Aww. Pak Jen.AA ruponyo sempat juo masuk ka sikolah Kapsek Simbolon Jalan 
Gajahmada Jakarta? Artinyo samo2 jo Angku Hendro Priyono bagai? Ambo juo di SMA 
2 tsb. tahun 1961-1964 lanjuik ka Akademi Dinas Perdagangan masuk ponggawa 
Kemendag.
Wass.,
Haasma Depok



Pada Kamis, 2 Oktober 2014 8:57, Asmardi Arbi <[email protected]> 
menulis:
 


And. M.Syahreza, 
 Intimidasi dari dari OPR dan Pemuda Rakyat itulah yang
      menyebabkan ambo hijrah ka Jakarta, hanya 3 bulan di SMA Negeri
      Painan. Kemudian menyambuang diSMA Negeri 2 Jakarta, lalu pindah
      ke SMA Negeri IV Jogjakarta.

Setelah lulus SMA  masuk ITB  3 bulan , lalu hijrah ke AMN
      Magelang. Lulus dari AMN ditempatkan di YONIF 401/Banteng Raiders.
      Semarang. Di Batalyon itulah ado namo Ali Ebram nan manggantikan
      Letkol Untung  menjadi Komandan Batalyon. Untung menjadi Komandan
      Cakrabirawa. Batalyon bentukan Ahmad Yani ini di infiltrasi oleh
      kader2 PKI setelah Pranoto Rekso Samodro menjadi Assisten Personil
      Kasad..

Sekedar kenangan saja.

Wassalam,
AA.



On 01/10/2014 11:56, muhammad syahreza wrote:

Assalamu'alaikum wr.wb.
>
>
>http://garudamiliter.blogspot.com/2014/10/pranoto-reksosamodra.html
>
>
>.....
>
>
>Jenderal Pranoto Reksosamodra. ©dok keluarga/buku jenderal pranoto reksosamodra
>
>Memoar Jenderal Pranoto Reksosamodra tak cuma berisi pergulatan seputar G30S. 
>Banyak kisah menarik seputar operasi militer yang dilakoni perwira angkatan 
>darat tersebut.
>
>Perang identik dengan aksi saling bunuh, pertempuran berdarah dan air mata. 
>Namun kadang terselip kisah lucu di sela-sela kengerian tersebut.
>
>Salah satunya saat Pranoto memimpin operasi militer memerangi Pemerintahan 
>Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Lubuk Bagalung, Sumatera Barat tahun 
>1958.
>
>Pranoto mengerahkan tiga pesawat pemburu Mustang Angkatan Udara. Meriam-meriam 
>artileri, tank dan 150 pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat. Tak cuma 
>itu, TNI juga diperkuat bantuan tembakan kapal perang angkatan laut dan kompi 
>Raider. Mereka bertugas menghancurkan perbentengan pasukan PRRI yang 
>berkekuatan sekitar 1 batalyon atau 1.000 orang lebih pada saat itu.
>
>Serangan Pranoto berhasil membungkam kubu lawan. Pasukan PRRI tak diberi 
>kesempatan menyerang balas akibat bantuan tembakan pesawat Mustang yang 
>dipiloti Kapten Udara Roesmin Nurjadin.
>
>Setelah situasi dikuasai, Kapten Roesmin mengontak Letkol Pranoto via radio.
>
>"Selamat pesta durian Pak Pran. Seluruh skadron selamat dan segera kembali ke 
>Pangkalan Tabing. Saya minta oleh-oleh senapan jungle riffle rampasan musuh, 
>Pak!" kata Kapten pilot yang kelak jadi Panglima Angkatan Udara itu.
>
>Benar saja, rupanya dari udara Kapten Roesmin sudah melihat ada hutan durian 
>di kawasan yang telah dikuasai TNI. Tak lama kemudian datang satu peleton 
>membawa masing-masing dua buah durian di tangan mereka.
>
>Kolonel Pranoto menuliskan peristiwa ini dalam catatan pribadinya. Buku 
>catatan ini kemudian disunting Imelda Bachtiar dan diterbitkan Kompas tahun 
>2014 dengan judul Catatan Jenderal Pranoto dari RTM Boedi Oetomo sampai 
>Nirbaya.
>
>Bagaimana cara mereka mendapatkan durian itu dengan cepat? Itu mudah saja. 
>Dengan sekali melepaskan tembakan bazooka pada pohon durian, maka rontoklah 
>buahnya yang sudah masak ke bawah. Nah, peluru bazoka yang mereka gunakan 
>adalah peluru hasil rampasan dari musuh.
>
>"Pantaslah kau itu selalu tidak jujur kalau menyerahkan rampasan peluru 
>bazooka kepada Polad. Rampasan 100 peluru hanya kau laporkan 80 saja ya Kap?" 
>tegur Pranoto pada Kapten Ali Ebram, komandan kompi pasukan Raider.
>
>"Jadi pada saat minggu lalu kau mengirimkan satu truk ke rumahku itu aku harus 
>membayar dengan peluru bazooka itu ya Kap," kata Pranoto sambil tertawa.
>
>Kapten Ali Ebram tak menjawab. Dia hanya tertawa bersama seluruh pasukan yang 
>beristirahat di sana.
>
>Hormat saya
>
>Muhammad Syahreza
>
>
>
>
>
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di
      tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama
      & mengganti subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
      keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di
      Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup
      ini, kirim email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke