Atau mangirok ka Langik saroman Bundo Kanduang, Dang Tuangku, jo Puti Bungsu?

"2. “Bundo Kanduang, Dang Tuanku dan Putri Bungsu mangirok kelangit” (Bundo 
Kanduang, Dang Tuanku dan Putri Bungsu menghilang/terbang/moksa kelangit).

Kalimat ini ditemukan dalam Kaba Cindua Mato. Dalam konteks cerita itu 
diketahui bahwa pada saat itu Ranah Pagaruyung akan ditaklukkan oleh Tiang 
Bungkuak (Raja Sungai Ngiang), yang berada di rantau timur. Diperkirakan 
lokasinya di Jambi/Hilir sungai Batang Hari/Kerajaan Melayu Kuno). Pagaruyung 
cuma tinggal menunggu kalah saja karenatidak punya tentara. Bahkan sebelum 
negeri ditaklukkan,  Dang Tuanku telah menceritakan mimpinya bahwa dia 
sekeluarga tidak akan lama lagi ada didunia."

Salam, 
-- Nyiak Sunguik

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke