Sato saketek masalah "kritenisasi" ko

Iko sekedar ota-ota ringan pulo pengalaman lapangan ota dilapau waktu ambo lamo 
di mentawai ado 3,5 tahunan babelok kasinan 

Kalo disiko tantu sukses mereka dikristenkan dibandiangkan urang minang

Karano mereka animisme atau indak baagamo sabalun punyo agamo 

Baa dek sukses dan mamiliah labiah kakristen dari pado agamo islam nan paliang 
sedrhana "porvokasi"nyo katiko animisme mereka alah makan "kabau pendek indak 
batanduak tu" alias kondiak :-)

Jadi iko pintu masuak bana
Bahasa lapaunyo

"Kalau angku masuak atau mamiliah kristen tetap bisa makan kondiak, kalau di 
agama islam indak bisa, haram dan badoso"

Samantaro kondiak adolah binatang bukan sajo buek dikonsumsi kapasitasnyo tapi 
alah merupakan binatang dalam adat, tradisi dan berbagai keperjayaan mereka.

Apo urang minang nan alah baurat berakar islamnyo nan ba Adat, budayanyo nan 
terkenal ABS-SBK samudah tu bana di kristenkan ?


Wass-Jepe, L- 48 ThnPowered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sun, 8 Sep 2013 12:54:37 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK LG HARUS 
DITOLAK"

Sanak Zorion!

Nah, itu dia!

Salam

Syaf AL/50, Bogor


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Zorion Anas <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 8 Sep 2013 19:21:39 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] TULISAN MN: "LIMA ALASAN KENAPA PROYEK LG HARUS 
DITOLAK"

Asslmkm.ww.
Ambo pingin menanggapi 5 alasan penolakan LG oleh sepuh kita pak MN.
Terutama alasan kristenisasi. Ambo mambaco buku Perang Sabil versus Perang
Salib dari Abdul Qadir Djaelani, 400 tahun lebih penjajahan Portugis dan
Belanda plus Inggeris di Indonesia membawa misi Kristenisasi. Berhasilkah
mereka??? Hanya 10-15% sampai sekarang manusia Indonesia yg beragama
Kristen, Katolik setelah 400 tahun. Ambo pun mambaco buku Dr. MAURICE
BUCAILLE, BIBLE, QURAN DAN SAINS MODEREN. Ternyata agama kristen telah
mengalami diteriorasi. Baik ajaran bible/ injil maupun pemeluknya sendiri.
Jadi kalau ado missionaris jaman kini berjibaku mengkristenkan ummat Islam,
ambo yo galak sajo. Dalam dunia sains moderen kini pandapek ambo,
kristenisasi hanya isapan jempol dari pendeta2, pastor2 kristen yg sudah
tidak ampuh lagi. Justru Islamisasi yg marak sekarang. Sayang sekali Phd
sekaliber pak MN trrpukau dgn isu2 Kristenisasi. Mungkin pak MN perlu baca
kedua buku di atas. Maaf dan salam

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke