Pada 11 Februari 2014 08.47, Darwin Chalidi <[email protected]> menulis:

> Ado apo gerangan kok sampai bantuak iko?
>
>
> Lagi, Warga Tanahdatar Bunuh Diri
>
> Dua Pekan, Lima Orang Tewas Tergantung
>
>  Padang Ekspres * Senin, 10/02/2014 11:05 WIB * Mustafa Akmal * 1229 klik
>
> *Batusangkar, Padek*--Kabupaten Ta-nahdatar kembali digemparkan dengan
> kasus bunuh diri. Kemarin (9/2) Nelfila, 47, warga Jorong Lurah Ampang,
> Nagari Pasirlaweh, Kecamatan Sungai Tarab, ditemukan tergantung. Dengan
> de-mikian, sudah 5 warga Tanahdatar yang ditemukan meninggal bunuh diri
> da-lam dua pekan terakhir.
>
>
>
> Informasi yang dihimpun Padang Ekspres, Nelfila ditemukan tewas dalam
> posisi tergantung oleh Indah Wirna, 62, bibi korban. Saat itu sekitar pukul
> 7.00 dia melihat pintu rumah gadang yang ditempati Nelfila tak kunjung
> terbuka. Padahal, biasanya Nelfila sudah bangun dan beraktivitas.
>
>
>
> Dia pun berinisiatif memba-ngun-kan Nelfila. Ketika dia naik ke rumah
> gadang, dia mendapati pintu tidak dikunci. Indah pun masuk ke dalam rumah.
> Alangkah kagetnya dia ketika melihat Nelfila tergantung dengan seutas tali
> nilon warna kuning.
>
>
>
> Tangis dan jeritan pun pecah. Pe-ki-kan Indah membuat buncah warga pagi
> itu. Tetangga pun berdatangan ke ru-mah duka. Namun, mereka baru
> menu-run-kan jenazah yang tergantung setelah pe-tugas dari Polsek Sungai
> Tarab datang ke lokasi.
>
>
>
> Tim yang  dipimpin AKP Heri Satriawan langsung mela-kukan olah Tempat
> Kejadian Perkara (TKP) bersama petugas dari Puskesmas Sungai Tarab I yang
> dipimpin dr Dewi.
>
>
>
> Dari pemeriksaan awal pe-tu-gas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
> Diper-kirakan korban tewas enam jam sebelum ditemukan bibinya. Artinya,
> gantung diri itu terjadi antara jam 02.00-03.00.
>
>
>
> Saat kejadian, Nelvila yang sudah menjanda itu memang sendirian di rumah.
> Anak ter-tuanya yang merupakan maha-siswa di Batusangkar pergi ber-li-bur
> ke tempat kakak Nelvila di Padang. Kebetulan, anak ke-duanya memang tinggal
> ber-sama kakaknya tersebut.
>
>
>
> *Tak Disangka*
>
>
>
> Meninggalnya Nelvila seca-ra tragis sangat mengejutkan tetangga. Tidak ada
> yang me-nyangka dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut. Di mata
> warga, Nelvila terma-suk wanita ulet dan tangguh dalam berusaha. "Dia
> sering berjualan pisang di Batu-sang-kar. Kadang dia juga meng-ambil coklat
> di kebunnya," ujar Taty, tetangga korban.
>
>
>
> Namun, menurut warga be-berapa hari belakangan Nel-vina memang lebih
> pendiam dibanding sebelumnya.
>
> Kepada Indah Wirna dia sempat bercerita tentang berat-nya beban yang
> ditanggungnya, apalagi dengan statusnya janda. Namun, Indah tak menyangka
> itu akan membuatnya jadi ne-kat bunuh diri.
>
>
>
> Wali Nagari Pasia Laweh Muktar Pingai meragukan Nel-vila mengakhiri hidup
> akibat beratnya tanggungan hidup. Selain dikenal sebagai wanita ulet,
> keluarganya juga mem-bantunya dalam memenuhi kebutuhan anaknya. "Kakak-nya
> dosen di Padang. Dia selalu membantu korban membiayai sekolah anaknya,"
> jelas Muktar.
>
>
>
> Jenazah korban dima-kam-kan di pemakaman kaum di jorong tersebut, setelah
> sebe-lum-nya dishalatkan di mushala sesudah shalat zuhur.
>
>
>
> Kapolsek Sungai Tarab AKP Heri Satriawan mengatakan, walau tidak ada tanda
> keke-rasan, pihaknya masih me-nyelidiki kasus ini. Apalagi, kasus seperti
> ini sudah ber-ulang-kali terjadi dalam dua pekan terakhir. "Saksi-saksi
> sudah kita mintai keterangan dan barang bukti (BB) sudah kita amankan,"
> ujarnya.
>
>
>
> Nelvila adalah warga Ta-nahdatar kelima yang bunuh diri dalam waktu dua
> minggu belakangan. Sebelumnya dua pelajar yang duduk di bangku sekolah
> menengah, yaitu Resy Novita Anjela, 15, dan Tiara Salsabila, 14 juga
> ditemukan tewas tergantung. Kemudian, Natasya, 20, di Kubang Landai Nagari
> Saruaso, dan Leli Mar-lina, 25. *(mal)*
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke