Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

Alhambra

Aku pernah membaca tentang kemegahan istana di sebuah bukit di Granada Spanyol 
yang dibangun oleh penguasa Islam di sekitar abad ke delapan. Istana megah itu 
jadi pusat kekuasaan kerajaan Islam selama beberapa ratus tahun, namun akhirnya 
jatuh ke tangan penguasa beragama Katholik di akhir abad ke lima belas. 
Meskipun bangunan istana itu sudah diubah suai dengan kepentingan penguasa 
beragama Katholik namun masih ada hiasan dan ornamen khas Islam seperti 
kalighrafi yang masih dipertahankan.

Ketika aku dan keluarga pernah tinggal di Perancis selama sekitar dua tahun 
antara tahun 1987 - 1989, ada terniat untuk pergi melihat bangunan peninggalan 
sejarah tersebut tapi sayang tidak kesampaian. Alhamdulillah, keinginan 
tersebut baru terealisasi hari Jumat tanggal 1 Mai kemarin. Kami berangkat 
dengan santai dari Ecija jam setengah sepuluh pagi. Kota Granada terletak dua 
jam berkendaraan dari tempat kami menginap. Kemungkinan untuk bisa masuk ke 
Alhambra kami letakkan di posisi 50 - 50.  Kalau toh tidak bisa masuk melihat 
taman dan istana Alhambra maka cukuplah melihat dari luar atau dari jauh saja. 

Jam dua belas kami sampai di pelataran parkir komplek istana itu. Aku dan B 
pergi ke tempat penjualan tiket masuk. Agak surprise dan jadi bersemangat 
karena di sana ternyata ada antrian orang di depan loket. Kami ikut antri. Di 
samping loket ada panel pengumuman elektronik menunjukkan karcis untuk jam 
berapa dan untuk mengunjungi apa saja yang dijual. Yang paling atas adalah 
untuk mengunjungi semua bagian istana dan taman, tapi tiketnya untuk hari itu 
sudah habis. Di bawahnya untuk mengunjungi taman dan bagian istana lain kecuali 
bangunan utama, yang akan diizinkan masuk jam dua siang sampai jam delapan. 
Tiket ini masih tersedia sebanyak 15 lagi. Di bawahnya ada lagi tiket untuk 
kunjungan malam (jam 22.00) memasuki bangunan utama. Kami membeli 4 tiket untuk 
jam dua siang. Anak-anak di bawah 10 tahun gratis.

Jam dua kami masuk bersamaan dengan banyak sekali pengunjung. Ada rombongan 
anak sekolah dari Perancis, pengunjung berjilbab dari Arab dan dari Turki, 
pengunjung berbahasa Inggeris dan sebagainya. Mengikuti petunjuk nomor 
titik-titik yang akan dilihat, kami mengawali kunjung ke taman di bagian utara 
komplek itu. Taman yang diselingi oleh kolam-kolam dan air mancur yang tertata 
sangat rapi. Kolam dan air mancur itu termasuk salah satu keistimewaan bangunan 
ini, karena air adalah kebutuhan mutlak untuk bersuci. Sistim pengairan dengan 
air mancur itu sudah ada sejak awal. Taman ini dibatasi oleh tanaman pagar yang 
rapi. Ada pokok bunga mawar yang sedang berbunga. Dan pohon jeruk yang sedang 
berbuah lebat.

Mengelilingi bagian taman dan bangunan pertama ini (yang aku kurang tahu apa 
fungsi bangunan yang bagian-bagian dindingnya dihiasi kalighrafi) memerlukan 
tenaga ekstra karena harus menaiki tangga bertingkat-tingkat. Kasihan juga B, 
yang harus mengangkat kereta dorong Fathimah setiap menaiki tangga. Aku mencoba 
mengeja sebagian kalighrafi yang tidak terlalu mudah membacanya. Ada tulisan Wa 
laa..... illa 'llah, yang baru kemudian aku ketahui dari buku tentang Alhambra 
yang kami beli, bahwa tulisan itu adalah Wa Laa Ghaliba illa 'llah (tidak ada 
kemenangan kecuali (dengan) Allah).

Berikutnya kami menuju ke bagian utama istana Alhambra, yang sayangnya hanya 
untuk melihat bagian luarnya saja. Berjalan menyusuri dinding benteng dari batu 
bata yang terlihat kokoh dan tinggi di sebelah kiri jalan. Lalu ada mesjid yang 
sudah dirobah jadi gereja dengan menara dengan tanda salib yang sekarang jadi 
menara lonceng. Berikutnya adalah sebuah bangunan besar yang sekarang disebut 
istana raja Carlos. Bangunan ini dihiasi dengan patung-patung orang suci 
Katholik. Bagian tengah bangunan besar ini adalah sebuah arena melingkar yang 
terbuka. Sayang kami tidak bisa masuk melihat bagian dalam bangunan ini.

Terakhir kami mengunjungi benteng di bagian barat komplek. Bagian ini adalah 
bangunan yang paling awal dari komplek Alhambra, yang kelihatan tidak terawat.

Kami menghabiskan waktu 3 1/2 jam untuk mengelilingi semua bagian tadi. Komplek 
Alhambra yang sangat luas dan banyak bagian yang menarik untuk dilihat. Aku 
membeli buku Reading The Alhambra karangan Jose Miguel Puerta Vilchez untuk 
memahami apa yang telah dilihat. Buku ini cukup rinci menjelaskan tentang para 
penguasa yang bertahta di Alhambra. 

Interpretasi secara dangkal, kemewahan penguasa-penguasa Muslim yang bertahta 
di istana ini dengan segala intrik dan persaingan di antara kerabat istana, 
mungkin menjadi sebab utama runtuhnya kekuasaanan Islam yang tadinya sangat 
besar di Granada.


Wallahu A'lam.


****

Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
Lahir : Zulqaidah 1370H, 
Jatibening - Bekasi

--------------------------------------------
On Mon, 5/4/15, Sjamsir Sjarif <[email protected]> wrote:

 Subject: [R@ntau-Net] Re: Qul Siiruu fil ardh
 To: [email protected]
 Date: Monday, May 4, 2015, 1:28 PM
 
 Aaa, lah ampek ayat nan tadaftar dari
 kutipan ayat nan sakuduang tu. Ado duo lai di bawah ko
 (mungkin ado juo tambahannyo),
 
 Salam,
 -- Nyiak Sunguik
 
 69 Qul siru fil ardi fanzuru kaifa kana aqibatul mujrimin
 
 69 Say: “Go through the earth and see what has been the
 end of those guilty.”
 
 An Naml QS  27:69
 
 
 20Qul siru fil ardi fanzuru kaifa bada al halqa sum mal lahu
 yunsi un nas atal ahirah innallaha ala kulli sai in qadir.
 
 20 Say: “Travel through the earth and see how Allah did
 originate creation: so will Allah produce a later creation:
 for Allah has power over all things.
 
 Al 'Ankabut QS 29:20
 
 -- 
 .
 * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan
 di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
 * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
 ===========================================================
 UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
 * DILARANG:
   1. Email besar dari 200KB;
   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui
 jalur pribadi; 
   3. Email One Liner.
 * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
 * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
 * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan
 reply
 * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email
 lama & mengganti subjeknya.
 ===========================================================
 Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting
 keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
 --- 
 Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup
 "RantauNet" dari Google Grup.
 Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari
 grup ini, kirim email ke [email protected].
 Untuk opsi lainnya, kunjungi
 https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke