Ass ww
Sanak Zorion, Sanak Sjaff. Al  , Sanak Jepe dan sanak sapalanta n a h
Re: Kristenisasi di Ranah Minang.
Kalau pak MN tahu tentang hasil sensus Komposisi penduduk  menurut agama,
sesuai hasil sensus 2010, tantu beliau indak  berani mangarang  bahwa Umat
Kristen di Indonesia sdh melebihi 20 %. Apolagi kalau melihat komposisi
penduduk Sumbar yang Islamnya mencapai 97,42 % dari jumlah penduduk.
Kristenisasi itu sesuatu yang muskil di ranah Minang ,kecuali di Mentawai ,
itupun karena alasan  sebagaimana yang dikemukakan sanak Jepe. Berikut ini
data lengkap komposisi agama penduduk Sumbar sesuai sensus 2010

Komposisi  penduduk Sumbar menurut Sensus 2010

Sumbar      Thn 2010
A g a m a          Jml Pendk            %
Islam                 4 721 924           97,42
Kristen                   69 253             1,4
Katolik                   40 428              0,6
Hindu                         234              0,004
Budha                     3 419              0,07
Khong Hu Chu              70              0,001
Lainnya                      493              0,01
Tidak jawab              1.930              0,04
TdkDitanyakan          9158               0,19
Total pddk          4 846 909            100

Dari angka sensus diatas dapat ditarik kesimpulan  sbb :
1.    Persentase Penduduk beragama Islam di Sumbar jauh diatas
Nasional.Sumbar mencapai 97, 42 % dibanding Nasional hanya 87,18 %
2.    Agama kristen di Sumbar , komposisinya jauh dibawah komposisi di
tingkat nasiona .Disumbar hanya 2 % (Kristen dan Katolik)
       sedangkan Nasional 9,85 %.
3.    Penganut agama lain( selain Islam , kristen dan katolik  )
,komposisinya sangat kecil dibandingkan komposisi di tingkat nasional,
       secara bersama sama kurang dari 0,5 %.
4.    Secara Nasional komposisi  umat  kristen dan Katolik di Indonesia
masih dibawah 10 % , jauh dibawah angka yang dilansir dalam surat terbuka
Bpk MN (sebesar lebih dari 20 %). Angka yang disampaikan pak MN terlalu
besar. Andaikata jumlah penduduk kristen 16,5 jt dan katolik 6,9 jt di
Indonesia  ditambah dengan seluruh penduduk Singapura pd tahun 2010   5,1
jt  dan penduduk Hongkong thn  2010
 6, 8 jt, kemudian dibagi dengan total penduduk Indonesia,  jumlahnya belum
akan melebihi angka 20 % itu. Perhitrungannya sbb:
⦁    Kristen      16,5 jt
⦁    Katolik        6,9 jt
⦁    Singapur     5,2 jt
⦁    Hong Kong  6,8 jt
⦁    Total :        35,4 jt
⦁    Penduduk Indonesa : 237,6 jt. Maka 35,4 : 237,6  = 14,90 %. Belum lagi
mencapai angka 15 %.
Ilustrasi ini hanya untuk menggambarkan bahwa angka umat kristen di
Indonesia  menurut pak MN sudah mencapai  lebih dari 20 % itu terlalu
didramatisir.
Wassalam.
Dunil Zaid, 70,5. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg.



2013/9/8 JePedotCom <[email protected]>

> **
> Sato saketek masalah "kritenisasi" ko
>
> Iko sekedar ota-ota ringan pulo pengalaman lapangan ota dilapau waktu ambo
> lamo di mentawai ado 3,5 tahunan babelok kasinan
>
> Kalo disiko tantu sukses mereka dikristenkan dibandiangkan urang minang
>
> Karano mereka animisme atau indak baagamo sabalun punyo agamo
>
> Baa dek sukses dan mamiliah labiah kakristen dari pado agamo islam nan
> paliang sedrhana "porvokasi"nyo katiko animisme mereka alah makan "kabau
> pendek indak batanduak tu" alias kondiak :-)
>
> Jadi iko pintu masuak bana
> Bahasa lapaunyo
>
> "Kalau angku masuak atau mamiliah kristen tetap bisa makan kondiak, kalau
> di agama islam indak bisa, haram dan badoso"
>
> Samantaro kondiak adolah binatang bukan sajo buek dikonsumsi kapasitasnyo
> tapi alah merupakan binatang dalam adat, tradisi dan berbagai keperjayaan
> mereka.
>
> Apo urang minang nan alah baurat berakar islamnyo nan ba Adat, budayanyo
> nan terkenal ABS-SBK samudah tu bana di kristenkan ?
>
>
> Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 8 Sep 2013 12:54:37 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Bls: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK
> LG HARUS DITOLAK"
>
> Sanak Zorion!
>
> Nah, itu dia!
>
> Salam
>
> Syaf AL/50, Bogor
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * Zorion Anas <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 8 Sep 2013 19:21:39 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK LG
> HARUS DITOLAK"
>
> Asslmkm.ww.
> Ambo pingin menanggapi 5 alasan penolakan LG oleh sepuh kita pak MN.
> Terutama alasan kristenisasi. Ambo mambaco buku Perang Sabil versus Perang
> Salib dari Abdul Qadir Djaelani, 400 tahun lebih penjajahan Portugis dan
> Belanda plus Inggeris di Indonesia membawa misi Kristenisasi. Berhasilkah
> mereka??? Hanya 10-15% sampai sekarang manusia Indonesia yg beragama
> Kristen, Katolik setelah 400 tahun. Ambo pun mambaco buku Dr. MAURICE
> BUCAILLE, BIBLE, QURAN DAN SAINS MODEREN. Ternyata agama kristen telah
> mengalami diteriorasi. Baik ajaran bible/ injil maupun pemeluknya sendiri.
> Jadi kalau ado missionaris jaman kini berjibaku mengkristenkan ummat Islam,
> ambo yo galak sajo. Dalam dunia sains moderen kini pandapek ambo,
> kristenisasi hanya isapan jempol dari pendeta2, pastor2 kristen yg sudah
> tidak ampuh lagi. Justru Islamisasi yg marak sekarang. Sayang sekali Phd
> sekaliber pak MN trrpukau dgn isu2 Kristenisasi. Mungkin pak MN perlu baca
> kedua buku di atas. Maaf dan salam
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke