Kisah Bupati Solok "Dipalak" Anggota Dewan Saat Pilkada Melalui DPRD[image:
TRIBUNnews.com] <http://www.tribunnews.com/>TRIBUNnews.com – Kam, 11 Sep
2014

*TRIBUNNEWS.COM <http://TRIBUNNEWS.COM>, JAKARTA -* Bupati Solok, Sumatera
Barat, Syamsu Rahim menceritakan dirinya sewaktu mengikuti pemilihan kepala
daerah yang dipilih oleh DPRD. Dirinya harus menyetor uang ke anggota DPRD
dan partai pengusungnya agar menang dalam Pilkada.

"Saya sudah berapa kali ikut pemilihan, ketika anggota dewan memilih, itu
uang. Partai dibeli, anggota dewan dibeli, akhirnya kalah karena dihimpit
oleh orang lain yang lebih besar," kata Syamsu di acara pertemuan pertemuan
Apkasi dan Apeksi tolak RUU Pilkada di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis
(11/9/2014).

Menurut Syamsu, peristiwa anggota DPRD meminta uang terjadi pada 2003
ketika maju sebagai kepala daerah di Sawahlunto. Dirinya diminta uang
sebesar Rp250 juta untuk masing-masing anggota DPRD yang memilihnya.

"Karena tidak punya uang, saya kalah. Itu belum partai, belum lagi
fraksinya. Dulukan pemilihan itu ada fraksi TNI Polri, Parpol, ketika saya
berkoalisi dengan yang bukan partai saya sekarang (Golkar) kita harus
membayar kepada mereka," tuturnya.

Dengan demikian, Syamsu yang menjabat Bupati Solok periode 2010-2015
berharap RUU Pilkada tidak disahkan, guna menghindarkan peristiwa-peristiwa
seperti tersebut. "Kepala Daerah harus dipilih rakyat, kalau tidak mau
kembali ke zaman orde baru," cetusnya.

Syamsu sebelum menjabat sebagai Bupati Solok, dirinya pernah duduk menjadi
Wali Kota Solok periode 2005-2010. Saat ini dirinya berpasangan dengan
Desra Ediwan Anantanur sebagai Wakil Bupati.

https://id.berita.yahoo.com/kisah-bupati-solok-dipalak-anggota-dewan-saat-pilkada-072041574.html

-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke