti bisa ribuan 
dan dimanfaatkanoleh pihak ketiga sehingga terjadi chaos dengan segala ekses 
dan dampaknya


Saya memang tidak ahli ilmu sosial atau kemasyarakatan lain, tapi saya punya 
pengalaman lansung masalah demo2 dalam sebuah investasi yang nilai proyeknya 
angkanya cukup besar yang berhubungan dengan masyarakat (sosialnya)

1000 orang dari Pasbar ?

Pengalaman saya kanda

Syukur ini adalah sebuah demo yang benar2 atau murni datang dari hati Nurani 
masyarakat, dari pasaman mengerahkan massa 1000 orang jelas membutuhkan biaya 
memobilisasi dan akomodasinya, jilka betul hati nurani masyarakat atas biaya 
sendiri datang ke Padang itu kita beri apresiasi


Pengalaman saya kanda Iqbal

Jika ini sebuah persaingan bisnis..sekali " lagi sebuah persaingan bisnis"  ada 
pihak ketiga yang mendanai secara terorganisir pengerahan massa yang banyak ini 
yang terencana dan terkoordinir dilain pihak seperti LG juga punya "iintelijen" 
lapangan baik melalui birokrasi, aparat dan orangnya sendiri untuk mengetahui 
motif para pendemo yang mengerahkan massa ini, maka LG juga akan mengkondisikan 
massy yang pro mungkin yang lebih ganas dan lebih garang nantinya saat 
dilapangan pas aksi gampang bagi mereka yang pro sekedar demo membayar istilah 
lapau dipadang "para pareman tuak"

Jadi disini unsur demo2 pengerahan massa ada 4 komponen yang terlibat sesuai 
kapasitas masing2 

1. Otoritas (Birokrasi (eksekutif dan legislatif) dan aparat keamanan)
2. Ormas, elemen masyarakat, organisasi keagaaman, tokoh2 masyarakat dll

3.Masyarakat banyak pro-kontra

4.Pihak Investor dan Saingannya

Keempat trersebut akan memanfaat situasi untuk mencari keuntungan masing2 
terutama poin 1,2 dan 4, sementara kerugian setelah aksi demo yang berujung 
kekacauan tindakan anarkis menelan korban tewas, luka berat, luka ringan, 
cedera dll lebih kepada masyarakat banyak yang sekedar dibayar uang makan, uang 
rokok,transport, sedikit buang saku selama demo

Belum lagi kerugian materi merusak fasos fasum pemerintah dan swasta serta 
milik perorangan seperti perusakan dan  pembakaran motor dan mobil orang2 yang 
tidak tahu apa2

Semoga hal ini bisa menjadi perhatian lebih oleh semua pihak tidak asal 
membakar semnagat atau emosi masyarakat lebih kepada sentimen berbau SARA perlu 
juga dikaji hal2 seperti ini apakah murni kehendak masyarakat banyak (melalui 
uji publik) atau ini sebuah persaingan bisnis


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "iqbal rahman" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 11 Sep 2013 04:30:20 
To: rantau groups<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK LG HARUS 
DITOLAK"

Add JP, info nan ambo dapek tadi malam dari Ustadz nan maagiah tausiah di surau 
, MUI berhasil meredam emosi nan ka ikuik demo , rencana hari ko akan di adokan 
pertemuan lengkap antaro MUI , LKAAM sumbar/Padang , Gubernur , muspida sumbar 
, DPRD Sumbar / Padang jo Walikota Padang , hasilnyo ambo alun tantu lai ( 
bupati Pasbar jo 1000 urang nan ka demo ala siap untuak barangkek Ka padang , 
Wss 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "JePedotCom" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 11 Sep 2013 03:58:10 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK LG HARUS 
DITOLAK"

Assalamualaikum Wr Wb Dunsanak Palanta RN

Mengutip berita dari Haluan 5 September 2013

“Jika sampai tanggal 6 Sep­tember tidak juga ditanggapi oleh pemerintah, maka, 
aksi besar-besaran akan terjadi. Dan MUI tidak bisa meredam jika umat Islam 
sudah marah,” katanya"

Sebagaimana pandangan dan pendapat saya lebih memfokuskan jika terjadi aksi 
besar2an prakteknya jika sudah massa (banyak masyarakat) di lapangan yang kita 
kwatirkan terjadi kekacuan (chaos), tindakan anarkis, saling serang fisik, dan 
dimanfaatkan situasi oleh pihak2 ketiga dengan berbagai tujuan, awalnya saling 
ejek dan perang kata2 yang mengundang emosi, lalu saling lempar, aparat 
keamanan coba mengatasi yang terkadang susah dikendali, terjadi benturan fisik 
pemukulan, lalu berantai serangan balasan yang lebih bersifat keroyokan, bakar 
membakar, merusak fisik sarana dan prasarana milik pemerintah dan umum yang ada 
disekitar lokasi aksi, tentunya akan menimbulkan korban jiwa baik tewas, luka 
berat, luka ringan dan penahanan yang melakukan aksi, semua itu berada di pihak 
masyarakat banyak.

Jadi tak ada jalan keluar lagi dalam hal ini kalau memang banyak sisi negatif 
dari pada sisi positif atas investasi LG di kota Padang

1. Ketegasan dari Otoritas yang berkekuatan hukum penuh agar proyek LG ini 
tidak dilanjutkan sesegera mungkin sebelum dilakukan tahap awal pembangunan 
fisik

2.Dalam dunia investasi apalagi sekelas Mega Proyek keberatan2 masyarakat di 
derahnya banyak variabel yang bisa terukur dan berkekuatan hukum selain proses 
adm perijinan/legalitas salah satunya sebagaimana yang saya sampaikan dalam 
proses Amdal ada denger pendapat dengan masyarakat dan elemen masyarakat jika 
sudah memberikan dampak atau ada indikasi negatif dari sebuah investasi 
istilahnya "Uji Publik" tidak semata dilihat sebuah investasi ada aspek 
ekonominya seperti penyerapan tenaga kerja, nilai keuntungan buat pendapatan 
daerah, pajak dll tapi juga aspek sosial yang bisa dilakukan melalui Uji Publik 
yang melibatkan berbagai pihak dan rasa-rasanya tidak hanya bisa atau lebih 
ditekan hal2 yang bersifat "sentimen berbau SARA" 

Kita berharap agar ini bisa diselesaikan secara tuntas , tegas dan berkekuatan 
hukum penuh.

Terima kasih

Catatan : 

Mohon info dunsanak yg di Padang apa sudah atau akan dilaksanakan aksi 
besar-besaran sampai saat ini 11 September 2013
Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke