Maaf, manyalek saketek.
Bagi nan ingin tahu redaksi lengkap Keppres No. 12/2014 bisa caliak pado
link iko:

http://sipuu.setkab.go.id/PUUdoc/174034/KEPPRES122014.pdf

Untuak nan koneksi internet susah, ambo kutip keputusan poin 2 sbb:

KEDUA  : Dengan berlakunya Keputusan Presiden ini, maka dalam semua
kegiatan penyelenggaraan pemerintahan,
                    penggunaan istilah orang dan atau komunitas
Tjina/China/Cina diubah menjadi orang dan atau komunitas
                    Tionghoa, dan untuk penyebutan Republik Rakyat China
diubah menjadi Republik Rakyat Tiongkok.

Wassalam,

ANB


Pada 25 Maret 2014 15.23, Maturidi Donsan <[email protected]> menulis:

> Sanak dipalanta n.a.h
>
> Rakyat Indonesia diwakili SBY  sangat  baik kepada tamu terutama etnis
> Cina sekarang jadi Tionghoa.
>
>
>
> Untuk Kewarganegaraan sudah disamakan dengan pribumi melalu UU Nomor 12
> tahun 2006 (betulkan kalau saya salah).
>
>
>
> Sekarang untuk panggilan, ingin panggilan yang disukai, sudah diberi
> dengan Kepres baru no. 12 tahun 2014.
>
>
>
> Sebelum kebaikan ini diberikan apakah ada  penyaringan diantaranya:
>
>  1. Pengemplang BLBI yang kabur keluar negeri
>
>  2. Yang lari dan melarikan uang negara ke luar negeri
>
> 3.  Mereka yang tak patuh, misalnya disuruh tukar nama, tak mau.
>
> 4.  Mungkin ada yang lain lagi (kejahatan Narkoba dll)
>
> Bagi kawan kawan tionghoa ini yang melakukan kejahatan diatas, WNI nya
> ditunda.
>
>
>
> Kalau tanpa penyaringan terlepas dari apa motifnya, pemberian ini terlalu
> royal.
>
>
>
> Kepatuhan mereka, masih ada yang dipertanyakan.
>
>
>
> Kita kawatir Indonesia hanya akan dijadikan ladang perburuan saja.
>
>
> Wass,
>
> Maturidi (L/75) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau
>
>
> Pada 25 Maret 2014 14.59, Tasrilmoeis <[email protected]>menulis:
>
> Quote:
>>
>> perhatikan maksud dari pengaturan sebutan itu. Sasarannya adalah pada
>> orang, manusia, masyarakat, kaum. *Bukan nama wilayah, benda dan
>> sebegainya. Lihat esensinya*.
>>
>>
>>
>> Kepres iko jaleh2 di tujukan untuak kaum dan wilayah. Kalau kaum dari
>> Cina ke Tionghoa, *wilayah dari Cina ke Tiongkok*, esensi apo pulo nan
>> kurang jaleh.
>>
>> Kok awak jadi binguang surang jo komentar bantuak iko ko, batua juo kecek
>> Bu Evy, kami ko abiah andia sado no.
>>
>>
>>
>> Wassalam
>>
>> Tan Ameh
>>
>>
>>
>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On
>> Behalf Of *Andrinof A Chaniago
>> *Sent:* Tuesday, March 25, 2014 1:46 PM
>>
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* Re: [R@ntau-Net] OOT: Cina jadi Tionghoa dan Tiongkok
>>
>>
>>
>> perhatikan maksud dari pengaturan sebutan itu. Sasarannya adalah pada
>> orang, manusia, masyarakat, kaum. Bukan nama wilayah, benda dan sebegainya.
>> Lihat esensinya. Lalu, kembali ke apa yang diperintahkan agama, "Sebutla
>> nama orang itu sesuai dengan yang diinginkan oleh orang itu."
>>
>> Terima kasih.
>>
>>
>>
>> 2014-03-25 9:12 GMT+07:00 <[email protected]>:
>>
>> Mungkin ado nan punyo referensi di negara2 lain penyebutan iko. Nan
>> nampak di event internasional namo negara ko PRC people republik of China,
>> urang no disabuik Chinese.
>>
>> Perkampungan mereka di kota2 gadang dunia disabuik Chinese Town. Awak pun
>> gadang no di tembok kampuang Cino di Bukittinggi.
>>
>> Dek banyak mambali barang dari nagari ko, di paking barang2 pun tatulih
>> Made in China, dan itu mereka sendiri nan manulih.
>>
>>
>>
>> Wassalam
>>
>> Tan Ameh
>>
>>
>>
>> *From: *Hayatun Nismah Rumzy
>>
>> *Sent: *Tuesday, March 25, 2014 08:58
>>
>> *To: *[email protected]
>>
>> *Reply To: *[email protected]
>>
>> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] OOT: Cina jadi Tionghoa dan Tiongkok
>>
>>
>>
>> Assalamu Alaikum W. W.
>>
>> Bundo tak senang kalau orang di Malaysia menyebut kita INDON. Begitu juga
>> waktu bundo ke US menyebut Negro cucu bundo meletakkan telunjuknya ke
>> bibirnya sambil berkata : "No grandma you should say Black American"
>>
>> Jadi bundo setuju panggil lah seseorang dengan panggilan yang disukainya.
>> Janganlah kita selalu negative thinking.
>>
>> Mohon maaf kalau yang tak berkenan.
>>
>>
>> @Hayatun Nismah Rumzy#
>>
>>
>> On 25 Mar 2014, at 08.36, Andrinof A Chaniago <[email protected]> wrote:
>>
>> Kalau untuk sebutan orang, kaum atau golongan lain, Islam mengajarkan
>> agar kita memanggil atau menyebut orang, kaum atau golongan itu sesuai
>> dengan sebutan yang mereka inginkan. Itu Islam, lho.
>>
>>
>>
>> 2014-03-24 21:32 GMT+07:00 <[email protected]>:
>>
>>
>>
>> Dalam bara ari ko ado nan barubah nampak di berita2 TV atau koran di
>> Indosia ko.
>>
>> Kaba2 dari nan biaso no tatulih dari nagari Cina kini lah barubah jadi
>> dari nagari Tiongkok dan urang no kini jadi Tionghoa.
>>
>> Rupo no lah ado kepres baru no. 12, 2014 nan maatur perubahan ko dan
>> membatalkan surat Edaran Kabinet Ampeta no. SR-06/Pres/Kab/6/1967 nan
>> marubah penyebutan Tionghoa atau Tiongkok jadi Cina.
>>
>>
>>
>> Samantaro kalau bahaso Inggris tataok juo China untuak namo nagari dan
>> Chinese untuak urang no
>>
>> Kalau ado nan baniaik pulo marubah iko, apo lah kiro namo no eh.
>>
>>
>>
>> Wassalam
>>
>> Tan Ameh (55+)
>>
>>
>>
>>
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>>
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke