Assalamu'alaikum wr.wb. Da Akmal

Kalau ambo mancaliak koreksi pado seluruh urang tuo di Aceh, karano alah
banyak anak-anak mereka indak bisa mambaco Al-Qur'an. Bukan karano ateh
namo "Daerah istimewa". Pendidikan partamo anak-anak ado dalam Rumah urang
tuo nyo. Sarancak apo pun kebijakan pemerintah, kalau dari masyarakat
sebagai urang tuo indak ado kepedulian terhadap agamo jo akhlaq anak-anak
nyo, indak akan berhasil kebijakan pemerintah tu do.

Salam

Reza

2015-08-04 8:43 GMT+07:00 Ahmad Ridha <[email protected]>:

> Wa'alaykumus salaam warahmatullah, Pak Akmal
>
> Saya cenderung melihatnya sebagai kepedulian Rektor Unsyiah terhadap
> masalah ini. Keluarnya angka 82% menunjukkan adanya kemauan untuk mengukur
> keadaan diri. Yang penting ialah tindak lanjut terhadap temuan tersebut
> baik oleh para mahaiswa, keluarga mereka, kampus, dan pemerintah.
>
> --
> Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
> (l. 1400 H/1980 M)
>
> On Aug 4, 2015 8:01 AM, "Akmal Nasery Basral" <[email protected]> wrote:
>
>> Assalamu'alaikum adidunsanak Palanta RN,
>>> dari provinsi tetangga kito baco:
>>>
>>>
>>> http://aceh.tribunnews.com/2015/07/28/82-mahasiswa-baru-tak-bisa-baca-quran
>>>
>>> Ini bukan gosip atau kabar burung karena disebutkan oleh Rektor Univ.
>>> Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, MEng.
>>>
>>> Seperti halnya sebuah ungkapan 'selalu ada dua sisi dari sebuah koin',
>>> pernyataan ini bisa ditanggapi dengan dua cara:
>>>
>>> 1. Tuh lihat, sudah jadi Daerah Istimewa saja dengan dasar penerapan
>>> syariah yang ketat, kemampuan baca Qur'an generasi muda Aceh begitu
>>> parahnya, apatah lagi kalau tidak diterapkan status Daerah Istimewa, bukan?
>>> Bisa-bisa angka buta huruf Qur'an lebih besar lagi dari sekarang.
>>>
>>> 2. Tuh lihat, status Daerah Istimewa yang sudah lebih dari separuh abad
>>> (sejak 1959) disandang Aceh -- wilayah yang juga berjuluk Serambi Mekkah --
>>> ternyata bahkan gagal pada salah satu sendi terawal: membuat warga muda
>>> Aceh tak serta merta bisa membaca kitab sucinya sendiri.
>>>
>>> Yang mana dari dua pernyataan di atas yang lebih sesuai dengan anggapan
>>> adidunsanak RN n.a.h.?
>>>
>>> Wassalam,
>>>
>>> ANB
>>> 47, Cibubur
>>>
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke